Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Essentials and Groove, Kolaborasi Dua Generasi dan Zaman
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Essentials and Groove, Kolaborasi Dua Generasi dan Zaman

Telegrafi Rabu, 7 September 2016 | 04:00 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
The Groove saat beraksi dalam sebuah konser. FOTO ANTARA/Rosa Panggabean
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Konser kolaborasi antara Maliq & D’Essentials dan The Groove yang bertajuk D’Essentials Groove berlangsung malam ini (6/9). Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, dipilih sebagai tempat konser dua kelompok musik jazz itu.

Sejak pukul 17.30, area JCC sudah dipadati pengunjung konser. Ada yang sudah mengantre di depan pintu masuk dan ada yang masih antre membeli tiket.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, konser itu dikunjungi oleh pecinta musik dari berbagai usia. Mulai dari usia 20 tahun sampai 50 tahun. Namun mereka datang untuk sama-sama menikmati Maliq & D’Essentials dan The Groove.

Salah satu pengunjung konser, Nabila Kariza (23), mengaku tertarik menghadiri konser ini karena ingin melihat aksi Maliq & D’Essentials. Ia sudah mengenal band itu sejak pertama kali muncul.

“Sudah mengukuti Maliq sejak kelas 6 SD. Kolaborasi ini bakal keren, salah satu konser yang saya tunggu-tunggu. Maliq kalau tampil selalu tak terduga ditambah ada The Groove, pasti keren,” kata Nabila, saat diwawancarai CNNIndonesia.com.

Sependapat dengan Nabila, Farizan Akbar (22) menyampaikan pendapat serupa dalam wawancara yang berbeda. Ia datang ke acara ini karena Maliq & D’Essentials dan sudah menggemari band itu sejak awal tahun 2000an.

“Maliq ada di era saya. Mereka punya karakter tersendiri di masa itu bahkan sampe sekarang. Kolaborasi ini saya rasa bakal pecah” kata Farizan.

Ragam usia pecinta musik yang hadir diacara ini sangat wajar. Pasalnya dua band itu berasal dari era yang berbeda. The Groove muncul pada era 90an sedangkan Maliq & D’Essentials muncul pada era 2000an.

Pengunjung lain yang sudah berusia 55 tahun, Nani Nai, menjelaskan kalau pecinta musik berbagai usia yang hadir dalam konser ini merupakn hal yang baik. Itu menjadi bukti bahwa musik mereka berkualitas yang bisa diterima berbagai usia.

“Kalau aku lebih ke The Groove ya, ikutin mereka sejak Reza bergabung. Tp secara keseluruhan, musik Maliq tak jauh berbeda dengan The Groove,” kata Nani.

Dalam konser ini, Nani tidak datang sendirian. Ia datang bersama empat orang teman sebayanya yang juga penggemar The Groove. Sejak ada pengumunan konser mereka memang berencana untuk datang bersama.

“Kami browsing untuk cari tau tiket dan beli sendiri karena kami ibu-ibu mandiri. Kami dateng berlima, dua teman kami ga bisa dateng. Kami memang sering nonton konser bareng, terakhir nonton Sting di Java Jazz 2016,” kata Sisca AS yang berusia 47 tahun.

Seakan tak mau kalan dengan pecinta musik yang masih muda, Nani serta Sisca bersama temannya membeli tiket festival. Mereka membeli tiket itu untuk bisa bergoyang selama konser. Walau sudah tidak muda lagi, mereka merasa kuat untuk berdiri sambil bergoyang.

“Kami pilih tiket festival sebagai bentuk dukungan. Biasanya orang nonton konser duduk aja, kami pengin joget. Kami kuat berdiri karena sudah terbiasa nonton konser,” kata Clara Wiken yang tahun ini berusia 49 tahun.

Walau merasa senang menghadiri konser ini, Nani merasa kecewa dengan kurangnya tempat konser di Indonesia. Akan lebih baik apa bila Indonesia memiliki tempat konser khusus musik.

“Kalo konser musisi itu bagus, tapi Indonesia ga punya gedung khusus konser. Singapura aja udah keren banget, Indonesia seharusnya punya juga,” kata Nani. (Ist/Sur)

Foto : The Groove saat beraksi dalam sebuah konser. | FOTO ANTARA/Rosa Panggabean


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?