Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca OJK Perkuat Pengelolaan Risiko dan Integritas dengan Implementasi Combined Assurance dan GIAS
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
FEATURED

OJK Perkuat Pengelolaan Risiko dan Integritas dengan Implementasi Combined Assurance dan GIAS

Atti K. Rabu, 5 Februari 2025 | 19:18 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit:Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam sambutannya pada acara NGOPI PAGI - NGObrolin Pengawasan Internal, PenguAtan Governansi, dan Integritas Bareng ARK di Jakarta, Selasa (5/2)/Doc/OJK
Bagikan

Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengelolaan risiko internal melalui perbaikan berkelanjutan dalam rangka penguatan governance dan penegakan integritas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengimplementasikan combined assurance dan three lines model, serta menerapkan kerangka kerja internasional yang mengacu pada Global Internal Audit Standard (GIAS). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam sambutannya pada acara NGOPI PAGI – NGObrolin Pengawasan Internal, PenguAtan Governansi, dan Integritas Bareng ARK di Jakarta, Selasa (5/2).

Mahendra menegaskan bahwa OJK tidak hanya berpedoman pada teori, tetapi mengacu pada standar internasional yang sudah diakui secara global. “Bukan theoretical, kita mengacu kepada yang sudah diakui secara internasional, secara best practices, dan juga kita adopt dalam sistem nasional kita betul-betul kita jalankan dengan komitmen yang kuat,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen OJK untuk menjalankan prinsip-prinsip governance yang terbaik dan terbukti efektif di level internasional.

Sementara itu, Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap Combined Assurance. “Combined Assurance adalah proses Asurans dan Konsultansi terintegrasi melalui pendekatan yang sistematis, selaras, dan menyeluruh untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi redundansi penugasan atas proses tata kelola, manajemen risiko, pengendalian internal, pengendalian kualitas, dan kepatuhan (compliance) untuk mencapai tujuan organisasi,” kata Sophia.

Sophia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, OJK telah melakukan early adoption terhadap kerangka kerja internasional Global Internal Audit Standard (GIAS). “Dengan menerapkan GIAS, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pengawasan dan pengelolaan risiko di internal OJK,” tambah Sophia. GIAS diharapkan dapat memperkuat penerapan standar audit yang berstandar global dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas OJK.

Dalam acara tersebut, juga dibahas mengenai implementasi GIAS Protocol, yakni strategi implementasi pedoman GIAS 2024 yang berfokus pada tantangan dan solusi dalam mengadopsi standar global tersebut. Selain itu, topik lain yang turut dibahas adalah Combined Assurance Plan 2025 dan Implementasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR). Menurut Sophia, keberhasilan implementasi ICoFR sangat penting untuk memastikan bahwa pengelolaan risiko dan pengendalian internal berjalan dengan baik di OJK.

“Peran lini pertama sangat penting dalam memastikan pengawasan dan implementasi standar internal berjalan dengan efektif, serta membangun budaya sadar risiko dan kualitas di OJK,” jelas Sophia lebih lanjut.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden The Institute of Internal Auditors (IIA) Indonesia, Angela Simatupang, Anggota Dewan Audit OJK, Deputi Komisioner, dan Kepala Satuan Kerja OJK. Melalui acara ini, diharapkan dapat terjalin kolaborasi dan sinergi yang lebih baik antar lini di OJK, serta meningkatkan kemampuan OJK untuk menghadapai tantangan dan perubahan risiko di masa depan dengan penerapan best practices dalam combined assurance dan budaya sadar risiko.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Waktu Baca 8 Menit
Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung
Waktu Baca 2 Menit
eSIM XL PRIORITAS
eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern
Waktu Baca 4 Menit
SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN
Waktu Baca 2 Menit

Prabowo Bakal Hadiri Seremonial Penerimaan Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis

Waktu Baca 2 Menit

Banyak Perusahaan China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Nanti Kita Tindak Cepat

Waktu Baca 2 Menit

378 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota KIP 2026-2030, Ini Daftarnya

Waktu Baca 12 Menit

10,8 Juta Rumah Ditargetkan Dapat Layanan Internet Murah Pada 2030

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

OJK Raih Predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

OJK: Aset Perbankan Syariah Tembus Rekor Tertinggi, Lampaui Rp1.028 Triliun pada Oktober 2025

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK Resmikan Kantor Provinsi Maluku Utara, Perkuat Pengawasan Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Remitansi Capai Rp250 Triliun, OJK Dorong Literasi dan Perlindungan Finansial PMI

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2025

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, Pertumbuhan Ekonomi Nasional Tetap Kuat

Waktu Baca 5 Menit
Bjorka Salah Tangkap
FEATURED

“Bjorka” Menjawab Salah Tangkap: Bocornya 341 Ribu Data Polisi dan 679 Ribu Surat Rahasia untuk Presiden

Waktu Baca 7 Menit
Sejumlah peserta sosialisasi layanan sistem elektronik pencatatan inovasi keuangan digital OJK 'Innovation Center for Digital. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ekonomika

OJK: Perbankan Indonesia Tangguh, Kredit Tumbuh 7,03 Persen di Juli 2025

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?