Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Black Eyed Peas Masih Tetap Mencari Cinta
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Black Eyed Peas Masih Tetap Mencari Cinta

Telegrafi Selasa, 6 September 2016 | 07:20 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Fergie Black Eyed Peas. | empirewallpapers.net
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Berbagai pengeboman, pembunuhan, penyanderaan, dan penembakan yang terjadi belakangan menggelitik grup musik Black Eyed Peas untuk akhirnya kembali bersuara.

Pada 2003 lalu, grup yang terdiri atas will.i.am, apl.de.ap, Taboo, dan Fergie itu populer lewat lagu Where is the Love. Mereka mempertanyakan keberadaan cinta di tengah banyaknya kekerasan.

Lirik seperti “People killin, people dyin. Children hurt and you hear ‘em cryin,” atau “Father father father help us, send some guidance from above. These people got me got me questionin, where is the love,” terasa relevan dengan kondisi yang ada.

Setelah bertahun-tahun tak terdengar lagi, lagu Where is the Love kembali bergaung. Black Eyed Peas mengarasemennya ulang dengan tujuan sama: menyadarkan pentingnya perdamaian.

“Saya ingat ketika terjadi serangan di Paris. Orang-orang berkata, ‘Kami butuh Where Is The Love lagi.’ Melihat kejadian itu seperti orang memanggil bahwa mereka membutuhkan lagu kami,” kata will.i.am. dalam video promosi baru mereka.

Selain berbeda dari segi musik, Black Eyed Peas juga mengajak musisi serta aktor yang lebih banyak untuk menyanyikan lagu Where is the Love.

Mary J. Blige, Diddy, Jamie Foxx, Nicole Scherzinger, The Game, Jessie J, Andra Day, Tori Kelly, Justin Timberlake, Ty Dolla Sign, Usher, DJ Khaled, Asap Rocky, dan Jaden Smith ikut membantu grup yang terbentuk sejak 1992 itu bernyanyi mempertanyakan kedamaian dan cinta.

Bahkan salah satu model cantik asal Amerika yang juga klan Kardashian, Kendall Jenner pun ikut menyumbangkan suaranya. Meskipun, Kendall terlihat hanya selama tiga detik di videonya.

Video promosi itu sendiri berdurasi hampir dua menit, diunggah oleh ATTN lewat akun Facebook pada akhir bulan lalu. Sampai saat ini, video itu sudah ditonton sebanyak 4,8 juta kali. Lagu baru Where is the Love pun sudah diunggah ke YouTube.

Baru dirilis 1 September lalu, video baru Where is the Love sudah ditonton hampir lima juta kali.

Diharapkan, sesuai keinginan will.i.am. para penonton itu termasuk generasi milenal yang menurutnya saat kuat. Dengan kekuatan itu, menurutnya, generasi sekarang bisa mengubah tindak kejahatan jadi perbuatan yang baik.

“Saya berharap lagu ini menginspirasi generasi milenial. Untuk menyuarakan perdamaian dari gunung tertinggi,” kata will.i.am. mengungkapkan. (Ist)

Foto : Fergie Black Eyed Peas. | empirewallpapers.net

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?