Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jaga Likuiditas Perbankan, Pemerintah Didesak Ambil Langkah Berani
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Jaga Likuiditas Perbankan, Pemerintah Didesak Ambil Langkah Berani

Koes Anindya Sabtu, 25 Juli 2020 | 15:01 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Photo Credit: Petugas memeriksa uang di Bank Indonesia dan mencatat adanya aliran modal asing masuk ke RI hingga Rp36,24 triliun. REUTERS
Photo Credit: Petugas memeriksa uang di Bank Indonesia dan mencatat adanya aliran modal asing masuk ke RI hingga Rp36,24 triliun. REUTERS
Bagikan

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia berdampak pada berbagai sektor. Paling parah dari dampak yang ada yaitu sektor kesehatan dan ekonomi.

Kedua hal tersebut saat ini tengah dipikirkan oleh semua pihak, sektor mana yang diprioritaskan untuk membangkitkan kembali kondisi masyarakat. Mendahulukan mana yang lebih penting, di antara keduanya, dirasa sulit sebab kedua sektor tersebut sama pentingnya.

Untuk mencari solusi mana yang lebih diprioritaskan, MPR pada 24 Juli 2020, bertempat di Ruang GBHN, Gedung V, Komplek Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kebangsaan dengan tema “Upaya Bersama Menjaga Likuiditas Perbankan Untuk Menumbuhkan Kembali Perekonomian Nasional.”

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, anggota MPR dari Kelompok DPD Fahira Idris, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, pengamat ekonomi, pengamat perbankan, serta perwakilan dari berbagai bank.

Kepada media, Fadel Muhammad mengatakan FGD kali ini sangat menarik sebab dihadiri oleh Gubernur BI dan Dewan Komisioner OJK. Dalam acara itu dikatakan ada tiga masalah besar yang dirumuskan supaya likuiditas ekonomi berjalan.

Pertama, dana pemerintah baik di pusat atau daerah harus cepat bergulir. Saat ini dana yang bergulir masih di bawah 30 persen padahal sudah setengah tahun. “Seharusnya dana yang bergulir sudah 60 persen,” ungkapnya.

Kedua, lanjut Fadel, saat ini sektor usaha kecil dan menengah perlu penanganan tersendiri. Disebut pemerintah telah menginjeksi dana sebesar Rp30 triliun. Dana itu oleh perbankan sudah dilipatgandakan dan direalisasikan namun diakui dana yang ada belum cukup.

“Masih banyak keluhan dari bank-bank bahwa usaha kecil dan menengah perlu untuk lebih mendapat perhatian tersendiri,” ujarnya.

Ketiga, kata Fadel, saat ini Indonesia sedang menghadapi masa yang rancu dan tidak tahu bagaimana memulainya. Masyarakat saat ini takut beraktivitas atau mengadakan kegiatan karena adanya wabah Covid-19.

“Ketika masyarakat tidak beraktivitas maka hal yang demikian membuat demand dalam perekonomian menjadi tidak ada. Hotel kosong, restoran kosong, dan pusat-pusat jasa lainnya juga kosong,” tuturnya.

Sampai menunggu vaksin ada, Fadel mempunyai pikiran agar masyarakat berkreasi mencari pangan, buah-buahan, atau sayur-sayuran yang bisa meningkatkan ketahanan tubuh. Mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu bersama teman-teman di Bandung mencoba menggunakan buah kesemek untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Dirinya juga sudah bertemu BPPOM dan bertanya sudah berapa banyak orang yang melaporkan tentang pangan, buah-buah, dan sayuran-sayuran yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

“Hal ini perlu dilakukan dan diproduksi sebelum vaksin ada,” ujarnya.

Bila daya tahan tubuh masyarakat kuat, menurut Fadel Muhammad membuat masyarakat akan beraktivitas sehingga membuat perekonomian jalan. “Sehingga demand itu ada,” paparnya.

“Uang ada tetapi kalau tidak ada demand, perekonomian ya tidak jalan,” tambahnya.

Tiga catatan tersebut menurutnya kumpulan pendapat para peserta FGD. “Catatan yang ada bertujuan untuk menggerakan likuiditas ekonomi yang sekarang tidak lancar,” ungkapnya.

Diungkapkannya, FGD digelar setelah pimpinan MPR beberapa waktu yang lalu mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat. Dalam pertemuan tersebut menurut Fadel Muhammad, pimpinan MPR dengan Presiden membahas banyak hal.

Diceritakannya, dalam masa pandemi Covid-19, Presiden melakukan komunikasi dengan banyak pemimpin pemerintahan di berbagai negara. Kepala pemerintahan sekarang pada memikirkan dalam masa pandemi Covid-19 mana yang lebih diprioritaskan, ekonomi atau kesehatan dan bagaimana langkah selanjutnya.

Diharap semua pihak termasuk MPR ikut memberi solusi terhadap permasalah yang ada. “Dan MPR juga peduli untuk melawan Covid-19,” paparnya.

Untuk itulah FGD digelar. Dikatakan, dalam FGD, MPR mendengar masukan-masukan dari Gubernur BI, OJK, pengamat perbankan, pengamat ekonomi, dan pelaku usaha perbankan. “Kita berharap masukan yang ada bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Ditegaskan, dalam kondisi seperti saat ini, kita perlu mengambil langkah berani untuk melangkah ke depan. Tanpa langkah berani dan terobosan maka kita akan semakin sulit dari hari ke hari.

“Saya tidak bisa membayangkan berapa lama kita akan terpuruk. Dalam waktu 90 hari ke depan kalau tidak mengambil langkah terobosan maka kita akan memasuki masa yang sangat berat,” pungkasnya.


Photo REUTERS

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit
Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial

Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?