Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Workshop Moderasi Beragama Asia Tenggara Siap dimulai, Kemenag Sambut Hangat 40 Pelajar MABIMS
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Workshop Moderasi Beragama Asia Tenggara Siap dimulai, Kemenag Sambut Hangat 40 Pelajar MABIMS

MSN Jumat, 25 Oktober 2024 | 17:58 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

JAKARTA, TELEGRAF.CO.ID  — Sebanyak 40 pelajar dari negara-negara anggota MABIMS—Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura—disambut hangat setibanya di Jakarta, Jumat (25/10/2024). Penyambutan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditandai dengan pengalungan syal khas dari panitia, mengawali Workshop Moderasi Beragama dengan tema “Penguatan Manhaj Ahlussunnah Wal Jama’ah sebagai Landasan dalam Menjalankan Kehidupan Beragama yang Moderat.”

Kegiatan yang berlangsung di Vertu Harmoni Jakarta Hotel hingga 31 Oktober ini menyediakan ruang kolaborasi bagi para pelajar lintas negara untuk mempererat persahabatan sekaligus memperdalam wawasan mengenai moderasi beragama. Harapannya, mereka bisa menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masing-masing.

Sidik Sisdiyanto

Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Dr. M. Sidik Sisdiyanto, menyatakan bahwa workshop ini tidak hanya membekali para pelajar dengan pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir yang lebih inklusif dan toleran. “Ini adalah langkah besar bagi generasi muda dalam memahami keberagaman secara lebih terbuka. Mereka akan membawa pulang pemahaman yang luas tentang toleransi dan harmoni, dan saya yakin hal ini akan berdampak positif bagi lingkungan mereka,” jelas Sidik.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang dengan pendekatan interaktif dan kolaboratif untuk memberikan pengalaman belajar yang mendalam. “Selama workshop, peserta akan terlibat dalam diskusi kelompok, simulasi peran, dan proyek kolaboratif. Mereka akan belajar tidak hanya teori, tetapi juga praktik moderasi beragama dalam bentuk nyata,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Workshop ini, kata Sidik, menjadi wadah bagi para pelajar untuk membangun jaringan yang mendukung promosi perdamaian dan toleransi di kawasan Asia Tenggara. Diharapkan, pelajar MABIMS ini dapat menjadi agen perubahan di negara masing-masing dengan membawa pesan harmoni dan inklusivitas.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Ekosistem Informasi Moderen Membutuhkan Kesehatan Etika
Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Keamanan Digital dan Pentingnya Privasi Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Budaya Digital dan Pengaruhnya Terhadap Identitas Diri
Waktu Baca 2 Menit
Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika
Waktu Baca 2 Menit

Kasus DPO Agusrin Ternyata Isu Lama yang Terangkat Ulang: Penyidikan Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Waktu Baca 4 Menit

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit

Penetrasi Rendah, Industri Asuransi RI Dinilai Masih Punya Ruang Pertumbuhan Sangat Besar

Waktu Baca 4 Menit

Prabowo Disebut Sudah Kantongi Info Terkait Illegal Logging

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

Waktu Baca 4 Menit
Didaktika

Percepat Transformasi Pendidikan, Ajang Penghargaan Acer Smart School Awards 2025 Perluas ke Semua Jenjang Pendidikan

Waktu Baca 4 Menit
DidaktikaRilis

Mahasiswi KKN STAI Al-Anwar Sarang Gagas Eco-Masjid

Waktu Baca 2 Menit
DidaktikaRilis

KKN UNISDA 2025 di Desa Keduyung, Lamongan: Perkuat Literasi Sejak Dini

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Merancang Masa Depan Jakarta: Monash University Dorong Desain Kota yang Lebih Manusiawi dan Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?