Wacana Moeldoko-Ibas, Ibas: Jangan Adu Saya Dengan Mas AHY

Wacana Moeldoko-Ibas, Ibas: Jangan Adu Saya Dengan Mas AHY

Jadi, Jangan di-“spin” isyu & diadu-adu antara saya dengan Mas AHY. InsyaAllah PD Solid, Setia & Waspada semua,"

Wacana Moeldoko-Ibas, Ibas: Jangan Adu Saya Dengan Mas AHY


Telegraf – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kader Muda Demokrat (KMD), Aswin Ali Nasution menyatakan bahwa pada saat ini sedang terjadi krisis kepemimpinan di Partai Demokrat (PD), oleh karena itu ia pun mengusulkan adanya pergantian ketua umum partai. Menurutnya keinginan para kader muda Demokrat adalah memasangkan Moeldoko sebagai Ketua Umum dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) sebagai sekertaris jenderal (Sekjen).

Usul itu disampaikan oleh Aswin dalam konfrensi persnya, di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/02/2021) lalu.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) pun kemudian menanggapi akan rumor-rumor adanya ketidak solidan ditubuh partai Demokrat. Ia pun secara langsung meminta agar jangan ada yang mengadu domba antara dirinya Ketua Umum Partai Demokrat yaitu Agus Harimurti Yudhono (AHY) yang merupakan kakak kandung Ibas sendiri.

Twitter Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)

“Ucapan Terima Kasih atas ‘GOOD WORDS out there’ tapi, Mohon Maaf, tolong jangan adu domba saya ya”, dulu saya pernah bilang kalau adu domba hanya ada di lapangan domba” Jadi, Jangan di-“spin” isyu & diadu-adu antara saya dengan Mas AHY. InsyaAllah PD Solid, Setia & Waspada semua,” tulis Ibas di akun twitternya @Edhie_Baskoro, Sabtu (27/02/2021).

Ibas pun memastikan hingga saat ini kondisi internal di Partai Demokrat masih tetap solid di tengah terpaan isu kudeta dan KLB.

“Jajaran pengurus Partai Demokrat, Pusat & Daerah, tmsk saya, kompak & bersatu utk hadapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan PD yg sah. Kami juga Setia & Mendukung penuh Ketua Umum AHY. Jangan diadu-adu antara saya dgn Mas AHY yg juga kakak saya sendiri,” tulisnya lagi.


Photo Credit: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). FILE/Dok/Anto

 

Indra Christianto

close