Banyak Yang Takut, Sudah 6.029.941 Orang Divaksin Covid-19

"Kami harapkan dengan mereka divaksinasi, bisa juga membantu agar teman-teman yang menyaksikan mereka bisa lebih yakin bahwa vaksinasi itu aman, terutama para lansia,"

Banyak Yang Takut, Sudah 6.029.941 Orang Divaksin Covid-19

Telegraf – Pemerintah terus gencar melaksanakan program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Sampai dengan minggu kedua April 2021, sudah ada 6.029.941 orang yang disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. Sementara jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 10.933.676 orang.

Data ini disampaikan pemerintah melalui website www.kemkes.go.id, Senin (19/04/2021).

Diinformasikan, kelompok masyarakat yang sudah menerima vaksin Covid-19 terdiri dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Mereka memang diproyeksikan menjadi penerima pada program vaksinasi tahap kedua.

Hingga tahap kedua ini, pemerintah menargetkan 40.349.049 orang yang menerima vaksin Covid-19.

Diketahui, vaksinasi tahap pertama difokuskan untuk tenaga kesehatan yakni sebanyak 1.468.764 orang.

Sebanyak 1.466.122 orang tenaga kesehatan sudah divaksinasi dosis pertama dan 1.325.549 orang telah disuntik dosis kedua. Kemudian, sasaran pada tahap kedua untuk petugas publik sebanyak 17.327.167 orang.

Sebanyak 7.234.697 orang petugas publik sudah divaksinasi dosis pertama dan 3.711.098 orang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Lalu, sasaran vaksinasi untuk lansia sebanyak 21.553.118 orang.
Hingga saat ini, sebanyak 2.232.118 orang lansia telah divaksinasi dosis pertama dan 993.294 lansia disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua.

Untuk memenuhi kekebalan kelompok, pemerintah menargetkan memvaksin sebanyak 181,5 juta warga yang berusia di atas 18 tahun. Demi memuluskan program tersebut, pemerintah telah memesan sebanyak 426 juta dosis vaksin Covid-19 dari luar negeri.

Takut Divaksin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membeberkan salah satu faktor rendahnya partisipasi warga lanjut usia (lansia) dalam program vaksinasi nasional, lantaran banyak lansia yang merasa takut disuntik vaksin Covid-19.

Padahal, kata dia lansia merupakan salah satu kelompok yang rentan terpapar virus corona serta menyumbang angka kematian Covid-19 cukup tinggi di Indonesia. Karenanya, pemerintah menargetkan sebanyak 21.553.118 lansia rampung menerima suntikan vaksin pada tahun ini.

“Kita sekarang sudah mendorong vaksinasi ke lansia, karena masih banyak lansia yang merasa takut, enggan, sungkan datang termasuk anak-anaknya juga ragu mengajak bapak atau ibu untuk suntik. Padahal vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi mereka,” kata Budi dalam sambutan peninjauan vaksinasi seniman yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/04/2021).

Data Kementerian Kesehatan per Minggu (18/4/2021) pukul 18.00 WIB mencatat baru 2.203.494 lansia yang mendapat suntikan dosis pertama, sementara 936.963 lainnya rampung mendapat dua dosis vaksin Covid-19.

Artinya, capaian dosis pertama lansia baru mencapai 10,22 persen, sementara yang rampung mendapat vaksinasi secara lengkap yakni 4,35 persen selama dua bulan terakhir.

Budi sebelumnya juga menyayangkan progres penyuntikan vaksin pada lansia yang berjalan lamban ketimbang progres vaksinasi yang menyasar petugas pelayanan publik. Kedua sasaran vaksinasi ini berjalan secara paralel sejak pertengahan Februari lalu, namun capaian keduanya berbeda.

Budi mengaku salah satu upaya pemerintah mendorong dan mengakselerasi vaksinasi lansia adalah dengan melakukan vaksinasi pada pelaku kesenian dan budayawan.

Mereka, kata Budi, merupakan kelompok orang yang kerap ditonton di layar televisi, sehingga diharapkan mampu menyampaikan pesan vaksinasi secara baik kepada khalayak luas, terutama lansia.

“Kami harapkan dengan mereka divaksinasi, bisa juga membantu agar teman-teman yang menyaksikan mereka bisa lebih yakin bahwa vaksinasi itu aman, terutama para lansia,” pungkasnya.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi sebelumnya juga memastikan sebanyak 60 persen ketersediaan vaksin covid-19 di bulan April yang berjumlah sekitar 7-11 juta dosis akan dialokasikan khusus untuk program vaksinasi lansia di Indonesia

Dengan kondisi itu, Nadia mengaku pihaknya akan menggenjot vaksinasi lansia dengan membuka beberapa sentra vaksinasi atau vaksinasi massal yang dibantu beberapa pihak dari swasta.

Kemenkes saat ini bahkan telah membuka program vaksinasi anak muda dengan syarat membawa dua lansia untuk ikut divaksinasi. Namun, program itu saat ini hanya dilaksanakan di kota besar, salah satunya DKI Jakarta.


Photo Credit: Pemerintah terus gencarkan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Sampai dengan minggu kedua April 2021, sudah ada 6.029.941 orang yang disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua. FILE/Ist. Photo

 

Edo W.

close