Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Akibat Dukung Israel, Konser Bruno Mars di Malaysia Diboikot BDS
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Akibat Dukung Israel, Konser Bruno Mars di Malaysia Diboikot BDS

Fajri Setiawan Jumat, 28 Juni 2024 | 15:19 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bruno Mars. Getty Images
Bagikan

Telegraf – Bruno Mars mendapatkan kecaman keras dari gerakan BDS atau Boycott, Divestment, Sanctions di Malaysia menjelang konser musisi tersebut di Kuala Lumpur pada 17 September 2023.

Kecaman dan protes tersebut sebagai bentuk respons gerakan BDS atas Bruno Mars yang pernah menyuarakan dukungan kepada Israel saat konser di Tel Aviv pada 4 Oktober 2023.

Selain itu, protes dan boikot terhadap Bruno Mars oleh BDS Malaysia juga sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Palestina yang jadi korban genosida oleh Israel di Gaza.

“Bruno Mars adalah seniman berbakat, tapi bakat bukanlah alasan untuk menutup mata terhadap genosida yang sedang berlangsung terhadap sesama manusia,” tulis BSD seperti diberitakan media Malaysia, The Sun pada Jumat (28/06).

“Meskipun warga Palestina telah dan masih mengalami pembersihan etnis dari tanah air mereka, Bruno secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap penindas – negara apartheid Israel,” lanjut pernyataan tersebut.

“Kami menyerukan kepada Bruno Mars untuk berdiri bersama Palestina dan mengutuk semua kekejaman dan tindakan kriminal Israel yang terdokumentasi dengan baik terhadap warga Palestina.” lanjutnya.

Dalam unggahan lain, BDS mendesak Bruno Mars untuk menggunakan pengaruhnya untuk mendukung Palestina.

“Lupakan ‘talking to moon’, Tuan Mars. Biarkan kata-kata Anda bergema dengan keberanian dan kejelasan, menantang tirani dan ketidakadilan yang telah menyerang kehidupan yang berharga, memenuhi setiap nafas mereka dengan kejam, tanpa penyesalan,” tulis BDS.

“‘Just the way you are’ tidaklah seperti kami. Jadi, jadikan suara Anda sebagai senjata untuk melakukan hal yang benar karena hal yang kurang dari itu tidak diterima di sini,” lanjutnya.

BDS juga mengunggah poster Bruno Mars yang tampak berlumuran darah sambil memegang granat. Poster itu bertuliskan “Katakan tidak pada Bruno” dan “Zionis dan pendukung genosida tidak diterima di Malaysia.”

Aksi tegas BDS membuat penggemar Bruno Mars di Malaysia jadi ragu untuk membeli tiket konser pelantun Versace On The Floor itu. Bahkan, beberapa penggemar sudah memutuskan untuk tidak membeli tiket konser tersebut.

“Saya tahu organisasi ini (BDS) sedang melakukan penelitian, itulah sebabnya saya memilih untuk tidak hadir,” kata Alia, penggemar Bruno Mars seperti diberitakan The Star, Jumat (28/06/2024).

Mereka juga menuntut idolanya untuk angkat suara mendukung Palestina. Para penggemar menilai aksi bungkam Bruno Mars sebagai bentuk ketidakpeduliannya terhadap kemanusiaan.

Meski begitu, ada juga penggemar yang ingin konser Bruno Mars di Malaysia tetap diselenggarakan karena Mars tidak pernah menyatakan dukungannya kepada tentara Israel.

“Saya pikir boikot ini seharusnya hanya berlaku pada tokoh masyarakat yang aktif mendukung rezim Zionis,” kata Matt.

Matt menilai membatalkan konser Bruno Mars akan lebih merugikan Malaysia dibandingkan Mars sendiri.

“Dia adalah bintang yang sangat besar. Membatalkan konser ini hanya akan menjadi sebuah kesempatan yang terlewatkan bagi negara kita,” lanjutnya.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?