Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Jokowi Ajak Pengusaha Korsel Untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Jokowi Ajak Pengusaha Korsel Untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Telegrafi Rabu, 15 Maret 2017 | 06:17 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Meskipun saat ini sudah menjadi negara ketiga dengan investasi terbesar di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) untuk terus meningkatkan investasinya di tanah air, yang disebutnya sebagai negara yang sangat besar, sangat indah, dan dihuni oleh masyarakat yang ramah.

Perusahaan Korea, kata Jokowi, memiliki kontribusi yang besar dalam industri basic kami. Dalam sektor baja, sektor petrochemical, pabrik sepatu Korea dan pabrik garmen, yang mempekerjakan lebih dari 900.000 pekerja Indonesia.

“Untuk melanjutkan investasi-investasi tersebut, saya ingin mengajak Anda menuju tahap selanjutnya ke dalam indutri kreatif dan industri pariwisata,” kata Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci pada acara Indonesia Korean Business Summit 2017, di Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (14/03/2017).

Presiden menjelaskan, Indonesia tidak hanya sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Tapi merupakan kepulauan yang membentang di sepanjang khatulistiwa, sehingga Indonesia benar-benar surga pulau tropis.

Mendiami surga pulau tropis ini, dengan orang-orang yang termasuk dalam salah satu yang paling bersahabat, paling ramah, paling baik hati di dunia, Presiden meyakini Indonesia adalah “The True Taeyang-Ui Huye”, keturunan matahari sejati.

Diakui Presiden Jokowi, sebagai negara berkembang, tentu infrastuktur selalu menjadi persoalan. Namun Presiden meyakinkan, bahwa pemerintah sedang memperbaikinya sekarang, dengan cepat. “Infrastruktur kami akan segera terhubung, pada setiap bagian dari negara kami yang sangat luas,” ujarnya.

Presiden mengemukakan, dua bulan setelah dirinya bertugas, dirinya mengurangi subsidi bahan bakar lebih dari 80 persen, dan dari sini kemudian membebaskan 15 miliar dolar AS per tahun dari jatah/ruang fiskal untuk dialokasikan ke dalam anggaran infrastuktur pembangunan yang besar, bahkan terbesar dalam sepanjang sejarah Indonesia.

“Hal ini memperbesar biaya infrastruktur, termasuk konstruksi 35.000 Megawatt proyek listrik, 1.000 kilometer tol, 3.258 kilometer rute kereta api, 15 pelabuhan baru dan 10 pengembangan bandara, 20 pelabuhan, dan pengembangan pelabuhan. Ini membuka destinasi baru untuk pariwisata domestik dan internasional,” papar Presiden Jokowi seraya mengingatkan para peserta Korean Business Summit tentang keindahan Bali, dan menyampaikan bahwa pemerintah membuat program yang disebut 10 Bali Baru.

Baca Juga :  Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan

Menurut Jokowi, Indonesia adalah tempat yang baik untuk ke arah pengalaman kreatif. Kebudayaan Indonesia yang kaya, tradisi yang beragam seperti dalam handycraft, lanjut Presiden, membuktikan Indonesia mempunyai talent pool (bakat) untuk industri kreatif.

Selain itu, sebagai negara yang berada di rangking 4 untuk penggunaan Facebook, dan Jakarta adalah nomor satu untuk jumlah pengguna Twitter, Jokowi menegaskan, bahwa Indonesia juga sangat sosial, sama halnya dengan peningkatan digital.

“Kami menyadari bahwa industri berubah, dan perekonomian juga berubah. Kami berniat untuk mengembangkan seiring dengan revolusi industri keempat. Dan kami menantikan untuk berpetualang dalam perjalanan ini bersama Anda semua,” kata Jokowi menantang para pengusaha Korea untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

“Ke depan kami berharap Korea dapat terus meningkatkan penanaman modalnya,” sambung Jokowi mengakhiri sambutannya.

Dalam acara tersebut Jokowi juga didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Korean Business Summit 2017 itu dihadiri oleh sejumlah konglomerat (Chaebol) asal Korea Selatan. Para chaebol itu berasal dari di perusahaan-perusahaan papan atas Korea Selatan seperti Sohn Kyung-Shik (Chairman CJ Group), Chung Jin Haeng (President of Hyundai Motor Group), Cho Yangho (Chariman Korean Air), JK Shin (President Samsung).

Dalam kesempatan itu juga ditandatangani Nota Kesepahaman promosi investasi antara BKPM dengan Korea Trade and Investment Agency (KOTRA). (Red)

Photo credit : Jay


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Hadiah Patung Tokoh Pers Dan Tokoh Samin Untuk PWI Pusat
Waktu Baca 3 Menit
Ini Respon Jaksa Saat Diminta Untuk Periksa Jokowi di Kasus Pertamina
Waktu Baca 2 Menit
Susul Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara Juga Ikutan Mundur Dari OJK
Waktu Baca 2 Menit
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur Dari Jabatan
Waktu Baca 4 Menit
Tekan Unbanked, LPS Targetkan Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit

GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan

Waktu Baca 8 Menit

Senator Dayat El: Polri Lebih Efektif di Bawah Komando Presiden Langsung

Waktu Baca 2 Menit

eSIM XL PRIORITAS Solusi Konektivitas Digital untuk Gaya Hidup Modern

Waktu Baca 4 Menit

SPPG Yang Tolak Pasokan Dari UMKM dan Petani Kecil Bakal Disanksi BGN

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Banyak Perusahaan China Tak Bayar Pajak, Purbaya: Nanti Kita Tindak Cepat

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Disetujui DPR, Thomas Djiwandono Kini Jadi Deputi Gubernur BI

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Seorang karyawan melewati layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. ANTARA/Galih Pradipta
Ekonomika

Menunggu Pertemuan The Fed IHSG Dibuka Menguat Hari Ini Capai Level 9.000

Waktu Baca 6 Menit
Ekonomika

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Bahlil Akan Terbitkan Harga Pokok Minimum Timah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Yang Digadang Jadi Deputi Gubernur BI

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Usai Jualan Prabowonomics di WEF, Prabowo Gondol Investasi Senilai Rp90 T ke Indonesia

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Pengolahan Tambang Freeport. ANTARA
Ekonomika

Bidik Produksi 85% Pada 2026 Freeport Kembali Operasikan Grasberg

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Perbankan Nasional Terjaga, Likuiditas dan Permodalan Tetap Kuat

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?