Yenny Wahid : Tiga Alasan Kenapa Harus Memilih Jokowi Kembali

"Kita ingin pemimpin yang melayani, pemimpin yang berada pada jabatanya untuk memeperkaya diri sendiri kita ingin pemimpin yang sederhana kita ingin pemimpin yang mendobrak hegemoni yang selama ini ada, tentang kekuatan oligarki  yang menguasai selama ini sehingga tercipta kesenjangan yang luar biasa, soaok tersebut ada pada Jokowi"

Yenny Wahid : Tiga Alasan Kenapa Harus Memilih Jokowi Kembali

Telegraf, Jakarta – Doa bersama lintas agama yang digagas oleh Alumni UGM Pilih Jokowi (AUpJ) yang diadakan di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Sabtu (30/03/19) menghadirkan Budi Karya Sumardi selaku Menteri Perhubungan RI, serta Yenny Wahid Putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Yeni Wahid menjelaskan kenapa ia memilih Jokowi dalam pemilihan Presiden kali ini, ada tiga kualitas dasar yang mengingatkan pada sosok sang ayah.

“Kita ingin pemimpin yang melayani, pemimpin yang berada pada jabatanya untuk memeperkaya diri sendiri kita ingin pemimpin yang sederhana kita ingin pemimpin yang mendobrak hegemoni yang selama ini ada, tentang kekuatan oligarki yang menguasai selama ini sehingga tercipta kesenjangan yang lurbiasa, soaok tersebut ada pada Jokowi,” jelas Yenny pada sambutan Doa bersama.

Lanjut Yenny tiga kualitas yang ada pada diri Jokowi adalah pertama Jokowi seorang yang sederhana tidak Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Yenny mencontohkan anaknya yang sebagai tukang pisang serta sang anaknya mendaftar PNS yang mendaftar secara normal. Di sini terlihat Jokowi tidak memanfaatkan Jabatannya.

“Yang pertama sama sama orang yang sederhana dua duanya tidak KKN anak Pak Jokowi daftar PNS pegawai negeri tidak diterima dan dibiarkan saja tidak jamannya lagi sekarang anak pejabat dikatrol sehingga menduduki jabatan penting di negeri ini. Semua harus berdasar pada meritokrasi, semua harus berdasar pada kemampuan pada dirinya sendiri talenta pribadinya, Pak Jokowi orang yang sederhana anaknya tidak ikut tender yang macem macem,” ungkap Yenny

Yang kedua Jokowi adalah pemimpin yang berani yang menentang hegemoni dan berbagai kekuasaan yang selama ini menyengkeram negeri ini serta menegakkan teritori Indonesia.

“Kualitas yang kedua adalah Gusdur dan sekarang Jokowi Adalah pemimpin yang berani menentang hegemoni, dan menentang berbagai macam kekuasaan yang menyengkeram negeri ini dan dia juga berani menegakkan kedaulatan teritori Indonesia,” kata Yenny.

Lanjut Yenny kualitas yang ke tiga Jokowi adalah pemimpin yang menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat di Negeri ini, tidak pandang bulu apakah dia Islam, Hindu, Buda, Kristen, serta orang Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan dan sebagainya.

Baca Juga :   Maju Pilwalkot Solo, Gibran: Pesan Dari Bapak Jangan Ada Jalan Pintas

“Ketiga Jokowi adalah pemimpin yang menghadirkan keadilan diseluruh rakyat negeri ini. Ayah saya menghadirkan keadilan di seluruh negeri ini dengan cara memenuhi hak mendasar warga. Haknya diakui eksistensi dirinya dimata hukum apapun. Latar belakang agama suku bahasa dan etniknya itu yang dilakukan juga oleh Gusdur,” tuturnya.

Yeni mencontohkan Jokowi menghadirkan keadilan sosial bagi rakyat negeri ini dengan cara memenuhi kebutuhan mendasar dari warga. Dia memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa sekolah anak tukang ojek online bisa kuliah sehingga suatu hari nanti dia bisa mendirikan startup, anak nelayan juga bisa sekolah tinggi dan suatu hari nanti bisa menjadi Direktur perkapalan.

Yenny berpesan pemilu kali ini bukan tentang Jokowi pemilu kali ini adalah tentang kita, pemilu kali ini adalah kepentingan kita bukan cuma kepentingan Jokowi. Oleh karena itu semua harus bersemangat semua harus memenangkan 01.

Yenny menambahkan semua harus meningkatkan semangat meningkatkan gerakan, memastikan bahwa tetangga, keluarga dan sahabat ikut nyoblos 01. (Red)


Photo Credit : Yenny Wahid saat memberi sambutan didepan ratusan Alumni UGM Pilih Jokowi (AUPJ). TELEGRAF

Tanggapi Artikel