Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dahsyat, Di Surabaya Teriakan “Bebaskan Ahok” Menggema
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Dahsyat, Di Surabaya Teriakan “Bebaskan Ahok” Menggema

Edo W. Jumat, 12 Mei 2017 | 23:01 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Surabaya, Telegraf,- Mungkin ini aksi seribu lilin terbesar sepanjang sejarah. Mengalahkan aksi seribu lilin yang digelar serentak dan bergelombang di berbagai daerah sebagai aksi solidaritas atas ketidakadilan hukum yang dialami Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ribuan warga Surabaya yang tergabung dalam nama Arek-Arek Suroboyo Peduli NKRI menggunakan kaos merah dan celana putih tumplek blek di depan kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (12/5/2017) malam. Aksi dimulai dari pukul 18.00 dan berakhir pukul 19.30 malam. Membludaknya jumlah massa yang turun ke jalan menyebabkan lapangan sekitar Tugu Pahlawan Surabaya tak mampu menampung.

Teriakan “bebaskan Ahok” menggema ditengah acara 1.000 Lilin untuk NKRI Damai.

Vinsensius Awey, salah satu inisiator aksi menyatakan, kegiatan tersebut merupakan spontanitas arek-arek Suroboyo yang peduli terhadap situasi Indonesia saat ini. Menurutnya, dengan aksi tersebut, pihaknya berharap, bisa mendorong rasa cinta tanah air, kedamaian dan keberagaman di tengah masyarakat.

“Aksi ini memang serupa dengan beberapa aksi lain di beberapa kota di Indonesia,” terangnya

Awey mengaku, aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas sikap kelompok-kelompok tertentu yang secara terang-terangan melalui sosmed, menyebarkan berita hoax, melakukan tekanan massa, dan sebagainya yang justru mendorong perpecahan di masyarakat.

“Ini tidak mendidik, dan bisa menyebabkan perpecahan bangsa,” kata legislator di DPRD Surabaya.

Baca Juga :  Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Awey khawatir, apabila suasana yang tak kondusif ini terus berlangsung akan mengganggu keutuhan bangsa. Padahal, The Founding Fathers bangsa Indonesia telah bersusah payah merumuskan dan mewujudkan NKRI

“Makanya kami ajak warga untuk cinta NKRI,” katanya

Awey berharap, TNI/Polri dan pemerintah segera menyelesaikan persoalan tersebut. Jika tidak, ia memperkirakan suasananya akan bertambah kisruh. Selain itu, ia juga meminta, dalam menuntaskan persoalan saat ini, mengedepankan kebenaran dan kebangsaan,

“Jangan sampai karena tekanan atau pressure,” tegasnya

Acara 1.000 Lilin untuk NKRI Damai menurut Awey hanya diisi dengan doa bersama oleh para tokoh lintas agama dan kepercayaan, menyalakan lilin dan menyanyikan lagu kebangsaan. Selain masyarakat, kegiatan 1.000 Lilin untuk NKRI Damai juga mengundang kalangan Muspida.

Saat ini suasana monumen Tugu Pahlawan terlihat syahdu dengan gemerlap ribuan lilin di tangan peserta aksi. Berdasar rundown acara, dijadwalkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini hadir dan memberikan sambutan, namun hingga kini belum terkonfirmasi. (tim)

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit
Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit

Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial

Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?