Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca BMW Persiapkan Waktu Untuk Beralih ke Mobil Listrik
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Otomotif

BMW Persiapkan Waktu Untuk Beralih ke Mobil Listrik

Muhamad Nurabain Rabu, 31 Maret 2021 | 06:22 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
SUV BMW. Caxury.com
Bagikan

Telegraf – CEO BMW AG Oliver Zipse mengatakan BMW telah mengatur waktunya dengan baik untuk beralih ke mobil listrik.

Produk-peoduk yang dihasilkan di masa depan akan mengubah persepsi produsen mobil asal Jerman itu ketika beralih ke elektrifikasi. Selain itu, diharapkan peralihan ini dapat membuat sahamnya bersaing dengan perusahaan-perusahaan seperti Tesla Inc.

“Ada persepsi bahwa kami istirahat, tapi sebenarnya kami tidak istirahat,” kata Zipse, dilansir dari Reuters.

“Kami menunggu saat elektromobilitas benar-benar mencapai volume yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Pembuat mobil berlomba mengembangkan mobil listrik di tengah pengetatan standar emisi CO2 di Eropa dan China.

BMW mengatakan, pihaknya mengharapkan setengah (50 persen) dari penjualannya pada 2030 adalah kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Di sisi lain, pesaingnya, Volkswagen (VW) telah mengembangkan platform kendaraan listriknya sendiri sejak awal. Bulan depan, Daimler AG dikabarkan akan meluncurkan model Mercedes-Benz pertamanya dengan platform listrik khusus.

BMW sendiri saat ini masih mengembangkan mesin pembakaran internal (ICE), model hibrida dan listrik pada platform bersama. Kritikus mengatakan platform bersama membahayakan kinerja kendaraan listrik. BMW tidak akan meluncurkan platform kendaraan listrik khusus hingga 2025.

“Jika Anda melihat apa yang terjadi di pasar dengan platform (listrik khusus) ini, semua mobil terlihat sama,” terang Zipse.

“BMW melayani pelanggan yang sangat spesifik dan bergaji tinggi, saya rasa mereka tidak menginginkan mobil yang semuanya mirip,” tambahnya.

Zipse mengatakan dia mengharapkan Uni Eropa akan lebih memperketat target emisi CO2 pada 2030. “Kita harus melakukannya dengan cara yang masuk akal untuk menjaga mesin pembakaran tetap hidup. Karena perbaikan mesin akan membantu mencapai tujuan iklim,” sebut Zipse.

Zipse mengatakan kapitalisasi pasar BMW sekitar 55 miliar euro (US$64,7 miliar) lebih rendah dari asetnya yakni sekitar 60 miliar euro. “Ada yang salah di sana. Itu akan mengasumsikan bahwa Anda tidak memiliki masa depan,” imbuhnya.

Ditanya apakah BMW bisa menjadi pemimpin seperti pembuat mobil listrik Tesla, Zipse berkata: “Tentu saja kami bisa.”

“Cerita ekuitas belum selesai untuk BMW. Kami memiliki masa depan yang cerah, kami akan tumbuh,” pungkasnya.


Photo Credit: BMW X3. BMW.COM.MY

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Otomotif

Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

New Veloz Hybrid Produksi Lokal Kini Resmi Mengaspal

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

JETOUR T2 Siap Dibuka Untuk Pre-Booking di GJAW 2025

Waktu Baca 6 Menit
Otomotif

TAF Kenalkan Inovasi Digital Tukar Mobil di GIIAS 2025

Waktu Baca 1 Menit
Otomotif

Lyriq, SUV Listrik Cadillac Setir Kanan Pertama Kini Telah Hadir

Waktu Baca 3 Menit
Otomotif

BYD Tembus Rekor 426 Ribu Unit Penjualan Mobilnya di Dunia

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Kunjungi Gelaran IIMS 2024, Ganjar: Antusiasme Pasar Cukup Bagus

Waktu Baca 2 Menit
Otomotif

Usung Konsep A Comfortable Living Space, NETA Perkenalkan SUV Listrik

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?