Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Iwan Xaverius ex Edane Kembali Eksis Dengan Band Barunya IX
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Iwan Xaverius ex Edane Kembali Eksis Dengan Band Barunya IX

Telegrafi Senin, 22 Oktober 2018 | 16:48 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Bassist veteran Iwan Xaverius bersama Eet Sjahranie ikut membesarkan nama Edane dan Blackout bersama Ega Liong anak dari Ali Akbar. Setelah hengkang dari dua band tersebut, Iwan mencoba eksis kembali bersama grup barunya, IX Band.

Nama IX Band sendiri diambil dari nama Iwan Xaverius. Meski namanya dipakai sebagai nama band, namun Iwan tak mau mendominasi di IX Band. Menurutnya, IX Band lahir atas pemikiran semua personelnya.

“Tapi meski nama IX Band ini dari singkatan nama saya (karena yang mencetuskan ide band), saya tidak mau mendominasi band ini. Semua satu pemikiran,” lanjut Iwan.

IX sendiri merupakan kependekan dari nama Iwan Xaverius. Bersama Aam (gitar), Yoyon (drum), Atev (vokal), dan Adam (gitar), Iwan baru merampungkan mini album yang berisi lima lagu.

Iwan mengaku tak mengira IX Band bisa berjalan sejauh ini. “Awal terbentuknya sebenarnya dari projek saja, nggak ada niat untuk diseriusin ngeband seterusnya. Tapi saya pikir sayang, karena kami sudah terbentuk walaupun awalnya saya,” kata Iwan.

“Nggak ada niat untuk diseriusin setelah project itu. Tapi malah keterusan ngeband, dan akhirnya kita seriusin sampai hari ini,” ungkap Iwan kepada redaksi (22/10/18).

Iwan dan kawan-kawan sepakat untuk mengusung genre Heavy metal. Terinspirasi Metallica dan Megadeth, sangat terasa dari lagu-lagu yang mereka bawakan. “Kami ternyata satu pemikiran semua. Makanya gampang klop-nya,” jelas Iwan lebih lanjut.

Lima lagu yang mengisi mini album IX Band, yakni Kalud, Katarsis, Soul A Life, Life Not Easy, dan Soul Vigor. Lewat karyanya kali ini, Iwan berharap bisa membangkitkan lagi musik heavy metal di Tanah Air.

“Saya ingin membangkitkan semua musik heavy metal, nggak cuma Edane aja. Karena musik metal sekarang kurang gaungnya,” terang Iwan.

Begitu juga ketika kami menggarap lagu-lagu baru. Kami masing-masing mencari sendiri irama yang sesuai untuk band, lalu kita kulik bareng-bareng sampai klop dan akhirnya rekaman. Paling lama pun, cuma butuh waktu sekitar dua hari,” tambah Aam.

“Saya ingin bangkitkan musik heavy metal, karena musik metal sekarang gaungnya kurang,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : FILE/Dok/Ist. Photo/Telegraf

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat
Waktu Baca 3 Menit
strategi digital marketing 2026
Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search
Waktu Baca 6 Menit
Kecelakaan Kereta Bekasi
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan
Waktu Baca 4 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan
Waktu Baca 3 Menit
Menggugat Etika Keluarga Dalam Ruang Negara
Waktu Baca 11 Menit

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?