Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, Pertumbuhan Ekonomi Nasional Tetap Kuat
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, Pertumbuhan Ekonomi Nasional Tetap Kuat

Atti K. Jumat, 10 Oktober 2025 | 08:48 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Ketua OJK Mahendra Siregar/Dok/Ojk
Bagikan

Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika global. Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK pada 1 Oktober 2025 menyimpulkan bahwa kinerja ekonomi nasional menunjukkan ketahanan yang kuat, didukung oleh penguatan pasar modal dan stabilitas fundamental ekonomi domestik.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan, sektor jasa keuangan memainkan peran penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kondisi sektor jasa keuangan Indonesia tetap solid. Likuiditas terjaga, intermediasi berjalan baik, dan pasar modal terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hal ini menjadi fondasi kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar Mahendra di Jakarta, Rabu (9/10).

OJK mencatat, perkembangan ekonomi global menunjukkan tren beragam. Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi lebih tinggi dari perkiraan awal 2025. Penguatan ini didorong oleh percepatan produksi dan perdagangan sebelum kenaikan tarif global.

Meski tensi perang dagang menurun, potensi ketegangan geopolitik dan fluktuasi suku bunga global masih menjadi risiko utama. Di Amerika Serikat, The Fed telah memulai siklus penurunan suku bunga acuan (FFR) sebesar 25 basis poin pada September 2025 dan diperkirakan masih akan melanjutkan dua kali pemangkasan hingga akhir tahun.

Sementara itu, di Tiongkok, moderasi ekonomi masih berlanjut, sedangkan kawasan Eropa menunjukkan stagnasi dengan tekanan di pasar keuangan. Jepang juga masih menghadapi tekanan inflasi yang tinggi. Kondisi tersebut turut mendorong pergeseran minat investor global ke aset-aset berisiko (risk-on sentiment), termasuk ke pasar saham negara berkembang seperti Indonesia.

Mahendra menilai perekonomian Indonesia masih terjaga dengan baik. Indeks Manufaktur (PMI) tetap berada di zona ekspansi dan neraca perdagangan mencatatkan surplus yang meningkat.

“Momentum pertumbuhan ekonomi nasional perlu terus dijaga. Meski inflasi terkendali dan stabilitas nilai tukar terpelihara, permintaan domestik masih perlu diperkuat agar bisa menjaga daya dorong ekonomi ke depan,” katanya.

OJK mencermati perlunya penguatan konsumsi rumah tangga dan penjualan sektor riil, termasuk ritel, semen, dan kendaraan, sebagai komponen penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan

Pasar modal Indonesia mencatatkan kinerja impresif sepanjang September 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus 8.061,06, naik 2,94 persen secara bulanan (mtm) atau 13,86 persen sejak awal tahun (ytd). Nilai kapitalisasi pasar juga mencapai Rp14.890 triliun, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Kinerja positif ini didorong oleh kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi nasional serta peningkatan partisipasi investor domestik.

“Kinerja pasar modal mencerminkan kepercayaan publik dan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia. Ini sinyal positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Mahendra.

Selain itu, jumlah investor pasar modal meningkat pesat. Per akhir September 2025, jumlah investor mencapai 18,66 juta, naik 25,5 persen dibandingkan awal tahun.

Penghimpunan dana di pasar modal juga meningkat menjadi Rp186,52 triliun, dengan 17 emiten baru yang melakukan penawaran umum.

Investasi dan Bursa Karbon Terus Berkembang
Sektor investasi juga menunjukkan tren penguatan. Nilai Asset Under Management (AUM) industri pengelolaan investasi naik menjadi Rp913,96 triliun, atau tumbuh 9,15 persen secara ytd.

Di sisi lain, perdagangan karbon (carbon exchange) turut mencatat perkembangan signifikan dengan total volume transaksi mencapai 1,6 juta tCO₂e dan nilai akumulasi Rp78,46 miliar hingga akhir September 2025.

Dalam menjaga integritas pasar keuangan, OJK terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum. Selama 2025 hingga akhir September, OJK telah menjatuhkan sanksi administratif dengan total nilai lebih dari Rp25,4 miliar kepada berbagai pelaku usaha di pasar modal, serta mencabut izin empat perusahaan efek.
“Kepatuhan dan tata kelola yang baik menjadi kunci agar kepercayaan terhadap pasar keuangan tetap tinggi. OJK akan terus menjaga integritas sistem keuangan nasional,” tegas Mahendra.

OJK memastikan akan terus bersinergi dengan Pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Stabilitas sistem keuangan adalah fondasi utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan,” pungkas Mahendra.

 

 

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit
Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung
Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern
Waktu Baca 4 Menit
SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN
Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Banyak Perusahaan China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Nanti Kita Tindak Cepat

Waktu Baca 2 Menit

378 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota KIP 2026-2030, Ini Daftarnya

Waktu Baca 12 Menit

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Disetujui DPR, Thomas Djiwandono Kini Jadi Deputi Gubernur BI

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Seorang karyawan melewati layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. ANTARA/Galih Pradipta
Ekonomika

Menunggu Pertemuan The Fed IHSG Dibuka Menguat Hari Ini Capai Level 9.000

Waktu Baca 6 Menit
Ekonomika

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Bahlil Akan Terbitkan Harga Pokok Minimum Timah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Yang Digadang Jadi Deputi Gubernur BI

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Usai Jualan Prabowonomics di WEF, Prabowo Gondol Investasi Senilai Rp90 T ke Indonesia

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Pengolahan Tambang Freeport. ANTARA
Ekonomika

Bidik Produksi 85% Pada 2026 Freeport Kembali Operasikan Grasberg

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Perbankan Nasional Terjaga, Likuiditas dan Permodalan Tetap Kuat

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Sampai Saat Ini, SPBU Swasta Belum Memesan Solar ke Pertamina

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?