Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Dengan Kemasan Yang Unik, Penyanyi Legendaris Irma June Kembali Rilis Album
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Musik

Dengan Kemasan Yang Unik, Penyanyi Legendaris Irma June Kembali Rilis Album

Telegrafi Selasa, 10 Oktober 2017 | 12:42 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Padang – Penikmat musik di Tanahair pada era 80-an hingga 90-an pernah dipikat oleh seorang penyanyi imut bersuara lembut dan merdu, yang tentu masih lekat di ingatan kita, Irma June.

Dengan penampilan kasual dan sederhana, ia mengusung genre pop jazz yang eksklusif. Ini tentu jadi daya tarik tersendiri saat itu. Menandai eksistensinya lagi di dunia musik, pada tanggal 2 Oktober 2017 Irma June kembali mengeluarkan album terbarunya, bertajuk it’s Me!, dirilis di 35 digital store yang bisa diakses di seluruh dunia.

“Semoga album terbaru saya ini disukai oleh berbagai kalangan usia. Lirik-lirik lagunya bersifat positif dan membangun. Saya ingin ikut terlibat dalam membawa perubahan positif di dunia musik, dan jadi inspirasi buat berbagai generasi,” kata Irma June, penyanyi yang memulai karir musiknya dari penyanyi cilik, seangkatan dengan Anggun C. Sasmi.

Pada album ini terdapat lima lagu; it’s Me! (song writer: Roedyanto & Irma June), What Love Is (song writer: Oscar Ciptajaya dan Irma June), I’ll Be There For You (song writer: Naratama), Art Of Love (song writer: Angie Yasashi), dan Do Your Best (song writer: Irma June). Dubbing vokal dan arransemen musik dilakukan di tiga studio: iSound, Spoon Master dan ICM. Untuk mixing di dua studio: ICM dan Spoon Master. Sedangkan untuk mastering dilakukan di Nashville (USA – engineer: Steve Carrao).

“it’s Me! jadi tajuk di album ini, untuk memberitahukan kehadiran saya kembali di industri musik. Dan saya kembali dengan apa adanya saya, baik dari sisi bermusik maupun penampilan. Itu ditujukan bagi orang-orang yang memang sudah tahu saya sebagai penyanyi sejak dulu. Tapi bagi generasi sekarang yang belum pernah mengenal saya, terimalah saya sebagai pendatang baru dalam dunia musik saat ini, dengan apa adanya saya. it’s Me!,” kata Irma June, yang sebelumnya pernah merilis empat album lagu.

Irma June menyebutkan orang-orang yang telah mendukungnya untuk mewujudkan Album it’s Me!, “Saya sejak awal berpartner dengan mas Roedyanto (Emerald BEX Band), mulai dari single it’s Me! sampai sekarang menjadi EP. Ada empat orang juga yang sejak awal setia membantu saya di album ini, dengan menuangkan ide-ide kreatif mereka: Oscar Ciptajaya, Angie Yasashi, Very Good Bless, dan Irene Tandiali. Ditambah dengan masuknya satu lagu dari Mas Naratama, seorang Producer TV yang tinggal di New York. Sisanya adalah additional musicians. Dan dukungan dari suami saya, Martin Lengkey, selaku Executive Producer di album ini. Album it’s Me! menjalani proses penggarapan selama satu tahun, dengan adanya revisi kecil maupun besar, agar dapat melekat di hati para pendengarnya.”

Meskipun album it’s Me! ini target pemasarannya sampai ke seluruh dunia dan promosinya juga didukung penuh oleh rekan-rekan Irma June yang bergerak di bidang musik dan pertelevisian di Amerika, namun penikmat musik di Tanahair tetap jadi prioritas utama baginya. Bersama manajemen, Irma June sudah mengatur waktu untuk talkshow dan meet and greet di beberapa kota di Indonesia.

“Saya akan aktif membuat meet and greet di berbagai kota, supaya lebih dekat dengan para peggemar saya di Tanahair. Target saya tak berlebihan, hanya ingin pesan-pesan positif yang saya sampaikan lewat lagu-lagu di album terbaru saya ini bisa sampai secara meluas di tengah masyarakat,” kata Irma June, yang vokalnya juga memikat hati sepupu Whitney Houston.

Kecenderungan generasi sekarang menggemari lagu-lagu luar negeri yang terkadang  mengindikasikan imperialisme terhadap budaya timur yang kita miliki, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Irma June. Mereka menelan mentah-mentah karya luar negeri tersebut, meskipun lirik lagunya bermuatan kata-kata kotor dan jauh dari nilai-nilai luhur budaya di Indonesia. Agar tidak berlarut, album it’s Me diharapkan mampu mengalihkan perhatian mereka. Album it’s Me ini juga dipasarkan dalam bentuk CD, dengan sampul kemasan yang unik.

“Kotak CD album it’s Me! kita desain berbeda dari yang biasa. Kotaknya empuk, seperti squishy. Enak dipencet-pencet. Kalau dipukul ke kepala, bisa dipastikan ngga sakit,” kata Irma June, saat FB Live beberapa hari yang lalu melalui akun sosial medianya. (Red)

Photo Credit : Dok. Pribadi


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Penyerahan Jabatan Kabais TNI Dinilai Jadi Contoh Bagi Institusi Lain
Waktu Baca 4 Menit
Kasus Air Keras Andrie Yunus Dinilai Lebih Tepat Disidangkan di Pengadilan Militer
Waktu Baca 5 Menit
Framing Dinilai Jadi Skenario Ciptakan Ketidakstabilan Politik dan Geostrategis
Waktu Baca 4 Menit
Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis
Waktu Baca 2 Menit
JES Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan untuk Warga Kurang Mampu di wilayah Klender Jakarta Timur
Waktu Baca 1 Menit

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Dari Aksi Sosial hingga Diskusi Pasar Modal

Waktu Baca 4 Menit

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Waktu Baca 3 Menit

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Java Jazz Festival
Musik

Menjaga Denyut Jazz: Konsistensi Dua Dekade Java Jazz Festival

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee

Waktu Baca 3 Menit
Musik

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit
Band d’AVERY
Musik

d’AVERY Gandeng Aiu Ratna Rilis Ulang Lagu Hidup Hanya Sekali

Waktu Baca 4 Menit
Musik

Semangati Timnas Masuk Piala Dunia, Azza Koto Luncurkan Single “Mimpi yang Nyata”

Waktu Baca 2 Menit
Musik

Vokalis Whitesnake David Coverdale Umumkan Pensiun Dari Dunia Musik

Waktu Baca 2 Menit
KOPLING 2025
Musik

Kementerian UMKM Pastikan KOPLING 2025 Jadi Ajang Kolaborasi Musik dan Ekonomi Lokal

Waktu Baca 6 Menit
Musik

Sharon Osbourne Ungkap Jumlah Uang Terkumpul Dari Konser Ozzy’s Back to the Beginning

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?