Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Lone Wolf Teroris di Mabes Polri Seorang Milenial Berideologi ISIS
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Lone Wolf Teroris di Mabes Polri Seorang Milenial Berideologi ISIS

Edo W. Kamis, 1 April 2021 | 03:57 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Personel kepolisian dengan rompi anti peluru dan senjata laras panjang berjaga di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/03/2021). ANTARA/Muhammad Adimaja
Bagikan

Telegraf – Markas Besar (Mabes) Polri diserang oleh terduga teroris. Pelaku pun tewas ditembak mati oleh petugas kepolisian yang berjaga karena dirasa membahayakan jiwa dan keselamatan polisi.

Berdasarkan foto yang beredar, sosok teror pelaku nampak berpakaian selayaknya perempuan. Ia terlihat mengenakan pakaian gamis berwarna hitam, dan berkerudung biru.

Terduga pelaku juga nampak menenteng tas perempuan warna hitam. Di samping terduga pelaku, tergeletak senjata api warna hitam.

Di sekeliling terduga pelaku yang sudah terkapar itu, terdapat titik-titik warna hitam, bekas berondongan peluru petugas yang berupaya menghentikan aksi pelaku tersebut.

Ideologi ISIS

Polisi pun membeberkan identitasnya, dengan menyebutkan, bahwa perempuan itu berusia sekitar 25 tahun berinisial ZA (Zakiah Aini) asal Ciracas, Jakarta Timur yang melakukan serangan di Mabes Polri, pada Rabu (31/03/2021) sore, merupakan seorang ‘lone wolf’ dan berideologi ISIS.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers sekitar pukul 21.00 WIB.

“Yang bersangkutan adalah tersangka atau pelaku ‘lone wolf’ yang berideologi radikal ISIS,” terang Sigit.

Temuan polisi itu menyebutkan ZA memiliki Instagram yang baru dibuat atau diposting sekitar kurang lebih 21 jam lalu sampai yang bersangkutan tiba dan melakukan aksinya di Mabes Polri.

“Di dalamnya [Instagram] ada bendera ISIS dan ada tulisan terkait bagaimana perjuangan jihad,” papar Kapolri.

Surat Wasiat Zakiah Aini

Dari penggerebekan polisi di rumahnya, ZA meninggalkan surat wasiat dan menulis di grup WA keluarga bahwa dia berpamitan.

Memburu Aparat Kepolisian

Dalam keterangannya, Kapolri menyebut ZA yang menerobos masuk ke dalam kompleks Mabes Polri lewat pintu belakang dan kemudian mendatangi pos polisi di dekat pintu masuk bagian depan.

Disebutkan dia sempat meninggalkan pos tersebut, namun kembali lagi dan melepaskan tembakan enam kali.

“Dua kali ke anggota polisi di dalam pos, dua kali di luar, dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Data diri Zakiah Aini

Menghadapi serangan tembakan itu, polisi kemudian melakukan apa yang digambarkan sebagai “tindakan tegas dan terukur”. Zakiah Aini pun akhirnya jatuh tersungkur dan tewas setelah ditembak oleh petugas.

ZA disebutkan adalah eks mahasiswa di salah satu kampus dan “drop out” pada semester lima.

Saat melakukan serangan, ZA membawa map kuning dan di dalamnya ada amplop bertuliskan kata-kata atau wasiatnya.

Jenazah ZA itu telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, sekitar pukul 19.15 WIB.

Sebelumnya, CCTV di Mabes Polri, memperlihatkan seseorang mendekati pos polisi di dalam kompleks Mabes Polri, dan kemudian tergeletak akibat ditembak.

Kejadian ini terjadi setelah polisi menangkap setidaknya 15 orang terduga teroris di sejumlah wilayah, tidak lama setelah serangan bom bunuh diri gereja katedral di Makassar, Minggu (28/03/2021).

Apa yang dilakukan ZA, nyaris sama dengan yang dilakukan oleh pasangan suami istri bomber di Gereja Katedral Makassar. Kedua pelaku bom bunuh diri Makassar yakni L dan YSF juga meninggalkan surat wasiat sebelum beraksi.

Jenazah terduga pelaku serangan tembakan di Mabes Polri dibawa ke RS Polri untuk diidentifikasi, Rabu (31/03) malam. AFP/Dasril Roszandi

Pribadi Yang Tertutup

Zakiah Aini dikenal tertutup di lingkungan rumahnya di Ciracas Jakarta Timur.

“Intinya saya hanya menyampaikan secara garis besar, almarhumah ini agak tertutup orangnya,” ujar Sandy Adamsyah, Lurah Kelapa Dua Wetan, Ciracas.

Sandy enggan berbicara banyak perihal ZA. Karena hal itu merupakan wewenang polisi. Dia hanya menyebutkan ZA adalah anak bungsu.

“Almarhumah tinggal di rumah orang tuanya. Jadi dia terdiri dari 6 bersaudara, ini masih tinggal di rumah ini 3 bersaudara, ya. Zakiah ini anak bungsu. Jadi ini rumah orang tuanya,” terangnya.


Photo Credit: Personel kepolisian dengan rompi anti peluru dan senjata laras panjang berjaga di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/03/2021). ANTARA/Muhammad Adimaja

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?