Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca PGN Pacu Pemanfaatan Gas Bumi, Targetkan 1 Juta Sambungan Rumah dan Kembangkan Biomethane
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

PGN Pacu Pemanfaatan Gas Bumi, Targetkan 1 Juta Sambungan Rumah dan Kembangkan Biomethane

Atti K. Senin, 4 Agustus 2025 | 16:18 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit : Rosa Permata Sari, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN/Doc/Ist
Bagikan

Teleraf — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) makin agresif mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi prioritas nasional. Langkah ini sejalan dengan target bauran energi nasional yang menempatkan gas bumi sebesar 22% pada tahun 2025.

“Gas bumi merupakan bahan bakar fosil yang memiliki tingkat emisi lebih rendah dibandingkan dengan energi fosil lainnya. Ini memberi peluang besar bagi gas bumi untuk menjadi energi transisi yang penting,” ujar Rosa Permata Sari, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN saat berbicara di ajang Energi Mineral Festival 2025 pekan lalu.

Dalam lima tahun ke depan, PGN menyiapkan sejumlah strategi prioritas untuk memperluas akses gas bumi, termasuk pembangunan infrastruktur baru. Salah satu fokusnya adalah pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga.

“Jika kita bisa mencapai 1 juta sambungan rumah tangga (SR), maka potensi pengurangan emisi karbon bisa mencapai 380 ribu ton CO₂ pada 2034,” ungkap Rosa. Hingga akhir 2024, PGN tercatat telah menyambungkan lebih dari 815 ribu rumah tangga dengan total panjang jaringan pipa mencapai 20.000 km.

PGN menargetkan tambahan 450 ribu sambungan rumah tangga dalam lima tahun ke depan. “Ini bagian dari komitmen kami mendukung dekarbonisasi dan mengurangi ketergantungan pada LPG dan minyak tanah,” tambahnya.

Selain jargas, PGN juga mulai menyasar energi terbarukan dengan mengembangkan produk biomethane. Energi ini berasal dari limbah agrikultur seperti jerami, limbah sawit, dan kotoran hewan yang diolah menjadi biogas, lalu diinjeksi ke dalam jaringan gas eksisting.

Baca Juga :  OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

“Biomethane ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 sebagai kontribusi kami dalam mencapai target Net Zero Emission,” jelas Rosa.

PGN juga mulai merambah ke bisnis energi hijau lain seperti hydrogen dan ammonia melalui skema kemitraan strategis. “Dengan strategi Step Out, kami masuk ke sektor baru dengan pendekatan kolaboratif agar bisa mengakses teknologi dan mengelola risiko lebih baik,” tuturnya.

Adapun beberapa proyek gas bumi lain yang sedang dikembangkan PGN antara lain pembangunan Pipa Tegal–Cilacap, serta fasilitas storage dan regasifikasi LNG di Pulau Jawa. Rosa menambahkan, pasokan LNG akan diprioritaskan untuk pelanggan di wilayah Jawa yang memiliki kebutuhan tinggi, dengan sebagian besar pasokan berasal dari Indonesia Timur.

Sementara itu, untuk CNG (Compressed Natural Gas), PGN menargetkan pasar sektor HOREKA (hotel, restoran, dan kafe), UMKM, serta kebutuhan komersial lainnya.

“Jika pemanfaatan gas bumi lewat CNG dan LNG ini digabungkan, maka bisa membantu pemerintah mengurangi beban subsidi energi,” ucap Rosa.

Menurut PGN, permintaan energi akan terus meningkat di masa depan, dan gas bumi menjadi solusi jangka menengah menuju transisi energi bersih. “Kami berkomitmen menjadi tulang punggung penyedia energi transisi, dari industri besar hingga dapur rumah tangga,” pungkas Rosa.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?