Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Budidaya Udang Bangka Belitung Berpotensi Jadi Komoditi Ekspor
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Budidaya Udang Bangka Belitung Berpotensi Jadi Komoditi Ekspor

Yuan Adriles Jumat, 19 November 2021 | 14:38 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf – Pengusaha agribisnis melihat ada peluang usaha budidaya udang di pulau Bangka, provinsi Bangka Belitung (Babel), berdasarkan beberapa pertimbangan, terutama lahan yang relative murah, salinitas kadar air, biaya pengiriman dan kondisi geografis dengan jalur perdagangan triangular trade position Jakarta, Singapura, Malaysia.

Tentunya Usaha dan investasi tambak udang skala besar dibarengi dengan pabrik pengolahan untuk ekspor, benefit nya menjadi ganda.

“Pendirian pabrik udang tentu dibarengi dengan kepemilikan tambak udang terlebih dahulu,” penggiat agribisnis di Bangka, Wira Chrisma Talia mengatakan kepada Redaksi.

Kegiatan budidaya udang vaname simultan dengan upaya pemprov Babel dapat membuka jalur ekspor impor melalui Pelabuhan Tanjung Gudang yang posisinya di ujung utara pulau Bangka. Kegiatan distribusi hasil panen hanya memakan waktu sekitar 3 jam dari pusat kota pangkal pinang Bangka. Namun di Babel sendiri, sementara ini belum ada pabrik pengolahan udang vaname. Hal ini menjadi salah satu peluang bisnis investor jika mampu membuat pabrik pengolahan udang berkualitas ekspor.

Tambak udang yang existing tersebar di beberapa titik di Bangka dan Belitung. Sebagian milik pribadi dan perusahaan swasta, serta tambak tradisional milik warga perorangan. Ada juga kelompok binaan dinas kelautan pemprov Babel yang mengolah tambak.

“Hasil panen bisa diserap untuk supply ke pabrik pengolahan udang. Pengiriman barang (udang), secara teknis lapangan juga sudah ada hitung-hitungannya. Kalau mau ekspor ke Jakarta, seperti yang sudah dilakukan PT Wirantono (di Bangka), udang tetap fresh dengan system pembekuan. Jumlah es, proses pengemasan pasti menjamin kualitas udang walaupun lama pengiriman sekitar 24 – 26 jam (Bangka – Jakarta),” kata Wira Chrisma Talia melalui sambungan telpon.

Baca Juga :  HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Dengan hitung-hitungan yang sudah dibuat, Bangka feasible untuk usaha budidaya udang. Sebagai perbandingan dengan Lampung yang juga dianggap lebih feasible, keekonomian juga sama. Proses pengiriman Pelabuhan Bakauheni (Lampung) – Pelabuhan Merak (Jakarta) memakan waktu tujuh jam. Perbandingannya, pengiriman Pelabuhan Pangkal Balam (Pangkalpinang, Pulau Bangka) – Jakarta, memakan waktu 24 – 26 jam, (tapi) hitungan sudah termasuk (kegiatan) pengemasan di kapal. Keseluruhan lamanya proses pengiriman, mulai dari pengepakan di dalam kapal, packing di kapal, posisi fiber udang  sudah di dalam truk, tetap feasible.

“Sehingga truk yang masuk ke dalam kapal, siklusnya truk berangkat dari Bangka – Jakarta membawa udang. Truk masuk kapal pulang dari Jakarta ke Bangka membawa pakan,  obat-obatan dan peralatan tambak. Bahkan proses sampai tiga hari, (kondisi udang) masih bagus dan fresh,” kata Wira Chrisma Talia.

Photo : Tambakudangvaname.com
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?