Telegraf, Jakarta -Gerakan Perduli Jurnalis (GPJ) terbentuk atas kepedulian terhadap awak jurnalis yang sangat terdampak atas datangnya pandemi virus Covid -19 awal Marer 2020 lalu. Ajuran yang di umumkan pleh pemerintan terkait Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) membuat sebagian besar mengurangi aktifitas di luar rumah. Ini menyebabkan banyaknya efek yang timbul baik masyarakat, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga pengusaha.
Selama hampir dua bulan GPJ telah menghimpun donasi dari berbagai pihak seperti artis, pengusaha, pejabat, ormas, perusahaan dan sosialita.
“Kami berterimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan sumbangsih terhadap kelancaran gerakan kami,” tutur Andi Arif yang mewakili pengurus GPJ.
Ia juga mengungkapkan turut berterimakasoh kepada Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ferry Mursyidan Baldan, Rahayu Kertawiguna, Rani Anggraini Safitri, Balkis Salfithri, Hana Hasanah, Giwo Rubianto, Justin Lim dan Eric Martoyo.
Lanjut Arif tidak ketinggalan kepada Indah SDA, Ingrid Kansil, Linda Gumelar, Leny Rafael, Bens Leo, Lulung Mumtazah,Ratna Dilla, Migi Rihasalay, Lola Amaria, Camel Petir, Fariz RM, Rani Ramadhina, Febby Febiola, Arzeti Bilbina, Clara Kaizer, Wali Care, Novi Rizki, Irma Darmawangsa, Rini Padmiretatta, Geisz Chalifah, Rizky Mamay, Nana Harahap, Nina Nugroho, Ratna Djoko Suyanto, Rini Padmirehatta serta Indah Darry.
Sementara itu dari perusahaan, ormas dan komunitas ada Paris De La Mode, RBM Goat Milk, Sasa Inti, Okky Flurry, Wings Group, Mayora Indah Tbk, Kawisata, Suntory Garuda Beverage, szAgrakom Para Relatika, M150, Stun Inc, GlosSkin, SmartPin, Komunitas Sahabat Kartini, Yayasan Rumah Baahira, PPLIPI, Kowani, KOPHI dan SWA.
Banyak pangalaman yang didapat GPJ selama menghimpun dan menyalurkan donasi. Semua itu menjadi ‘pelajaran’ untuk evaluasi dan mencoba terus melakukan sesuatu yang lebih baik lagi.
Setelah rampung menyalurkan donasi selama Ramadan 1441 H, GPJ melakukan ‘penyegaran’ kepengurusan dan berganti nama menjadi “Komunitas Jurnalis Peduli” (KJP).
Untuk ketua digantikan oleh Mambang Yazid, kedepan KJP akan lebih luas dari menyalurkan donasi yang hanya kepada rekan sesama jurnalis, hingga menyalurkan kepada masyarakat yang juga membutuhkan.
“Kami hanya kepanjangan tangan dari para donatur untuk membantu sesama di masa sulit Pandemi Covid-19 ini. KPJ masih membuka donasi bagi para donatur yang ingin andil dalam gerakan sosial ini,” ungkap Yazid. (AK)
Credit photo : Para rekan jurnalis yang terdampak Covid -19 yang menerima bingkisan dari GPJ yang sudah berganti nama menjadi KPJ/Istimewa