Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Banyak Masyarakat Menilai Susu Kental Manis Adalah Susu
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Humaniora

Banyak Masyarakat Menilai Susu Kental Manis Adalah Susu

Atti K. Selasa, 1 Maret 2022 | 07:55 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
ilustrasi kental manis. (SHUTTERSTOCK/New Africa)
Bagikan

Telegraf– Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2016, jumlah susu yang dibeli oleh rumah tangga Indonesia lebih banyak membeli SKM per bulan dibandingkan jenis susu bubuk dan susu cair olahan pabrik, Hal ini dikarenakan kental manis cepat, mudah terjangkau bahkan di pelosok-pelosok daerah dan harganya murah.

Sebanyak 66,1 persen rumah tangga Indonesia membeli jenis SKM, 28,3 persen pembeli susu bubuk, dan 14,6 persen membeli susu cair olahan pabrik. SKM masih jadi pilihan rumah tangga baik di perkotaan maupun pedesaan.

Arif Hidayat Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia (YAICI) mengungkapkan pemahaman masyarakat mengenai gizi di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Hal itu terlihat dari bagaimana persepsi masyarakat mengenai susu kental manis. Dari temuan di 5 Provinsi di Indonesia yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku dan NTT didapati angka yang cukup tinggi yaitu sebanyak 28,96% masyarakat mengatakan bahwa SKM adalah susu pertumbuhan.

“Sebanyak 16,79% ibu memberikan kental manis untuk anak setiap hari. Padahal, fakta menyebutkan SKM tidaklah sama dengan susu dan tidak dpat mendukung tumbuh kembang kesehatan anak. Hal ini dibuktikan dengan fakta bahwa kandungan gula SKM sangatlah tinggi yaitu 51% – 56% dengan kandungan lemak SKM berkisar 43% – 48% yang artinya produk SKM ini dapat dikategorikan sebagai bukan susu melainkan pemanis dengan perisa susu,” tuturnya dalam acar acara launching dan bedah buku yang berjudul “Masa Depan Anak Indonesia Terganggu Susu Kental Manis” pada Jumat, (25/2).

Konsumsi kental manis pada anak disebabkan minimnya pengetahuan orangtua soal gizi. Selain itu, kental manis dikonsumsi karena mudah diperoleh di warung, bahkan sampai di pelosok. Harga kental manis juga terjangkau.

Peneliti PP Aisyiyah, Tria Astika, mengatakan, sebagian responden menganggap kental manis ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Sebagian responden pun meyakini bahwa mengonsumsi 3-5 gelas kental manis per hari bisa mempercepat kenaikan berat badan anak.

“Dampak konsumsi kental manis tidak hanya stunting, anak juga bisa terkena anemia,” tuturnya.

Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, Dra Chairunnisa, M.Kes menambahkan, mengapa masyarakat masih mengonsumsi kental manis, karena kental manis cepat mudah terjangkau di dapat di pelosok-pelosok dan murah.

“Hal ini ada korelasi dengan penelitian kami.” Salah persepsi SKM dikonsumsi oleh masyarakat,” tutupnya. (Virgina)

Photo Credit : ilustrasi kental manis/Doc/(SHUTTERSTOCK/New Africa)


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Humaniora

Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Jejak Soeharto The Godfather of Orde Baru, Dari Militer, Kudeta Hingga Dilengserkan

Waktu Baca 12 Menit
Heroes and the Meaning of Sacrifice
Humaniora

Bangkitlah Dengan Nurani, Setiap Zaman Butuh Pahlawan Baru

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Rumuskan Solusi Stunting dan Anemia, Ilmuwan Mesir dan Turki Berkumpul di UNU Yogyakarta

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Merayakan Inisiatif Perdamaian Global, UNU Jogja – Indika Foundation Gelar “2R: Ruang Riung

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Mayoritas Penyandang Disabilitas Tak Kuliah dan Tak Bekerja

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?