Wujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Produk Halal Wapres Luncurkan M-COE

Wujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Produk Halal Wapres Luncurkan M-COE

“Indonesia berpeluang menjadi negara terbesar untuk sektor ekonomi dan keuangan syariah, didorong oleh potensi pasar penduduk muslim Indonesia yang mencapai lebih dari 200 juta orang, perkembangan generasi muda Islam, dan kelompok menengah yang terus tumbuh"

Wujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Produk Halal Wapres Luncurkan M-COE


Telegraf – Dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia dan pemimpin ekonomi syariah global PT Unilever Indonesia, Tbk lakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), degan di tandai peluncuran program Muslim Centre of Excellence (M-COE).

Kerjasama antara KNEKS dan PT Unilever Indonesia ini akan menjadi payung atas lahirnya berbagai inisiatif program bersama kedepannya dalam membangun ekosistem ekonomi syariah untuk melahirkan produk yang relevan dan memenuhi kebutuhan konsumen muslim,
sekaligus memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup komunitas muslim di Indonesia yang juga akan dilaksanakan bersama pemangku kepentingan lainnya.

Hadir dalam peluncuran program M-COE Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres), Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Teten Masduki yang dilaksanakan secara virtual dan juga, dihadiri oleh sejumlah tokoh kenegaraan serta figur-figur penting di bidang ekonomi dan komunitas Islam.

“Indonesia berpeluang menjadi negara terbesar untuk sektor ekonomi dan keuangan syariah, didorong oleh potensi pasar penduduk muslim Indonesia yang mencapai lebih dari 200 juta orang, perkembangan generasi muda Islam, dan kelompok menengah yang terus tumbuh,” ungkap Wapres.

Wapres menambahkan pemerintah turut mengapresiasi program Unilever Muslim Center of Excellence ini sebagai bentuk dukungan pelaku usaha besar dalam membangkitkan kembali serta menaikkan kelas para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Di kesempatan yang sama Sri Mulyani menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kerjasama yang terjalin antara KNEKS dan PT Unilever Indonesia, Tbk. “Saya mengapresiasi komitmen dan keseriusan PT Unilever Indonesia, Tbk. dalam melahirkan produk dan program yang relevan untuk kebutuhan konsumen muslim,sekaligus memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup komunitas muslim di Indonesia,”

Ia menambahkan mendukung kerjasama KNEKS dan PT Unilever Indonesia, Tbk, yang menunjukkan pentingnya membangun ekosistem industri halal, supply chain yang komprehensif dari sisi hulu (industri kecil), sisi hilir, dan pasarnya. Sebuah kerjasama supply chain adalah suatu keniscayaan saat ini.

Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk memaparkan Unilever Indonesia semakin memperkuat komitmen penerapan sistem jaminan halal secara menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari formulasi dan bahan baku; pasokan bahan baku; proses dan fasilitas produksi; hingga proses distribusi. Saat ini seluruh fasilitas pabrik Unilever di Indonesia telah mendapatkan SJH dan juga brand yang diproduksi di Indonesia telah mendapat sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

“Beroperasi di Indonesia selama 87 tahun, Unilever Indonesia sebagai pemain terdepan di industri FMCG berkomitmen kuat untuk terus bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, sembari mendukung program-program pemerintah dalam memajukan perekonomian bangsa, salah satunya melalui sektor industri halal, sejalan dengan MEKSI yang dicanangkan pemerintah. Komitmen ini telah kami mulai sejak tahun 1994, dimana kami menjadi salah satu perusahaan FMCG pertama yang pabriknya mendapat Sistem Jaminan Halal (SJH) halal dari MUI,” kata Ira

Sementara itu Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ventje Rahardjo menanggapi bahwa KNEKS terus mendorong terwujudnya ekosistem industri
halal yang mampu meningkatkan kapasitas pelaku industri untuk menghasilkan kualitas produk yang lebih baik dan memenuhi tren permintaan produk halal di masyarakat. Terlebih, halal lifestyle kini telah menjadi gaya hidup sehari-hari karena sifatnya yang inklusif, baik bagi warga muslim maupun non-muslim. Ke depan penduduk dunia semakin mencari produk halal, dan ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk tidak hanya menjadi konsumen produk halal, namun juga produsen yang patut diperhitungkan. Jejaring ‘Unilever M-COE’ di tingkat global diharapkan mampu mendukung Pemerintah mewujudkan peluang ini.

“Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia yang diluncurkan oleh Bapak Presiden pada Mei 2019 yang lalu telah menjadi rujukan yang jelas bagi segenap stakeholder di Indonesia untuk bergerak mengembangkan insiatifnya masing-masing dalam suatu kerangka bersama yang strategis guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia dan pemimpin ekonomi syariah global. Ke depan, KNEKS akan terus berperan sebagai konsolidator dan melaksanakan arrangement ini agar terus terjalin sinergi dengan baik di antara semua pelaku, baik pemerintah, pelaku usaha, kalangan akademisi dan masyarakat lebih luas, dalam bersama-sama membangun ekonomi syariah Indonesia,” tuturnya.


Photo Credit : Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres), Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Keuangan Sri Mulyani (atas Ka-ki)/Doc/ist


 

Atti K.

close