Erick Thohir Dapat Banyak Sorotan Usai Dukung Prabowo-Gibran, Ini Alasannya

"Tentu itu bermuatan politik dan sebagai isyarat atau kode,"

Oleh : Muhamad Nurabain

Telegraf – Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli membeberkan alasan Menteri BUMN Erick Thohir banyak disorot publik usai mempertegas dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Lili, Erick Thohir disorot karena masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama. Selain itu, Erick juga memiliki nilai tambah dibandingkan menteri atau pejabat lainnya.

“Erick Thohir diramaikan karena dia masih menjabat salah satu banon (badan otonom) di NU, yaitu Ketua Lakpesdam,” kata Lili dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/01/2024).

Menurutnya, kubu pasangan calon nomor urut 1 dan 3 menggunakan pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar NU Kiai Haji Yahya Cholil Staquf bahwa pengurus harus mundur apabila mendukung salah satu pasangan calon sebagai dasar untuk mempertanyakan sikap Erick Thohir.

“Ini tampaknya yang diributkan,” ujarnya.

Selain itu, Lili pun menyebut posisi Erick Thohir sebagai Menteri BUMN menjadi kekhawatiran bagi pasangan calon lain sebab dengan posisi tersebut, Erick berpotensi mampu meningkatkan elektabilitas Prabowo-Gibran.

“Sebagai Menteri BUMN, kekhawatiran akan menggunakan sumber daya di BUMN yang tersebar luas dan memiliki pimpinan dan karyawan yang banyak,” ungkapnya.

Lili juga menybut bahwa banyak kritikan yang bermunculan usai Prabowo Subianto dan Erick Thohir menghadiri acara perayaan Natal bersama Kementerian BUMN di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (15/01/2024).

“Tentu itu bermuatan politik dan sebagai isyarat atau kode,” ujarnya.

Selain itu, Lili menilai dukungan Erick Thohir kepada Prabowo juga bisa menjadi salah satu alasan di balik rencana mundurnya calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD dari jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

“Untuk menunjukkan kepada menteri lain ketika maju harus mundur juga sebagai menteri, jangan tetap menjabat agar tidak terjadi abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan),” kata Lili.

Sebelumnya, Erick Thohir muncul di barisan pendukung pasangan calon nomor urut 2 saat debat keempat Pilpres 2024 di Jakarta, Minggu (21/01). Erick berada di barisan belakang saat Gibran beradu visi dan misi bersama dua cawapres lainnya.

Sebelum menyambangi lokasi debat, Erick diketahui sempat mendatangi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta.

Kepada awak media, Erick menegaskan bahwa kehadirannya di Kertanegara adalah sebagai bentuk dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Kita memilih pemimpin masa depan yang jelas untuk kita semua,” kata Erick.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close