Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pilih Mana? Naik Pesawat atau Mobil, Mana Yang Lebih Aman?
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

Pilih Mana? Naik Pesawat atau Mobil, Mana Yang Lebih Aman?

Telegrafi Kamis, 8 November 2018 | 03:27 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Lion Air Group/Thai Lion 737 MAX 9 6771 B1 Flight - March 9, 2018
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Masyarakat Indonesia tengah dihantui dengan trauma kecelakaan pesawat JT 610 milik maskapai Lion Air. Tak heran, orang pun jadi berpikir ulang untuk menggunakan moda transportasi ini. Selain pesawat, salah satu moda yang jamak diandalkan untuk berpergian jauh adalah mobil. Lantas, mana yang lebih aman?

1. Standar Keamanan Tinggi

Sebelum berbicara mengenai data statistik mengenai kendaraan mana yang lebih aman, mari lihat terlebih dulu kita bahas tentang standar keamanan yang ditetapkan kedua kendaraan ini. Pertama, yang menjadi bahasan adalah mobil. Mobil memang memiliki fitur keselamatan standar seperti safety belt atau seatbelt, airbag, rem ABS, dll. Fitur tersebut biasanya terdapat pada mobil dalam keadaan standar dewasa ini.

Tapi perlu kamu ingat, siapa saja berhak mengendarai mobil selama ia mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM). Tapi SIM tidak bisa dijadikan sebagai jaminan kalau kamu akan selamat selama perjalanan yang memakan waktu lama tersebut. Kematangan seorang pengendara sangat dibutuhkan di sini. Berbeda jika kita berbicara pesawat. Seluruh maskapai penerbangan tidak pernah main-main saat memilih pilot pesawat mereka. Hal ini karena pilot memiliki tanggung jawab besar dalam pekerjaannya.

Maka dari itu, pilot yang dipercaya suatu maskapai penerbangan adalah orang yang kompeten di bidangnya atau dengan kata lain adalah seorang professional. Untuk menjadi pilot pun tak bisa sembarangan, kamu perlu mengikuti Pendidikan pilot selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mendapatkan lisensi kelayakan untuk menerbangkan sebuah pesawat. Standar keamanan tinggi ini lah yang membuat pesawat diklaim jauh lebih aman dibandingkan mobil saat melakukan perjalanan jauh.

2. Pengecekan Berkala

Untuk kelayakan kendaraan lagi-lagi pesawat lebih unggul dibandingkan mobil. Bayangkan saja, sebuah pesawat harus segera dicek keadaannya sebelum terbang dan sesaat setelah landing. Nah, siapa di antara kamu yang selalu mengecek mobil sebelum berangkat dan sesaat setelah smpai di tujuan? sepertinya tidak semua orang bisa melakukan ini. Lagi pula, pengecekan pesawat dilakukan oleh orang profesional yang sudah mengikuti pendidikan di bidangnya selama bertahun-tahun.

Sedangkan bagi pengendara mobil belum tentu semua pengendara mengerti tentang seluk beluk mesin mobilnya. Selain itu, nampaknya tidak semua pengendara mobil melakukan pengecekan terhadap mobilnya sebelum berangkat dan sesudah sampai di tujuan. mungkin mengecek kondisi mobil sebelum melakukan perjalanan jauh sudah banyak dilakukan oleh sebagian orang, mengingat hal ini juga selalu dikampanyekan aparat demi mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Namun, sepertinya sangat jarang pengendara yang juga mengecek kondisi mobilnya saat sudah sampai di tujuan. Hal ini lah yang membuat mobil menjadi tidak aman saat melakukan perjalanan jauh.

3.  Angka Kecelakaan

Data menunjukkan, untuk tahun 2014 kecelakaan pesawat telah memakan korban sebanyak 922 jiwa. Tentu angka ini menurun drastis jika dibandingkan dengan jumlah korban kecelakaan pesawat pada tahun 1999-2001 yang memakan korban hingga 19.909 jiwa atau 1.327 jiwa per tahunnya. National Highway Traffic Safety melakukan penelitian statistic kecelakaan pada 2008 di Amerika Serikat. Hasilnya, terjadi jutaan kecelakaan lalu lintas akibat mengemudi dan statistic lain menyebutkan bahwa kematian per 100 mil perjalanan darat meyentuh angka 1,27 kematian.

Sedangkan National Transportation Safety Board juga turut melakukan penilitian statistic kecelakaan pesawat pada tahun yang sama. Hasilnya, maskapai AS pada 2008 hanya mengalami 20 kecelakaan untuk maskapai penerbangan AS yang beroperasi layanan terjadwal. Dengan angka ini artinya pesawat mencatatkan hampir nol kecelakaan per juta mil terbang. Selain itu, tidak ada korban meninggal dan hanya lima orang yang luka berat.

Nah , setelah melihat ketiga fakta di atas sekarang kamu jadi lebih tahu kalau ternyata perjalanan jauh menggunakan pesawat jauh lebih aman dibandingkan perjalanan jauh menggunakan mobil. Walaupun biaya yang dikeluarkan sedikit lebih banyak, namun pesawat tentu harus masuk kedalam pilihan transportasi saat kmau hendak melakukan perjalanan jauh.

Selain lebih aman, berpergian menggunakan pesawat juga akan menghemat banyak waktu kamu. Ingat, sayangi diri kamu dan hindarkan dari hal-hal yang berisiko membawa celaka lebih tinggi. Selalu berhati-hati dan jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan. (Red)


Photo Credit : Lion 737 MAX 9 6771 B1 Flight – March 9, 2018. FILE/Dok/Ist. Photo

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Lifestyle

Jelang Natal dan Tahun Baru Kemana Tujuan Wisata Anda? Simak Info Dari Kemenpar Ini

Waktu Baca 3 Menit
[Gambar 1] Liburan Nikmat, Budget Hemat_BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025
Lifestyle

Liburan Nikmat, Budget Hemat: BCA Digital dan ASTINDO Hadirkan DOLAN Travel Fair 2025

Waktu Baca 6 Menit
PUMA H-Street
LifestyleRilis

Isyana Sarasvati Warnai Peluncuran PUMA H-Street di Seoul dengan Gaya Autentik dan Energi Global

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Dip & Crunch Dari Pizza Hut Hadir di Ramadhan 2025

Waktu Baca 3 Menit
Image : Dok. Debby Lufiasita @lufiasita
Lifestyle

Public Relations & Musik: Bagaimana Debby Lufiasita Membawa Dua Dunia Jadi Satu

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Ini Platform Belanja Online kebutuhan Rumah Tangga yang Lebih Praktis dan Mudah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Mobil™ Lubricants Luncurkan Kampanye Baru “Mobil™ lebih dari sekedar mobil”

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?