Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tanggapi Kritikan Mahasiswa, Jokowi: Ini Bentuk Ekspresi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Politika

Tanggapi Kritikan Mahasiswa, Jokowi: Ini Bentuk Ekspresi

A. Chandra S. Selasa, 29 Juni 2021 | 17:46 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual membuka gelaran rutin tahunan Pesta Kesenian Bali ke-43. FILE/BPMI Setpres
Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual tanggapi kritikan dari BEM dan mahasiswa. FILE/BPMI Setpres
Bagikan

Telegraf – Dikritik oleh sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), antara lain dari Universitas Indonesia (UI) dan dari almamater kampusnya Universitas Gajahmada (UGM), tidak membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah atau geram.

Namun, Jokowi sendiri menanggapi kritikan tersebut sebagai bentuk sebuah ekspresi mahasiswa dalam negara demokrasi terhadap kepemimpinan dirinya.

“Ya saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi, jadi kritik itu boleh-boleh saja,” kata Jokowi dalam keterangan pers yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/06/2021).

Jokowi mengungkapkan, sudah lama kritikan-kritikan dari mahasiswa atau publik sudah diterimanya. Mulai ada yang mengatakan bahwa dirinya adalah sosok yang lemah, tidak tegas, otoriter, sampai terakhir disebut sebagai the king of lip service atau raja pembual.

“Iya, itu kan sudah sejak lama. Dulu ada yang bilang saya ini klemar klemer, saya itu plonga plongo, kemudian ganti lagi ada yang bilang saya ini otoriter, kemudian ada juga yang ngomong saya ini bebek lumpuh. Dan baru-baru ini ada yang ngomong saya ini bapak bipang dan terakhir yang menyampaikan mengenai the king of lip service,” ungkapnya.

Menurutnya, kampus tidak perlu menghalangi para mahasiswa untuk berekspresi dalam menyuarakan pendapatnya. Namun, ia juga mengingatkan para mahasiswa, dalam berekspresi tetap menjaga tata krama dan sopan santun.

“Namun, juga ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopan santunan. Ya, saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat,” tuturnya.

Jokowi menegaskan saat ini, pemerintah bersama masyarakat sedang fokus penanganan pandemi Covid-19. Apalagi saat ini, pandemi Covid-19 di Indonesia sudah memasuki gelombang kedua dengan varian Deltanya.

“Saat ini, yang penting, kita semuanya memang bersama-sama fokus untuk penanganan pandemic Covid-19,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejumlah BEM mengkritik Presiden Jokowi dengan memberikan berbagai julukan. Hal itu dilakukan untuk mengekspresikan ketidakpuasan mahasiswa terhadap pencapaian kepemimpinan Jokowi yang berjalan sudah hampir dua periode itu.

Seperti BEM Universitas Gadjah mada (UGM) menjuluki Presiden Jokowi sebagai presiden orde (paling) baru. Julukan itu disampaikan oleh BEM UGM tepat pada hari ulang tahun Jokowi, pada 21 Juni 2021 lalu.

“Sugeng Ambal Warsa (selamat ulang tahun) Bapak Presiden Orde (Paling) Baru,” tulis poster yang diunggah akun instagram @bemkm_ugm.

Kemudian, dari BEM Universitas Indonesia (UI) menyebut bahwa Jokowi sebagai the king of lip service atau raja pembual. Julukan itu juga dituangkan dalam poster yang diunggah di akun twitter @BEMUI_Official.


Photo Credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual tanggapi kritikan dari BEM dan mahasiswa. FILE/BPMI Setpres

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Politika

Ultah Megawati Dari ‘My Way’ Merawat Pertiwi dan Berkumpulnya Trah Soekarno

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu
Politika

Rayakan Ulang Tahun Megawati ke 79, PDIP Ajak Rawat Bumi Pertiwi

Waktu Baca 3 Menit
Politika

Puan Apresiasi Penghargaan Pekerja Migran Indonesia Dari Korsel

Waktu Baca 5 Menit
Politika

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit
Politika

Sekjen Muhammadiyah Minta Hindari Konflik Internal dan Korupsi

Waktu Baca 2 Menit
Politika

Ketua PKB Merasa Sedih dan Prihatin Pada Nasib Ketua PBNU

Waktu Baca 2 Menit
Politika

PSI Buka Suara Terkait Peresmian Bandara di Morowali Oleh Jokowi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?