Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Maraknya Mafia Tanah, Dino Patti Djalal: Negara Jangan Kalah Dengan Sindikat
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Maraknya Mafia Tanah, Dino Patti Djalal: Negara Jangan Kalah Dengan Sindikat

Indra Christianto Kamis, 11 Februari 2021 | 23:59 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Ketua FPCI Dino Patti Djalal saat melakukan sesi Foto dan Wawancara bersama Tim Liputan76.com di Jakarta. Rabu (2/11).Liputan6/JohanTallo
Bagikan

Telegraf – Mantan wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Dino Patti Djalal mengaku belum puas atas tertangkapnya sejumlah pelaku penipuan soal tanah yang merugikan ibunya.

Meski memang sudah ada ada tiga nama yaitu, Arnold Siahaya, Dedi Rusmanto dan Ferry yang telah diamankan oleh pihak yang berwajib, namun ia menilai bahwa ketiganya bukan aktor di balik kasus mafia tanah yang dialami oleh keluarganya.

“Saya minta polisi benar-benar ungkap+tangkap pada DALANG sindikat yang sesungguhnya,” cuitnya, melalui akun Twitter pribadinya, (10/02/2021).

Ia juga berharap, agar pemerintah bertindak tegas terhadap para mafia tanah yang merugikan masyarakat.

“Dengan segala hormat, orang-orang yang ditangkap & diadili ini BUKAN DALANG sindikat tanah yang menipu ibu saya. Jangan sampai negara kalah dengan dan dikadali oleh sindikat tanah,” ucapnya.

Seperti diketahui belakangan, kasus tanah yang dilaporkan oleh keluarga Dino terdapat tiga laporan. Adapun ketiganya yaitu, pihak kepolisian telah mengetahui identitas pelaku dan sedang melakukan pengejaran.

“LP pertama masih berjalan, yang di Pondok Indah, tersangkanya sudah diketahui tapi masih dilakukan pengejaran,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus kepada media, (10/02/2021).

Sedangkan yang kedua adalah, tersangka sudah ditahan petugas.

“LP Kedua, tersangka sudah ditahan, tapi tidak ada kerugian, dan yang di Kemang itu tidak ada kerugian, baru saja mau dilakukan perubahan pemalsuan KTP atau data otentik, tetapi sudah diketahui duluan,” ungkapnya.

Dan yang ketiga terkait tanah di Cilandak Baru polisi masih melakukan pendalaman. Sebab laporan baru saja diterima.

“Yang ketiga LP-nya baru masuk beberapa hari yg lalu, ini masih didalami semua. Tapi modusnya sama, ini pun informasi dari penyidik sendiri yang menyampaikan ke saudara Dino bahwa di Cilandak Baru juga berubah kepemilikannya. Sehingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya, nah ini kita akan lakukan pendalaman,” terangnya.


Photo Credit: Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal. Djohan Tallo

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO
Waktu Baca 3 Menit
Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air
Waktu Baca 4 Menit
Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional
Waktu Baca 4 Menit
BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional
Waktu Baca 3 Menit
Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York
Waktu Baca 6 Menit

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit

Keamanan Digital Adalah Tanggung Jawab Setiap Pengguna Teknologi

Waktu Baca 2 Menit

Keamanan Digital Kebutuhan Mendasar di Tengah Transformasi Teknologi

Waktu Baca 2 Menit

BTN Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Perbaikan Akibat Bencana, Prabowo: Kita Punya Anggarannya

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Korban Akibat Bencana di Sumut dan Sumbar Jadi 442 Jiwa

Waktu Baca 8 Menit
Nasional

Prabowo Kunjungi Korban Banjir Sumatra, Pastikan Langkah Darurat Dilakukan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

BNPB Sebut Jumlah Korban Meninggal Dunia di Sumut, Sumbar dan Aceh Jadi 303 Jiwa

Waktu Baca 7 Menit
Nasional

Penanganan Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar Difokuskan Pada Titik Prioritas

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Minta Penanganan Pengiriman Bantuan Bencana di Sumbar Dipercepat

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Aceh Tengah Minta Percepatan Bantuan

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?