Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ganjar Menginap di Pondok Pesantren, Pengasuh: Beliau Ini Kesayangan Mbah Maimoen Zubair
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Humaniora

Ganjar Menginap di Pondok Pesantren, Pengasuh: Beliau Ini Kesayangan Mbah Maimoen Zubair

Edo W. Selasa, 16 Januari 2024 | 22:38 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga. Kali ini, Ganjar menginap di rumah pengasuh Pondok Pesantren Assasul Huda Batang di desa Klawen Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang Jawa Tengah, pada Selasa (16/01/2024). FILE/Telegraf
Bagikan

Telegraf – Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga. Kali ini, Ganjar menginap di rumah pengasuh Pondok Pesantren Assasul Huda Batang di desa Klawen Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang Jawa Tengah, pada Selasa (16/01/2024).

Meski hujan turun deras, namun ribuan santri dan warga yang ada di Lereng Gunung Prau itu tetap antusias menyambut Ganjar. Mereka begitu gegap gempita dan berebut menyalami mantan Gubernur Jateng dua periode itu.

“Selamat datang pak Ganjar, senang sekali rasanya bapak datang dan mau menginap di desa kami. Kami kangen pak sama bapak,” teriak warga.

Tak hanya sambutan, warga dan ribuan santri pun menyambut Ganjar dengan pengajian dan doa bersama. Mereka berkumpul di aula pondok dan mendoakan yang terbaik untuk cucu mantu Mbah Hisyam Kalijaran itu.

“Beliau ini temannya Gus Yasin, putranya Mbah Maimoen Zubair. Dan saya tahu sendiri, mas Ganjar ini kesayangannya Mbah Moen. Tentu kita senang sekali malam ini beliau hadir dan mau menginap di pondok ini,” ucap Pengasuh Ponpes Assasul Huda, KH Abu Khoir Suudi.

Gus Abu mengatakan, dirinya melihat sendiri bagaimana hubungan kedekatan Ganjar dengan gurunya itu. Bahkan Mbah Moen bercerita tentang betapa khidmadnya Ganjar pada Mbah Moen.

“Saya tahu sendiri, melihat sendiri bagaimana khidmadnya mas Ganjar khidmad sama Mbah Moen. Sampai foto Mbah Moen itu ada di ruang kerja mas Ganjar. Mudah-mudahan mendapat barokah Mbah Moen, kita doakan bersama untuk kebaikan mas Ganjar,” tuturnya.

Ganjar sendiri begitu senang mendapat sambutan hangat dari KH Abu Khoir Suudi dan ribuan santri serta masyarakat Bawang. Apalagi, ia datang saat Pondok mengadakan pengajian untuk Mbah Moen.

“Saya memang punya banyak cerita sama Mbah Moen. Bahkan saking dekatnya, banyak orang bilang saya itu lebih anaknya Mbah Moen dibanding Gus Yasin,” ucapnya.

Semasa hidup, Ganjar mendapat banyak ilmu, petuah dan wejangan dari ulama kharismatik pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang Rembang itu. Setiap Mbah Moen pengajian, Ganjar kerap diajak untuk mendampingi.

Ganjar masih ingat betul saat-saat itu. Bahkan ketika pertemuan terakhir sebelum Mbah Moen meninggal pada 2019 lalu, Ganjar masih bertemu dan salat berjamaah berdua.

“Waktu itu saya sowan, sudah ashar dan murid Mbah Moen itu mengingatkan Mbah untuk mengimami. Tapi Mbah Moen bilang pengen jamaah sama saya. Saya salat berdua di kamar beliau. Itulah kali terakhir saya bertemu beliau sebelum berangkat haji dan meninggal di sana,” kenangnya.

Ganjar selalu menyempatkan ziarah ke makam Mbah Moen ketika umrah. Menurutnya, Mbah Moen memberikan banyak ilmu dan pengalaman terkait kebangsaan dan kenegaraan padanya.

“Kita doakan bersama semoga Mbah Moen husnul khatimah dan kita sebagai generasi penerus terus mengamalkan ajaran beliau soal kebangsaan, cinta tanah air dan nasionalisme yang diajarkan beliau,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Fina Asriani
KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik
Waktu Baca 6 Menit
Meat & Livestock Australia (MLA), bersama pemerintah New South Wales (NSW) serta didukung Qantas Airways dan Ranch Market, menghadirkan Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of New South Wales, program promosi yang menampilkan produk unggulan NSW, termasuk daging sapi premium Australia, yang berlangsung mulai 16 April hingga 15 Mei 2026 di 18 gerai Ranch Market Jakarta dan secara resmi dibuka melalui acara kick-off di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Jakarta (16/04).
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney
Waktu Baca 6 Menit
LAZADA SATSET Belanja Aman
SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan
Waktu Baca 5 Menit
Baju Padel Wanita
5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000
Waktu Baca 4 Menit
Mentalitas Kepiting, Membongkar Tren Serangan Personal di Media Sosial
Waktu Baca 4 Menit

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit

Rayakan Semangat Kartini, F&B ID Hadirkan Promo Spesial untuk Perempuan di Seluruh Indonesia

Waktu Baca 6 Menit

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Humaniora

Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Jejak Soeharto The Godfather of Orde Baru, Dari Militer, Kudeta Hingga Dilengserkan

Waktu Baca 12 Menit
Heroes and the Meaning of Sacrifice
Humaniora

Bangkitlah Dengan Nurani, Setiap Zaman Butuh Pahlawan Baru

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Rumuskan Solusi Stunting dan Anemia, Ilmuwan Mesir dan Turki Berkumpul di UNU Yogyakarta

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Merayakan Inisiatif Perdamaian Global, UNU Jogja – Indika Foundation Gelar “2R: Ruang Riung

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Mayoritas Penyandang Disabilitas Tak Kuliah dan Tak Bekerja

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?