Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Fajri Setiawan Selasa, 25 November 2025 | 17:42 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Dalam dinamika perubahan zaman yang kian kompleks, guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjaga nilai, karakter, dan masa depan peradaban. FILE/IST. Photo
Bagikan

Telegraf – Hari Guru Nasional (HGN) 2025 menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi bangsa terhadap keteguhan dan pengabdian jutaan guru Indonesia. Dalam dinamika perubahan zaman yang kian kompleks, guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjaga nilai, karakter, dan masa depan peradaban. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HGN 2025 di halaman Kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan kembali lima nasihat Presiden Prabowo Subianto kepada para murid sebagai fondasi karakter bangsa: Belajar yang baik, mencintai orang tua, menghormati guru, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air dan bangsa.

“Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu. Ridha dan doa gurumu menentukan masa depanmu,” katanya dalam keterangan tertulis, (25/11/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran 287 peserta dari tujuh satuan kerja serta 100 guru berprestasi nasional. Suharti memimpin jalannya upacara dengan mengenakan busana adat Jawa sebagai simbol keberagaman budaya Nusantara.

Sesjen menegaskan bahwa tugas guru menuntut keteguhan karakter dan stamina moral yang kuat. “Guru harus memiliki stamina intelektual, sosial, dan moral yang prima. Saya mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri,” tegas Mu’ti.

Para peserta upacara turut memberikan kesan mendalam. Dwi Anik, guru SLB Negeri 5 Jakarta, menekankan pentingnya inovasi terutama bagi murid berkebutuhan khusus.

“Guru tidak boleh berada di zona nyaman. Era ini berubah, maka guru harus terus bertumbuh. Harapan saya, guru semakin bahagia dan sejahtera sehingga bisa melayani murid dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Sementara itu, Sulistyani, Kepala SMKN 34 Jakarta sekaligus pemenang Lomba Kepala Sekolah Berprestasi Transformasi Kepala SMK, berharap peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru terus menjadi prioritas.

“Ini momen yang sangat berkesan. Baru tahun ini saya berkesempatan hadir langsung bersama kepala sekolah dan guru berprestasi dari seluruh Indonesia,” katanya.

Apresiasi juga datang dari peserta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) yang bertugas sebagai pengibar bendera. Lavina Jasmine menyampaikan hormat kepada para guru yang membentuk karakter generasi muda.

“Terima kasih atas dedikasi guru yang membentuk kami menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Senada, Asyraf Habbi Pratama menegaskan pentingnya peran guru dalam mewujudkan Generasi Emas 2045.

“Mereka membimbing dengan setulus hati agar kami dapat berdampak bagi Indonesia,” tuturnya.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tak hanya ditopang oleh guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, keluarga, dan lingkungan sosial.

“Saya mengimbau masyarakat menghargai jerih payah para guru. Jangan hanya menilai mereka dari angka-angka. Orang tua adalah pendidik pertama. Perbaiki komunikasi dan kerja sama antara rumah dan sekolah,” pesan Mu’ti.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HGN 2025, Kemendikdasmen melalui Ditjen Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) akan menyelenggarakan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2025 pada 27 November di Jakarta.

Program apresiasi ini bertujuan untuk: Memantik proses belajar antar-guru dan tenaga kependidikan untuk saling menginspirasi, Mendorong motivasi dan inovasi yang berkelanjutan, dan Menjadikan HGN 2025 lebih bermakna bagi seluruh pendidik Indonesia.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026.
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO
Waktu Baca 3 Menit
Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air
Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

Waktu Baca 4 Menit
Didaktika

Percepat Transformasi Pendidikan, Ajang Penghargaan Acer Smart School Awards 2025 Perluas ke Semua Jenjang Pendidikan

Waktu Baca 4 Menit
DidaktikaRilis

Mahasiswi KKN STAI Al-Anwar Sarang Gagas Eco-Masjid

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Merancang Masa Depan Jakarta: Monash University Dorong Desain Kota yang Lebih Manusiawi dan Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Monash University Indonesia, HR Gathering 2025, kepemimpinan adaptif, inovasi SDM, pengembangan talenta
Didaktika

Kolaborasi untuk Masa Depan: Monash University, Indonesia Angkat Isu Inovasi di HR Gathering 2025

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?