Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dengan Syarat Ini, China Sepakati Kerjasama Dengan AS
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Dengan Syarat Ini, China Sepakati Kerjasama Dengan AS

Edo W. Kamis, 11 November 2021 | 03:50 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Xi Jinping dan Joe Biden. REUTERS/Larry Downing
Photo Credit: Xi Jinping dan Joe Biden. REUTERS/Larry Downing
Bagikan

Telegraf – Jelang pertemuan virtual dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Presiden China Xi Jinping mengatakan negara itu bersedia bekerja dengan AS. Syaratnya jika kedua negara saling menghormati.

Pemerintah China kerap menggunakan istilah “saling menghormati” dalam menyerukan komunikasi yang lebih baik dengan AS.

“Saat ini, Relasi China-AS berada pada titik sejarah yang kritis,” kata dilansir dari AFP, Rabu (10/11/2021).

Menurut sebuah surat yang ditujukan kepada Komite Nasional Hubungan AS-China adalah organisasi nirlaba berbasis di New York.

“Kedua negara akan mendapatkan keuntungan dari kerja sama dan kalah dari konfrontasi. Kerja sama adalah satu-satunya pilihan yang tepat,” tulis Xi dalam surat itu.

Biden dan Xi akan mengadakan pertemuan virtual paling cepat minggu depan, menurut laporan Reuters beberapa jam sebelum pembacaan surat, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut. Pada awal Oktober 2021, CNBC melaporkan kedua pemimpin negara berencana untuk mengadakan pertemuan seperti itu sebelum akhir tahun.

“Mengikuti prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan, China berdiri siap bekerja dengan Amerika Serikat untuk meningkatkan pertukaran dan kerja sama di seluruh bidang,” menurut surat Xi.

Pernyataan itu dibacakan dalam bahasa Inggris oleh Duta Besar China untuk AS Qin Gang, dalam acara gala tahunan Komite Nasional Hubungan AS-China. Acara tersebut disiarkan langsung Rabu pagi waktu Beijing.

Xi juga mengatakan pemerintah China ingin bekerja sama dengan AS untuk mengatasi masalah regional dan internasional, serta mengatasi tantangan global.

Dia menambahkan, kedua negara perlu mengelola perbedaan dengan benar untuk sementara waktu.

Baca Juga :  AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

“Untuk membawa hubungan China-AS kembali ke jalur yang benar dari perkembangan yang sehat dan stabil,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, komentar Xi mempertahankan nada tegas dan tenang dari sebagian besar bahasa dari pemerintah China tentang hubungan dengan AS, dibandingkan dengan sejumlah pernyataan lebih keras yang disampaikan oleh pejabat China dalam beberapa bulan terakhir.

Surat itu datang saat Xi diperkirakan akan mengkonsolidasikan kekuasaannya lebih lanjut pada pertemuan politik tingkat tinggi di Beijing minggu ini. Pemimpin China tersebut telah menghapus batas masa jabatan presiden, memungkinkan dia untuk tetap menjabat lebih dari dua masa jabatan.

Ketegangan antara pemerintah AS dan China telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pendahulu Biden, mantan Presiden Donald Trump, mulai mengambil sikap keras terhadap China dimulai dengan isu perdagangan. Trump memungut tarif impor senilai miliaran dolar dari China dan menempatkan beberapa perusahaan teknologi China dalam daftar hitam. Hal ini secara efektif mencegah perusahaan China membeli pasokan penting dari bisnis milik AS.

Pemerintahan Biden telah mempertahankan posisi keras atas Trump dan bekerja lebih banyak dengan sekutu tradisional AS, untuk secara kolektif menekan pemerintah China.

Xi telah bergabung dengan Trump dalam mengirim pesan ucapan selamat dalam gala dinner Komite Nasional Hubungan AS-China pada 2017. Menurut kedutaan besar China di AS saat itu, Xi menggunakan bahasa yang mirip dengan yang disampaikannya pekan ini, dalam menekankan kedua pemimpin sepakat untuk menangani perbedaan dengan benar atas dasar saling menghormati.


Photo Credit: Xi Jinping dan Joe Biden. REUTERS/Larry Downing

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit
Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial

Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Internasional

Tandatangani Piagam Board of Peace, Prabowo Implementasikan Solusi Dua Negara

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?