Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Manis dan Lengket Makanan Berbahaya Untuk Gigi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Lifestyle

Manis dan Lengket Makanan Berbahaya Untuk Gigi

Atti Kurnia Selasa, 5 September 2017 | 21:34 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan


Telegraf, Jakarta – Konsumsi cemilan di Negara Asia Pasifik termasuk Indonesia mengalami peningkatan sebesar 4 persen, coklat, pastry, biskuit dan permen menjadi cemilan yang paling digemari anak anak Indonesia .

“Trend makanan anak anak, yang manis dan lengket masih digemari, hal ini sangat berbahaya untuk kesehatan gigi,” hal tersebut diungkapkan oleh Ratu Mirah Afifah Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia, di Jakarta.

Mirah menjelaskan dalam hitungan menit setelah mengonsumsi permen, coklat, dan makanan manis akan menurunkan derajat keasaman dalam mulut dan keasaman dalam mulut tersebut akan bertahan sekitar 1 jam, masa tersebut kesehatan gigi terancam dan jika hal ini dilakukan berulang maka akan menyebabkan hilangnya mineral (email) pada gigi yang mengakibatkan gigi berlubang.

Untuk menghindari keterancaman gigi, dianjurkan untuk makan makanan yang banyak serat, Mira menyebutkan “padahal pengunyahan ini akan membantu menetralkan keasaman dalam mulut yang terjadi akibat makan makanna manis,’ tuturnya saat media briefing Bulan Kesehatan Gizi Nasional 2017, Selasa, (5/9/17).

Merdeka dari Gigi Berlubang

Masih dalam rangka kemerekaan dan menyambut Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2017 Pepsoden memfasilitasi untuk pemeriksaan kesehatan gigi serta menjaga asupan cemilan yang bernutrisi dan bertekstur seimbang agar menghasilkan gigi yang bebas lubang/Merdeka dari gigi berlubang.

Pakar Gizi Keluarga Leona Victoria Djajadi mengatakan kehadiran ragam jajanan yang menarik dan mudah didapatkan saat ini mendorong masyarakat mengkonsumsi cemilah melebihi frekuensi yang dianjurkan. “Snack atau cemilan bergisi seimbang sebagai sumber makanan tambahan ideal dikonsumsi 2-3 kali sehari diantara makanan utama agar pola makan dan gula darah seimbang,” ungkapnya.

BKGN yang memasuki tahun ke 8 ini akan hadir dengan berbagai kegiatan seperti pemeriksaan gigi, perawatan dan edukasi mengenai kesehatan gigi di lebih dari 40 kota besar, seperti Semarang, Surabaya Makasar, Bandung Makasar, Palembang hingga 35 kabupaten di seluruh Indonesia. (Red)

Photo Credit: Atti Kurnia/telegraf.co.id


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo
Waktu Baca 12 Menit
Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan
Waktu Baca 4 Menit
Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global
Waktu Baca 9 Menit
Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative
Waktu Baca 3 Menit
Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit

Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung

Waktu Baca 4 Menit

Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik

Waktu Baca 4 Menit

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh

Waktu Baca 4 Menit

Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Lifestyle

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi
Lifestyle

Padel Jadi Ruang Baru Kaum Urban Bangun Koneksi, Inspire Rally Series 2026 Digelar di Bekasi

Waktu Baca 4 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Lifestyle

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit
Baju Padel Wanita
Lifestyle

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit
Gindaco - Promo Hari Kartini
Lifestyle

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit
Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
Lifestyle

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Lifestyle

Korban Tas Branded Hilang Desak EcoRing Tanggung Jawab

Waktu Baca 5 Menit
Lifestyle

Kesehatan Jadi Salah Satu Prioritas Utama Pemerintah

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?