Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dipicu The Fed, IHSG Dibuka Menguat Diangka 0,31% Pada Hari Ini
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Dipicu The Fed, IHSG Dibuka Menguat Diangka 0,31% Pada Hari Ini

Maharani Ardini Kamis, 4 Juli 2024 | 11:29 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Seorang karyawan melewati layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. ANTARA/Galih Pradipta
Photo Credit: Seorang karyawan melewati layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. ANTARA/Galih Pradipta
Bagikan

Telegraf – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (04/07/2024), dibuka menguat. Pada pukul 9.13, indeks mencatat kenaikan 22,34 poin atau setara dengan 0,31% ke level 7.219.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 1,98 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,21 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 98.651 kali.

Sebanyak 236 saham menguat, dan 128 saham melemah. Sementara, 199 saham tidak bergerak.

Sentimen pada perdagangan hari ini utamanya datang dari global. Data terbaru menunjukkan sektor jasa Amerika Serikat mengalami kontraksi dengan laju tercepat dalam empat tahun, sementara pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perlambatan lebih lanjut.

“Berita buruk adalah kabar baik, begitulah reaksi aset berisiko setelah rilis data AS hari ini.” kata Fawad Razaqzada di City Index dan Forex.com.

Melansir Bloomberg News, sektor jasa AS mengalami kontraksi pada pencatatan bulan lalu, memberikan tanda-tanda bahwa ekonomi kehilangan tenaga.

Sektor jasa adalah acuan dan gambaran jelas terhadap ekonomi AS, dengan andil terhadap Produk Domestik Bruto mencapai nyaris 80%. Jadi masalah di sektor ini akan menyebabkan masalah tersendiri terhadap perekonomian AS secara keseluruhan.

Adapun Institute of Supply Management (ISM) melaporkan aktivitas jasa di Negeri Paman Sam yang dinilai dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) ada di angka 48,8. Jauh di bawah bulan sebelumnya yang menyentuh 53,8 dan sekaligus menjadi yang terendah sejak April 2020, kala pandemi Covid-19 sedang menyerang.

Baca Juga :  PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri

PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Angka di bawah 50 mencerminkan aktivitas sedang berada di zona kontraksi, bukan dalam laju ekspansi. Makin memperkuat alasan untuk pemangkasan suku bunga acuan akan dimulai dalam waktu dekat.

Sebuah indikator terpisah yang diterbitkan pada Rabu menunjukkan, Klaim berulang untuk tunjangan pengangguran naik selama sembilan minggu berturut-turut, rentang terpanjang sejak 2018 yang mengindikasikan semakin banyak orang yang mengalami kesulitan mencari pekerjaan baru.

Dalam laporan ADP Research Institute, kenaikan 150.000 dalam penggajian swasta pada bulan lalu. Lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 157.000 dan sekaligus menjadi yang terendah sepanjang tahun ini.

Sementara itu, Klaim berkelanjutan untuk aplikasi pengangguran, proxy untuk jumlah orang yang menerima tunjangan, meningkat menjadi 1,86 juta dalam pekan 22 Juni, tertinggi sejak November 2021, menurut data Departemen Tenaga Kerja pada Rabu. Klaim pertama kali naik 4.000 menjadi 238.000 minggu lalu.

Data-data terbaru ini membuat asa pemangkasan suku bunga acuan kembali meningkat.

Mengutip CME FedWatch Tools pagi ini, probabilitas Bank Sentral Federal Reserve memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin (bps) ke 5,00–5,25% dalam rapat September menanjak ke angka keyakinan 68,4% lebih tinggi dari sebelumnya yang sempat menyentuh 56%.

Kemudian, Federal Funds Rate diperkirakan bakal turun lagi 25 bps ke 4,75–5,00% pada rapat Desember. Peluangnya bertambah menjadi 45,8% juga lebih tinggi dari sebelumnya di angka 42%.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Waktu Baca 3 Menit
Lonjakan Aktivitas Migas Picu Tantangan Baru bagi Industri Asuransi Energi
Waktu Baca 5 Menit
Budi Rahardjo
Presiden Prabowo Mendengar, Indonesia Melangkah: Bebas Aktif di Tengah Pusaran Dunia
Waktu Baca 5 Menit
OJK: Ekonomi Februari 2026 Tumbuh Solid, Waspadai Tekanan Geopolitik dan Volatilitas Pasar
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
Waktu Baca 4 Menit

Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional

Waktu Baca 4 Menit

Pernyataan Lama Ketua DPD Kembali Viral, Densus Digital Soroti “Politik Daur Ulang”

Waktu Baca 3 Menit

LPS Bayar 88 Persen Rekening Nasabah BPR Prima Master Bank, Proses Klaim Dilanjutkan Bertahap

Waktu Baca 2 Menit

BSN Ekspansi ke Ekosistem Muhammadiyah, Dongkrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

APBN 2026 Tumbuh Kuat, Penerimaan Pajak Melonjak 30,7 Persen

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Menkeu Purbaya: Penerima LPDP yang Hina Negara Terancam Blacklist dari Pemerintahan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Gandeng Persija dan Jakmania, Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Kacang Dua Kelinci Luncurkan Desain Kemasan Baru

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BSN Perkuat Posisi sebagai “Banknya Para Developer”, Targetkan 73.700 KPR Subsidi pada 2026

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BNI Bukukan Laba Rp20 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 15,9% di Tengah Tekanan Global

Waktu Baca 3 Menit
Foto : PROPAMI Surabaya Raya resmi dilantik, membuka jalan lahirnya profesional pasar modal baru melalui edukasi, kolaborasi, dan penguatan kompetensi investasi nasional. (doc.PROPAMI)
Ekonomika

PROPAMI Perluas Jaringan Profesional Pasar Modal Lewat Pelantikan DPW Surabaya Raya

Waktu Baca 5 Menit
Ekonomika

Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?