Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Idris Daulat Sabtu, 10 Januari 2026 | 09:15 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Foto : MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok (doc.ist)
Bagikan

Telegraf — Mentari Intercultural School Jakarta (MISJ) mencatatkan prestasi gemilang di ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 dengan mendominasi perolehan medali dan penghargaan internasional.

Kompetisi inovasi terbesar di Asia tersebut berlangsung pada 5–9 Januari 2026 di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC) dan diikuti oleh 883 tim dari 24 negara.

Dari 10 tim yang dikirimkan, MISJ berhasil meraih sejumlah medali emas, perak, serta berbagai Special Award bergengsi.

Salah satu capaian paling menonjol diraih oleh tim Critter Coach yang berhasil menyabet medali emas dan menjadi sorotan utama dewan juri internasional berkat kualitas inovasi, kekuatan konsep, serta kemampuan presentasi yang solid di tingkat global.

Tim Critter Coach yang beranggotakan Kalinda, Arga Fattah, Jessica Nauli, Luke Kumala, dan Jessica Zahra dinilai unggul dalam aspek kebaruan ide, relevansi solusi terhadap permasalahan nyata, serta kejelasan implementasi.

Sejak tahap penjurian awal hingga presentasi akhir, tim ini tampil konsisten dan mampu menjawab berbagai tantangan juri dengan argumentasi yang kuat dan terstruktur.

Keberhasilan Critter Coach mencerminkan efektivitas pendekatan pembelajaran MISJ yang menekankan riset, kolaborasi lintas disiplin, serta pemecahan masalah berbasis konteks.

Pendekatan tersebut dinilai mampu membentuk pola pikir inovatif dan kesiapan siswa menghadapi kompetisi internasional yang kompetitif.

Selain Critter Coach, prestasi membanggakan juga diraih oleh tim Traffigo yang terdiri dari Erlangga, Arga, Zihny, Fathir, Jason, dan Tala. Tim ini meraih medali emas, Special Award dari Nizhny Novgorod State Technical University, serta penghargaan tertinggi International Young Inventor Award.

Capaian tersebut menempatkan Traffigo sebagai salah satu tim paling berprestasi dalam ajang IPITEx 2026.

Tim Dermatect yang beranggotakan Zaira, Daris, Bama, Sophie, Aston, dan Alaric juga mencatat prestasi dengan meraih medali emas serta Special Award dari Hongkong Dream Technology. Sementara itu, tim TempGo yang terdiri dari William, Aleph, Laurel, Gifta, dan Benjamin, serta tim SoilPin yang beranggotakan Muhammad Argi, Shah Jehan, Nazeer Omar, dan Baraputra Nathan, masing-masing berhasil membawa pulang medali emas.

Pada kategori medali perak, MISJ diwakili oleh tim Power Punch (Bona, Harini, Luke Kim, Bella, Monica), Pneumocheck (Aizka, Leika, Mikha, Keia, Defi, Audrey), Teacher’s Pet (Brind, Mubashir, Nicholas Satriyo), dan BLim (Rafael, Rifat, Bima, Haidar). Selain itu, tim Agronome yang terdiri dari Andrue, Syabil, Akmal, Reisya, Zaky, Arkaan, dan Rega meraih medali perak serta Special Award dari Universiti Teknologi Mara.

Kepala Sekolah MISJ, Aloysius Songky Widya Ananta, menyampaikan apresiasi terhadap capaian seluruh tim, dengan menyoroti keberhasilan Critter Coach sebagai representasi kualitas inovasi siswa MISJ.

“Prestasi Critter Coach menjadi bukti nyata bahwa siswa MISJ mampu menghasilkan inovasi yang kuat secara konsep dan berdampak secara nyata. Secara keseluruhan, pencapaian para siswa di IPITEx 2026 sangat membanggakan dan menunjukkan kesiapan mereka bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Keberhasilan MISJ di IPITEx 2026 juga tidak terlepas dari peran para guru pembimbing, yakni Andreas Junaedi Raja Gukguk, Otami Hia, Alib Budiyanto, dan Maria Innocentia Devina Putri, yang secara konsisten mendampingi siswa sejak tahap riset, pengembangan ide, hingga presentasi di forum internasional.

Dengan capaian tersebut, prestasi MISJ di IPITEx 2026 menegaskan komitmen sekolah dalam membangun generasi inovator muda Indonesia yang kreatif, kompetitif, serta memiliki daya saing global, dengan Critter Coach sebagai salah satu simbol keberhasilan utama dalam ajang inovasi internasional ini.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026.
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO
Waktu Baca 3 Menit
Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air
Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

Waktu Baca 4 Menit
Didaktika

Percepat Transformasi Pendidikan, Ajang Penghargaan Acer Smart School Awards 2025 Perluas ke Semua Jenjang Pendidikan

Waktu Baca 4 Menit
DidaktikaRilis

Mahasiswi KKN STAI Al-Anwar Sarang Gagas Eco-Masjid

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Merancang Masa Depan Jakarta: Monash University Dorong Desain Kota yang Lebih Manusiawi dan Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?