Wujudkan Masterplan Ekonomi Syariah Pemerintah Lakukan Edukasi Untuk Mahasiswa

Oleh : Atti K.

Telegraf – Pemerintah menempuh berbagai strategi seperti penguatan regulasi dan tata kelola, pengembangan kapasitas riset, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta peningkatan kesadaran dan literasi publik.

Hal yersebut di lakukan wujudkan visi Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia Tahun 2019-2024 yakni “Indonesia yang Mandiri, Makmur, Madani, dan menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah terkemuka di dunia”.

“Upaya peningkatan inklusi keuangan masih mempunyai kendala terutama literasi keuangan yang belum optimal. OJK tentunya mendorong agar ini bisa ditingkatkan agar angkanya lebih dari 50%. Forum ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari percepatan tingkat literasi dan inklusi keuangan,” ungkap Menko Airlangga yang hadir secara virtual pada Seminar Nasional dalam program Ekon Goes to Campus dengan tema “Menuju Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia” yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Kamis (24/11).

Berdasarkan Global Islamic Financial Report, Indonesia berhasil menempati peringkat pertama pada Islamic Finance Country Index 2021, diikuti oleh Arab Saudi pada urutan kedua dan Malaysia pada urutan ketiga. Hal ini sejalan dengan potensi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Talkshow yang menghadirkan tiga narasumber yakni Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kemenko Perekonomian Erdiriyo, Analis Ahli Madya Keuangan Syariah Adhitya Ginanjar, dan Dosen Fakultas Ekonomi UNY Ratna Candra Sari, serta Mimin Nur Aisyah Dosen Fakultas Ekonomi UNY sebagai moderator.

Baca Juga :   Muamalat Targetkan Pembiayaan Multiguna Meningkat 125% pada 2024

“Hasil penting dari G20 itu adalah akselerasi terhadap SDGs dan SDGs atau Sustainable Development Goals itu sangat relevan dengan ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Asdep Erdiriyo.

Dikesempatan yang sama Wakil Rektor Bidang Akademik UNY Prof. Dr. Margana, M.Hum.,M.A. yang memberikan welcoming remarks pada seminar tersebut turut mengatakan bahwa kegiatan seminar yang bertajuk ekonomi syariah ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam rangka menumbuhkan kewarausahaan, agar tidak lagi menjadi job seeker tetapi job creator.

“Tujuan kami tentu mensosialisasikan melalui seperti seminar nasional dan sebagainya mengenai apa saja yang sudah dilaksanakan, dilakukan, dan dikerjakan oleh Pemerintah dalam hal ini adalah lingkup perekonomian,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Haryo Limanseto saat memberikan opening remarks.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close