Telegraf – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) bekerjasama dengan Yayasan Peduli Jurnasli Indonesia (YPJI) menyerakhan 10.000 paket bantuan sosial (bansos). Bantuan sosial tersebut akan di salurkan kepada para jurnalis yang juga ikut terimbas oleh pandemi Covid-19.
“Semoga bantuan ini bermanfaat. Banyak dan sedikitnya tergantung yang menerima. Dalam masa pandemi ini, kita sudah 9 bulan masih memberikan bantuan barang dan uang. Lebih banyak uang sih, terutama di luar Jabodetabek,” ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara saat simbolis menyerahkan paket bansos di sekertarian YPJI, di Jakarta, Kamis (3/12).
Ia mengungkapkan semoga bansos ini bisa sedikit meringankan kebutuhan pokok di saat pendemi. Ia juga mengungkapkan rasa berterimakasih kepada YPJI yang selama ini telah membantu Kemensos dalam menyebarkan pemberitaan program program pemerintah.

“Semoga bantuan ini bermanfaat. Banyak dan sedikitnya tergantung yang menerima. Dalam masa pandemi ini, kita sudah 9 bulan masih memberikan bantuan barang dan uang. Lebih banyak uang sih, terutama di luar Jabodetabek,” kata Juliari.
Juliari menegaskan bahwa pihaknya juga membutuhkan kritik dalam melakukan kerja-kerja selama ini. Baginya, peran media tidak melulu menjadi corong pemerintah. “Tidak bisa dipungkiri, kita membutuhkan bantuan media. Tidak hanya di masa Covid-19 saja. Hubungan antara Kementerian dan media adalah saling menguntungkan. Tidak perlu dan harus membela, yang terpenting, kami meminta support atas pemberitaan kami,” ujar Juliari.
Ia mengatakan pihaknya juga membutuhkan kritik dan saran dalam menjalankan amanah rakyat, dan juga untuk memberitakan secara jujur kinerja pemerintah. (AK)
Photo Credit : Menteri Sosial Juliari P Batubara saat simbolis menyerahkan paket bansos kepada salah satu Jurnalis di sekertarian YPJI di Jakarta, Kamis (3/12)/Doc/ist