Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Biarpun Jelek, Penampilan Elek Yo Band Cukup Meriahkan JJF 2018
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Biarpun Jelek, Penampilan Elek Yo Band Cukup Meriahkan JJF 2018

Telegrafi Sabtu, 3 Maret 2018 | 15:01 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Hari pertama pembukaan International Java Jazz Festival yang ke 14 tahun 2018, rupanya cukup membuat unik dan mendatangkan decak kagum, yaitu satu penampilan istimewa yang tentu belum ditemukan pada event JJF ditahun-tahun sebelumnya. Elek Yo Band, band yang digawangi oleh para kabinet menteri Jokowi.

Personil Elek Yo Band terdiri dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebagai Gitaris, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (gitaris sekaligus vokalis), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (drummer), Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (keyboardist), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki sebagai front man atau vokalist.

“We want more! Lagi, lagi, lagi.” suara itu tak henti diteriakkan oleh penonton ketika Elek Yo Band mengakhiri aksi panggung mereka di International Java Jazz Festival ke 14 kali ini, di JIExpo Kemayoran, Jumat malam, (02/03/2018).

Seperti layaknya band profesional pada umumnya, Elek Yo Band sudah siap berbaris dengan senjatanya masing-masing. Sambutan teriakan dan tepuk tangan mewarnai ruang venue konser.

“Selamat datang, bertemu kembali dengan kami Elek Yo Band. Ini band paling elek yang digawangi orang-orang elek,” sapa seorang pria yang tengah berdiri di atas panggung. Elek yo ben adalah bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia berarti biar jelek tetapi tidak apa-apa.

Tenang saja, mereka hadir bukan untuk diskusi ataupun pidato. Namun, untuk menghibur para penonton JJF 2018. Tanpa basa basi, mereka pun langsung menyanyikan lagu pertama berjudul “Dia” dari Anji. Dibantu dengan iringan gitar akustik Indah and Resa, suara merdu Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri pun mengawali lagu. Meski tampak kaku di awal, seiring berjalannya waktu akhirnya aksi mereka pun mengalir dengan sendirinya.

Mereka mulai bergoyang dan menghangatkan panggung di lagu “Ku Tak Bisa”, dilanjutkan dengan “Juwita Malam” sebuah track lagu milik Slank. Meski terdengar agak berantakan, namun mereka tetap percaya diri dan melanjutkan pertunjukkan ini hingga akhir.

“Musik adalah bagian kami. Hidup kami kan kerja, kerja, kerja! Jadi musik untuk bersenang-senang,” kata Hanif Dakari dari atas panggung.

Sudah tiga lagu mereka bawakan. Seperti yang pernah disampaikan Menteri Budi beberapa waktu lalu, mereka mengatakan hanya membawakan tiga lagu saja. Namun, rasa puas penonton belum dipenuhi. Teriakan “Lagi, lagi, lagi,” bersahutan dari seluruh penjuru sudut. Ya, kali ini permohonan itu terkabul juga.

“Bento”, lagu Iwan Fals pun dinyanyikan. Ruang terasa semakin hangat, para Menteri pun terlihat sudah mulai menguasai panggung. Bahkan, di lagu ini paduan suara penonton pun juga terbentuk, ketika Menteri Retno menyodorkan mic-nya ke arah penonton. Hal ini pun membuat semakin banyak penonton yang membuka gawainya untuk mengabadikan momen ini.

Penampilan Elek Yo Band adalah salah satu penampilan yang paling dinanti malam itu. Ramai dan padat, sampai kaki pun tak leluasa untuk bergerak. Entah apa alasan ratusan orang ini melangkah padati Hall B1? Namun, pesona Elek Yo Ben nyatanya mampu menyihir setiap orang yang mendengar nama band yang sedang hangat diperbincangkan ini. Yowislah yen emang elek yo wis ben wae, sing penting biso manggung nang panggung Jazz beneran toh. (Red)


Photo Credit : Penampilan Elek Yo Band,  group musik kabinet kerja Presiden Joko Widodo cukup membuat meriah suasana Java Jazz Festival 2018. | Fery Pradolo/Garin Gustavian

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit
strategi digital marketing 2026
Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search
Waktu Baca 6 Menit
Kecelakaan Kereta Bekasi
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan
Waktu Baca 4 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan
Waktu Baca 3 Menit
Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?