Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca BTN Syariah Siap Menjadi Bank Umum Syariah pada 2025 setelah 20 Tahun Berkembang
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

BTN Syariah Siap Menjadi Bank Umum Syariah pada 2025 setelah 20 Tahun Berkembang

Atti K. Jumat, 14 Februari 2025 | 15:02 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit : BTN Syariah Siap Menjadi Bank Umum Syariah pada 2025 setelah 20 Tahun Berkembang/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf – BTN Syariah, unit usaha syariah di bawah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), akan memasuki era baru pada 2025 sebagai Bank Umum Syariah (BUS). Langkah ini diambil tepat 20 tahun setelah BTN Syariah didirikan dan berperan penting dalam pertumbuhan sektor perumahan nasional. Sejak awal berdiri, BTN Syariah telah memberikan kontribusi besar dalam menyediakan pembiayaan rumah berbasis syariah, membuka akses bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan bahwa BTN Syariah telah menjadi pemain utama dalam sektor pembiayaan perumahan berbasis syariah, dengan menguasai 28% pangsa pasar secara nasional pada Oktober 2024. “BTN Syariah sudah siap untuk melangkah ke level berikutnya. Usia 20 tahun ini merupakan saat yang tepat untuk bertransformasi menjadi bank umum syariah, membuka peluang lebih besar dalam melayani lebih banyak masyarakat,” ujar Nixon dalam perayaan ulang tahun BTN Syariah ke-20 pada 14 Februari 2025.

Selama dua dekade, BTN Syariah mencatatkan pertumbuhan pesat. Pada tahun 2009, total aset BTN Syariah hanya Rp2,25 triliun. Namun pada akhir 2024, aset tersebut melonjak menjadi Rp61 triliun dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) mencapai 22,83%. Pembiayaan BTN Syariah juga mengalami lonjakan signifikan, dari Rp1,99 triliun pada 2009 menjadi Rp44 triliun pada 2024, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 21,31%.
<span;>BTN Syariah juga mencatatkan laba bersih yang terus meningkat setiap tahun. Pada akhir 2024, laba bersih BTN Syariah mencapai Rp911,42 miliar, dengan pertumbuhan rata-rata tahunan 23,35% sejak tahun 2009. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Pertumbuhan yang stabil dan sehat menunjukkan bahwa BTN Syariah memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang lebih jauh,” tambah Nixon.

Baca Juga :  Mulai Maret 2026 Pertamina Siap Pasok Solar ke SPBU Swasta

BTN Syariah juga telah meraih berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional. Di antaranya, penghargaan dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan pengakuan internasional dalam ajang Euromoney Islamic Finance Award 2024. Direktur Konsumer BTN, Hirwandi Gafar, mengatakan bahwa penghargaan ini semakin memperkuat posisi BTN Syariah dalam industri perbankan syariah, khususnya dalam pembiayaan perumahan nasional.

BTN Syariah telah berkontribusi besar terhadap program pemerintah dalam penyediaan rumah rakyat. Sebagai mitra utama dalam Program Satu Juta Rumah, BTN Syariah terus mendukung masyarakat yang membutuhkan rumah layak melalui produk pembiayaan syariah yang inovatif. “Kami terus berinovasi dalam memberikan solusi pembiayaan bagi masyarakat, termasuk pengembangan produk seperti KPR Subsidi Selisih Margin dan Tapera BTN iB,” kata Hirwandi.

Menjelang transformasi menjadi Bank Umum Syariah pada 2025, BTN Syariah juga mempersiapkan langkah strategis seperti peningkatan layanan digital melalui aplikasi portal BTN Properti dan peluncuran Super Apps Mobile Banking BTN Syariah. “Kami juga sedang meningkatkan kapasitas untuk mengakomodasi berbagai segmen nasabah, termasuk pembiayaan Emas, Umroh, Haji Plus, dan UMKM,” ujar Hirwandi.

Dengan perubahan status menjadi bank umum syariah, BTN Syariah berharap dapat memperluas kapasitasnya dan memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia. Hirwandi menambahkan bahwa peningkatan engagement dengan komunitas Muslim juga akan menjadi strategi utama untuk menghimpun dana pihak ketiga, serta memperkuat pembiayaan dengan margin rate yang lebih terjangkau.

“BTN Syariah akan terus berinovasi dalam digitalisasi dan meningkatkan literasi keuangan syariah. Kami percaya bahwa transformasi ini akan semakin memudahkan masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah impian yang layak dan terjangkau,” pungkas Hirwandi.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Photo Credit: Penjual rokok asongan. REUTERS
Bersiaplah Purbaya Bakal Legalkan Peredaran Rokok Ilegal
Waktu Baca 2 Menit
Armada truk yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Pertamina meninggalkan depo Plumpang di Jakarta Utara. (FILE/JP))
Mulai Maret 2026 Pertamina Siap Pasok Solar ke SPBU Swasta
Waktu Baca 5 Menit
Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Pemerintah dinilai perlu memprioritaskan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam pemulihan ekonomi. Hal ini karena sektor UMKM bisa memberikan efek berganda atau multiplier effect kepada masyarakat, termasuk dalam menciptakan permintaan. VOI/Angga Nugraha
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan Untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO

Waktu Baca 3 Menit

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

BTN Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK Raih Predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Keseimbangan Energi Jadi Kunci Ketahanan Nasional, Migas dan EBT Harus Berjalan Beriringan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transisi Energi Terkendala Infrastruktur, Pemanfaatan EBT Masih di Bawah Target

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK: Aset Perbankan Syariah Tembus Rekor Tertinggi, Lampaui Rp1.028 Triliun pada Oktober 2025

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK Terapkan Perlakuan Khusus Kredit Untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Resmikan Kantor Provinsi Maluku Utara, Perkuat Pengawasan Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?