Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca AS dan Rusia Telah Gagal Menghentikan Perang Suriah
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

AS dan Rusia Telah Gagal Menghentikan Perang Suriah

Telegrafi Selasa, 6 September 2016 | 05:58 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Presiden Amerika Barack Obama saat menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin.
Bagikan

Presiden Amerika Barack Obama saat menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin. | Reuters

 

Telegraf, China – Amerika Serikat dan Rusia gagal menelurkan kesepakatan soal solusi menghentikan kekerasan di Suriah. Pertemuan antara Barack Obama dan Vladimir Putin juga diperkirakan tidak akan membuahkan hasil berarti bagi konflik tersebut.

Seperti dikutip AFP, Menteri Luar Negeri John Kerry bertemu dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di sela pertemuan KTT G20 di Hangzhou, China. Tujuan pertemuan ini salah satunya adalah menghentikan pertempuran di Suriah.

Namun hasil akhir pertemuan nihil, kedua menlu tidak menyepakati apa pun. Rencana pemberian bantuan bagi warga sipil Aleppo juga tidak berhasil disepakati oleh kedua negara.

Pejabat AS menuding Rusia mencoba merusak isu-isu yang telah disepakati sebelumnya dan mengulangi pembahasan.

Sedikitnya 300 ribu orang tewas dalam konflik di Suriah yang berlangsung sejak 2011. Perang saudara ini kian parah setelah Iran dan Rusia turut membantu rezim Bashar al-Assad.

Salah satu wilayah terparah saat ini adalah Aleppo yang dikepung pasukan Suriah dan Rusia. Warga sipil di kota itu dilaporkan kekurangan makanan dan terancam tewas dibombardir dari udara oleh jet Rusia.

Presiden Barack Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin juga bertemu di sela KTT G20 di China, usai pertemuan menlu kedua negara. Belum ada laporan hasil pertemuan tersebut, namun diduga kuat juga tidak menghasilkan kesepakatan apa pun.

Obama sendiri dalam pernyataan sehari sebelumnya mengaku ragu perundingan dengan Rusia akan berbuah hasil. Namun Obama mengatakan Rusia telah menjadi pemain kunci dalam perang Suriah sehingga pembicaraan harus tetap dilakukan.

“Layak dicoba. Ada anak-anak, wanita dan warga sipil tidak berdosa yang bisa mendapatkan makanan dan obat-obatan dan sedikit kelegaan dalam teror pengeboman yang terus menerus, upaya ini layak dilakukan,” kata Obama.

AS sebelumnya berharap bisa menekan Rusia di ajang KTT G20 untuk melepaskan Suriah, namun ternyata sulit. Pemerintah Obama bahkan mengatakan kepada Rusia bahwa mereka terlibat dalam kejahatan perang yang dilakukan Assad.

Tanpa dukungan Rusia dan Iran, banyak yang meyakini rezim Assad akan tinggal sejarah. “Ada rezim Assad yang membunuhi rakyatnya sendiri tanpa hukuman, didukung oleh Rusia dan Iran,” tegas Obama. (Ist/den)

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?