Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Wayang Kulit Ahok-Djarot Dibanjiri Warga Jakarta
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Wayang Kulit Ahok-Djarot Dibanjiri Warga Jakarta

Edo W. Minggu, 8 Januari 2017 | 02:23 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Ribuan Warga Jakarta Banjiri Wayang Kulit Ahok-Djarot
Bagikan

Jakarta, Telegraf – Ribuan warga masyarakat Jakarta menyemut ke lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu malam (07/1/2017). Mereka antusias untuk bisa bertatap muka dengan Calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat dan menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Warseno Slank.

Pagelaran wayang kulit yang digelar Ketua Tim Sukses Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi ini bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia dan menghibur warga Jakarta. Tak disangka, ribuan masyarakat terutama warga Jakarta yang berasal dari suku Jawa tumpah ruah membanjiri lapangan Blok S, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memaparkan pagelaran wayang kulit adalah upaya untuk nguri-uri (melestarikan,red) budaya Jawa. “Di Jakarta ini warga masyarakat asal Jawa sangat besar jumlahnya, mereka masih mencintai wayang kulit sebagai budaya yang harus dilestarikan,” tutur Djarot yang malam itu bersama ribuan warga masyarakat menonton wayang.

Selain itu, lanjut Djarot, wayang kulit adalah kesenian asal Hindu. Namun para wali menggunakan wayang kulit sebagai sarana dakwah di awal era penyebaran agama Islam di pulau Jawa. Artinya, sebelum agama masuk, budaya menjadi media paling efektif dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

“Dalam cerita pewayangan itu ada pesan moral yang baik, yakni ada dharma atau kebaikan,” ujar Djarot.

Ketua Timses Ahok-Djarot Prasetio Edi Marsudi selaku penyelenggara pagelaran wayang mengatakan, pertunjukan wayang kulit ini sangat efektif untuk menarik simpatik kalangan warga Jakarta yang berasal dari Jawa.

“Kalau melihat animo warga yang datang saya sangat yakin dukungan warga Jakarta asal Jawa kepada pasangan Cagub dan Cawagub Ahok-Djarot, kian besar, berdasarkan statistik mayoritas warga Jakarta berasal dari Jawa, baru sisanya suku lain,” ujar Mas Pras, sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi.

Bagaimana dengan tren elektabilitas Ahok yang konon kabarnya turun? tanya wartawan. “Saya tidak mau berspekulasi dengan katanya-katanya, Ahok ini masih mending ada survey yang menyebutkan persentase dukungan dia masih besar, dulu waktu jaman pak Jokowi (Presiden RI Joko Widodo,red) semua lembaga survey menunggulkan Foke (Gubernur petahana Fauzi Bowo,red), tapi hasil akhirnya? Pak Jokowi yang memenangkan hati rakyat Jakarta,” papar Mas Pras.

Rani, salah satu warga Jakarta yang malam itu ikut menonton wayang mengaku siap mendukung pasangan Ahok Djarot. “Kedua pasangan ini sudah teruji dan terbukti, jadi buat apa kami berspekulasi, karena Jakarta butuh figur pemimpin seperti pak Ahok, tegas dan cerdas” katanya.

Perempuan muda ini juga mengapresiasi cara kampanye timses Ahok-Djarot yang menggunakan pendekatan budaya sebagai media kampanye. “Acara menggelar wayang kulit ini sangat bagus mas, kami baru pertama kali ini menonton wayang kulit ternyata mengasyikkan ya, dialog dalangnya kadang-kadang banyak yang lucu dan menghibur,” kata Rani.

Sebagian besar warga yang membanjiri lapangan Blos S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu ternyata siap mendukung dan memenangkan paslon Ahok-Djarot.

“Ya kemarin juga ada wayang kulit di lapangan Blok S ini yang digelar salah satu calon, tapi jumlah pengunjungnya tidak sebanyak malam ini, bahkan sempat membuat kecewa warga karena saat membagikan kaos tidak semua kebagian, kaos yang dibagikan hanya untuk orang-orang tertentu,” kata satu warga Kebayoran Baru ini.

Ia lebih mengapresiasi wayang kulit yang digelar Timses Ahok-Djarot karena yang datang justru banyak dari kalangan masyarakat bawah. “Kalau wayangan yang sekarang (digelar timses Ahok-Djarot,red) yang parkir motor membludak, dibanding yang kemarin kebanyakan yang parkir mobil tapi tidak seramai malam ini, jadi wayangan malam ini lebih merakyat,” kata Hermanto, warga Kebayoran Baru asal Purwodadi, Jawa Tengah ini. (Red)


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?