Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Atti K. Selasa, 21 Oktober 2025 | 05:20 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Crdit: EdTechAsia Summit 2025/Doc/Ist
Bagikan

Teleraf — Upaya menghadirkan pendidikan internasional yang terjangkau menjadi sorotan utama dalam EdTech Asia Summit 2025, forum teknologi pendidikan bergengsi yang mempertemukan para pemimpin pendidikan, investor, dan pembuat kebijakan dari seluruh Asia.

Dalam sesi bertajuk “Capital and Curriculum: Strategies for Access and Affordability”, Jaspal Sidhu, Pendiri SIS & Inspirasi Group of Schools, menekankan pentingnya menciptakan sistem pendidikan berkualitas tinggi yang dapat diakses oleh lebih banyak keluarga, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.

“Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan berstandar internasional dengan biaya yang terjangkau tanpa mengorbankan mutu. Inilah esensi dari visi Affordable Excellence yang kami jalankan,” ujar Jaspal Sidhu.

Konsep Affordable Excellence menjadi landasan strategi SIS dan Inspirasi Schools dalam memperluas akses pendidikan. Melalui inovasi Half-Fees Model, grup ini berhasil menekan biaya sekolah hingga setengah setiap kali membuka kampus baru di kota lain. Inisiatif tersebut mendapat pengakuan dari World Bank Group karena dinilai efektif meningkatkan inklusivitas pendidikan dan mempersempit kesenjangan akses belajar di Asia.

Tidak hanya dari sisi biaya, Jaspal juga menyoroti pentingnya peran teknologi dalam menekan ketimpangan mutu pendidikan. Seluruh kampus SIS dan Inspirasi di Indonesia kini terhubung dengan sistem digital terpadu yang memastikan kurikulum, evaluasi, dan standar pengajaran tetap seragam di berbagai wilayah.

Selain itu, Jaspal memperkenalkan EFFECTOR Model, hasil kolaborasi dengan Deloitte Singapore, yang fokus pada peningkatan kualitas guru. Model ini mengidentifikasi delapan atribut utama pengajar efektif, seperti empati, rasa humor, dan keterbukaan berpikir.

“Kami percaya guru dengan sikap yang tepat adalah kunci perubahan. Karena itu, kami rekrut mereka dari komunitas lokal agar motivasi mengajarnya berakar dari kepedulian pribadi terhadap murid,” jelasnya.

Upaya SIS dan Inspirasi Schools mendapat pengakuan internasional setelah Cambridge menetapkan keduanya sebagai tolok ukur baru pendidikan global yang menyeimbangkan kualitas akademik dan keterjangkauan.

Menurut Jaspal, dukungan Kurikulum Merdeka dan kebijakan desentralisasi pendidikan di Indonesia menjadi faktor penting yang mendorong keberhasilan model ini.

“Kebijakan di Indonesia justru menjadi katalis inovasi. Pendekatan Merdeka membantu kami lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan lokal,” ujarnya.

Di akhir sesi, Jaspal menyerukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan lembaga filantropi untuk memperluas akses pendidikan inklusif.

“Pendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa. Dengan kolaborasi dan pembiayaan campuran, kita bisa menciptakan gelombang baru pendidikan yang benar-benar terjangkau bagi semua,” tegasnya.

Kehadiran SIS dan Inspirasi Schools dalam EdTech Asia Summit 2025 menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan pendidikan berkualitas bukan sekadar impian, tetapi kenyataan yang dapat dijangkau oleh setiap anak di Asia.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Bahlil Akan Terbitkan Harga Pokok Minimum Timah
Waktu Baca 2 Menit
Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China
Waktu Baca 5 Menit
Mungkinkah Rush Membuat Musik Baru Dengan Anika Nilles? Ini Kata Geddy Lee
Waktu Baca 3 Menit
Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Yang Digadang Jadi Deputi Gubernur BI
Waktu Baca 3 Menit
Daihatsu Indonesia Terapkan Proses Produksi Ramah Lingkungan di Karawang
Waktu Baca 1 Menit

Begini Kronologi Kematian Selebgram Lula Lahfah di Apartemennya di Jaksel

Waktu Baca 3 Menit

Menteri KKP Terjatuh dan Pingsan Saat Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Waktu Baca 3 Menit

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit

Bidik Produksi 85% Pada 2026 Freeport Kembali Operasikan Grasberg

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

Waktu Baca 4 Menit
Didaktika

Percepat Transformasi Pendidikan, Ajang Penghargaan Acer Smart School Awards 2025 Perluas ke Semua Jenjang Pendidikan

Waktu Baca 4 Menit
DidaktikaRilis

Mahasiswi KKN STAI Al-Anwar Sarang Gagas Eco-Masjid

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Merancang Masa Depan Jakarta: Monash University Dorong Desain Kota yang Lebih Manusiawi dan Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?