Walaupun 95 Persen Kepersertaan Devisit BPJS Kesehatan Tak Akan Tercover

Walaupun 95 Persen Kepersertaan Devisit BPJS Kesehatan Tak Akan Tercover

"Jelas pasti tidak tetap mencukupi dengan 95 persen orang ikut pasti yang sakit tambah banyak,artinya beban dari manfaat itu pasti juga akan kebebanan BPJS kesehatan kalau kepesertaan juga meningkat kemudian kalau iuran masih tetap seperti yang lalu inikan juga sudah beberapa tahun, kitakan tau setiap tahun kan kita ada inflasi"

Walaupun 95 Persen Kepersertaan Devisit BPJS Kesehatan Tak Akan Tercover

Walaupun 95 Persen Kepersertaan Devisit BPJS Kesehatan Tak Akan Tercover

Telegraf,Jakarta – Hingga saat ini BPJS kesehatan masi terus direview dan masih terus mencari di carikan solusi mana yang terbaik untuk menutupi devisit yang terjadi selama tahun 2014 hingga sekarang.

Ketua dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Sigit Priohutomo mengatakan bahwa walaupun 90 persen kepesertaan, itu tidak akan bisa menutupi devisit BPJS Kesehatan.

“Jelas pasti tidak tetap mencukupi dengan 95 persen orang ikut pasti yang sakit tambah banyak,artinya beban dari manfaat itu pasti juga akan kebebanan BPJS kesehatan kalau kepesertaan juga meningkat kemudian kalau iuran masih tetap seperti yang lalu inikan juga sudah beberapa tahun, kitakan tau setiap tahun kan kita ada inflasi,” tutur Sigit disela sela acara kaleidoskop penyelengaraan jaminan sosial tahun 2018 di Jakarta.

Sigit juga mengatakan semenjak iuran BPJS ditetapkan pada tahun 2013 setahun kemudian hasil Review atas laporan keuangan audited BPJS Kesehatan Tahun 2014-2017 menunjukan bahwa telah terjadi “defisit struktural” ini terbukti iuran perlu di tinjau kembali.

DJSN sedang menghitung dan akan diusulkan kepada pemeritah yang nantinya jangan sampai nanti sudah disampaikan cara perhitungannya nanti meragukan.

Sigit menjelaskan untung menghitung berapa biaya yang akan diusulkan DJSN mengundang berbagai ahli aktuaria dan semua yang berkompeten agar secepat mungkin menghasilkan berapa nominal yang akan di ajukan sehingga hasilnya bisa di pertangung jawabkan.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

“Dari hasil itungan itu juga nanti masih akan dilemparkan lagi ke DPR dan juga ke Pemerintah nah itu akan diputuskan lagi bersama sama berapa dari usulan itu dan berapa dari kemampuan dari keseluruhan pihak jadi bukan sembarangan memutuskan,” kata Sigit Kamis (20/12).

Sigit berharap hal ini secepatnya akan selesai karena sudah dukung semua pihak yang sudah berkomitmen, untuk meninjau kembali dan memperbaiki iuran BPJS Kesehatan. (Red)
Credit Photo : Walaupun 95 Persen Kepersertaan Devisit BPJS Kesehatan Tak Akan Tercover/telegraf

Atti K.

close