Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca CSIS Sebut Elektabilitas Ganjar Kalah Dari Anies, Ini Alasannya
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

CSIS Sebut Elektabilitas Ganjar Kalah Dari Anies, Ini Alasannya

Didik Fitrianto Senin, 26 September 2022 | 19:21 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/M Agung Rajasa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/M Agung Rajasa
Bagikan

Telegraf – Center of Strategic and International Centre (CSIS) merilis hasil survei terbaru terkait tingkat keterpilihan (elektabilitas) bakal calon presiden (capres) yang digadang-gadang bakal berkontestasi pada Pilpres 2024 mendatang. Hasilnya, Gubernur DKI Anies Baswedan tidak terkalahkan (47%) mengalahkan Ganjar Pranowo (43,9%). Apabila kedua figur diadu secara head to head, Ganjar bisa kalah lantaran tidak mendapatkan limpahan suara dari pendukung capres lain.

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes mengakui Ganjar unggul dalam beberapa simulasi, namun tak mampu membenamkan potensi Anies. Dalam survei yang dilaksanakan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden berusia 17-39 tahun di 34 provinsi selama 8-13 Agustus 2022, elektabilitas Anies mengalahkan Ganjar yang hanya mendapat 43,9% dukungan.

“Perubahan lain yang akan memengaruhi peta politik dalam Pemilu 2024 nanti adalah meningkatnya akses pemilih muda terhadap media sosial dan tingginya perhatian mereka pada isu-isu kesehatan, ketenagakerjaan, lingkungan, demokrasi, dan pemberantasan korupsi,” kata Arya, dalam rilis survei yang diterima di Jakarta, Senin (26/09/2022).

Berdasarkan survei tersebut, responden diminta untuk memilih tiga bakal calon presiden, hasilnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masuk tiga besar. Ganjar meraih suara sebanyak 33,3% diikuti oleh Anies dengan 27,5% dan Prabowo meraih 25,7%, namun jika diadu dalam simulasi Anies mampu mengalahkan Ganjar dan Prabowo.

Arya mengungkapkan, keoknya Ganjar jika diadu dengan Anies lantaran politisi PDIP tidak mendapat limpahan suara dari pendukung Prabowo Subianto. Ganjar unggul (47,2%) jika diadu dengan Prabowo (45%). Begitu pula Anies unggul (47,9%) jika diadu dengan Prabowo (45%). Namun Anies unggul jika diadu dengan Ganjar karena mendapatkan limpahan suara dari pendukung Prabowo.

“Karena ada perpindahan dukungan pemilih dari calon-calon sebelumnya, kalau dari ini dari pemilihnya Pak Prabowo,” tandasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Hadiah Patung Tokoh Pers Dan Tokoh Samin Untuk PWI Pusat
Waktu Baca 3 Menit
Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit

GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan

Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Politika

PSI Buka Suara Terkait Peresmian Bandara di Morowali Oleh Jokowi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?