Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca BEM FE UNJ Soroti Lemahnya Keterbukaan Informasi Publik
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

BEM FE UNJ Soroti Lemahnya Keterbukaan Informasi Publik

Aji Cahyono Minggu, 21 Mei 2023 | 15:57 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Ilustrasi transisi digital. SHUTTERSTOCK
Photo Credit: Ilustrasi transisi digital. SHUTTERSTOCK
Bagikan

Telegraf – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Agil Prasojo menyebut nilai Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) sebagai respon terhadap cita cita reformasi yang berumur 25 tahun. “Transparansi informasi kepada publik menjadi sebuah tuntutan di era reformasi”, ujarnya.

Lanjutnya, keterbukaan informasi di Indonesia belum terlihat yang dibuktikan dari nilai Indeks Keterbukaan Informasi Publik dari hasil 34 provinsi yang di monev pada tahun 2022 masih dengan nilai yang masih dalam kategori cukup. “Artinya, relatif belum menunjukkan terwujudnya implementasi keterbukaan publik.” tuturnya dalam keterangannya, Sabtu (20/5/2023)

Agil menghimbau agar tahun 2023 ini nilai keterbukaan informasi kedepannya khususnya pada bada publik di bidang ekonomi dapat memberikan transparansi data dan memperhatikan pertumbuhan umkm guna meningkatkan pendapatan, kemakmuran dan mewujudkan aplikasi dari UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Sehingga, dapat dijadikan acuan penelitian pengembangan bagi mahasiswa dan membantu lembaga pemerintah di tingkat pusat dan daerah dalam menentukan kebijakan pengelolaan dan pelayanan informasi publik.

Kemudian, sorotan juga ke pemerintah jika tetap melanjutkan mega proyek, pemerintah harus mengkaji dampak-dampak yang akan ditimbulkan. Ia berharap mahasiswa sebagai agent of change haruslah ikut dalam memonitoring sejauh mana pemerintah dalam mengawal mega proyek seperti IKN”, ungkapnya. Sementara itu, dari Departemen Sosial Politik BEM FE UNJ Rayhan Mevito juga menambahkan komentar terkait isu IKN menjadi permasalahan yang sama. Ia mengatakan “bagaimana pun juga IKN merupakan proyek yang sangat besar dan menghabiskan anggaran yang besar pula, disisi lain negara ini sedang dalam proses pemulihan ekonomi pasca covid”.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Pemerintah juga perlu mempertimbangkan urgensi proyek IKN, sementara saat ini kita masih dalam proses pemulihan ekonomi pasca pandemi. Rayhan menilai pemerintah sekarang ini terlalu tergesa-tergesa dalam membuat keputusan. Mereka yang seharusnya memprioritaskan kondisi perekonomian malah merencanakan perpindahan ibukota yang malah membuang buang uang negara, tutupnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?