Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Rilis

Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri

Indra Christianto Selasa, 9 Desember 2025 | 23:09 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Photo Credit: Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital. ANTARA/Andrianto Eko Suwarso
Bagikan

Telegraf – Tiga narasumber dengan latar berbeda memberikan perspektif komplementer dalam seminar “Budaya Digital”.

Narasumber pertama, Ruth Naomi Rumkabu, Anggota Komisi I DPR RI, menekankan bahwa budaya digital dan etika bermedia merupakan fondasi penting dalam kehidupan masyarakat modern.

Ruth menjelaskan bahwa budaya mencerminkan cara seseorang bersosialisasi, berperilaku, serta menghormati privasi orang lain. Karena itu, etika digital harus menjadi pedoman dalam setiap interaksi agar ruang digital tetap aman, sehat, dan saling menghargai.

Dari perspektif akademik, narasumber kedua, Syariful, Dosen Universitas Bina Insani (UNIBI), memaparkan materi “Budaya Digital dalam Perspektif Psikologi”.

Ia menjelaskan bahwa budaya digital berpengaruh kuat terhadap identitas diri, emosi, dan hubungan sosial. Fenomena seperti kebutuhan validasi, pencitraan diri, dan perbandingan sosial diperkuat oleh algoritma media sosial.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga rekam jejak digital, membangun toleransi lintas budaya, serta mewaspadai toxic culture seperti hate speech, perundungan, dan cancel culture. Menurutnya, regulasi emosi, empati digital, dan kontrol diri merupakan kunci menciptakan ruang digital yang sehat.

Narasumber ketiga, E. Rizky Wulandari, dosen STIKOSA AWS sekaligus Bendahara Relawan TIK Jakarta, memaparkan materi bertema “Budaya Digital Masyarakat Indonesia: Dari Scroll ke Control”.

Ia menjelaskan bahwa budaya digital dibentuk dari kebiasaan sehari-hari dalam bermedia. Banyak pengguna masih bersikap reaktif yaitu mudah terpancing emosi, cepat berkomentar, dan mudah membagikan informasi tanpa verifikasi.

Dia menekankan pentingnya toleransi, empati, kesopanan, serta kemampuan mengontrol emosi sebelum merespons. Melalui konsep “Dari Scroll ke Control”, ia mengajak masyarakat untuk bermedia secara lebih sadar, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebaikan bersama.

Ketiga pemateri sepakat bahwa dunia digital memberikan peluang yang luas bagi masyarakat, namun tetap membutuhkan etika, literasi digital yang matang, serta pengendalian diri agar ruang digital dapat menjadi lingkungan yang produktif, aman, dan bermanfaat bagi semua.

 

 

 

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Rilis

Jogja Food & Beverage Expo 2026 Siap Digelar, Sektor F& B dan Packaging Jadi Masa Depan Industri Manufaktur

Waktu Baca 4 Menit
Transformasi Digital
Rilis

Keamanan Digital Adalah Tanggung Jawab Setiap Pengguna Teknologi

Waktu Baca 2 Menit
Rilis

Keamanan Digital Kebutuhan Mendasar di Tengah Transformasi Teknologi

Waktu Baca 2 Menit
ChatGPT AI Chatbot: Mengintip Ancaman Hacking Berbasis AI
Rilis

Security by Design Integrasikan Aspek Keamanan Infrastruktur Digital

Waktu Baca 2 Menit
Ciber Police
Rilis

Ancaman Siber Membutuhkan Pendekatan Proaktif dan Penanganan Komprehensif

Waktu Baca 2 Menit
Rilis

Ruang Digital Menawarkan Banyak Peluang Namun Tetap Membutuhkan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Rilis

Ruang Digital Membentuk Pola Sosial dan Praktik Budaya

Waktu Baca 5 Menit
Ilustrasi Photo: SHUTTERSTOCK
Rilis

Jadi Kebutuhan Primer, Keamanan Digital Bukan Hanya Isu Teknis

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?