Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca UGM Jalin Kerja Sama Dengan PII dan Pemkab TTU
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

UGM Jalin Kerja Sama Dengan PII dan Pemkab TTU

Telegrafi Rabu, 15 Maret 2017 | 05:40 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Bagikan

Telegraf, Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama di bidang pendidikan dan keprofesian dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada Selasa (14/03/2017) di Gedung Pusat UGM. Selain itu, dalam kesempatan yang berbeda, rektor UGM juga menandatangani nota kesepahaman kerja bersama dengan pemerintah kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kerja sama yang dijalin UGM dengan PII berkaitan dengan peningkatkan serta pengembangan kualitas pendidikan dan keprofesian demi memberikan sumbangan yang berarti dalam peningkatan dan pengembangan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia. Menurut Ketua Umum PII Dr. A. Hermanto Dardak, M.Sc., IPU, kerja sama ini menjadi hal yang penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya asing.

“Bersama UGM harapannya kita bisa melihat bagaimana proses dari inovasi sampai produksi massal bisa dikawal sendiri. Kami harap dengan UGM kita bisa semakin maju dan semakin meningkatkan kualitas insinyur di Indonesia,” paparnya.

Ruang lingkup nota kesepahaman ini di antaranya mencakup bidang pendidikan berupa penyelenggaraan kegiatan peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan pertukaran sumber daya manusia, bidang keprofesian berupa pembekalan kemampuan profesi di bidang keinsinyuran termasuk penyelenggaraan ujian sertifikasi profesi, pengembangan kapasitas, serta kegiatan lain yang disepakati kedua belah pihak.

“Dalam waktu dekat kami akan mempersiapkan program profesi keinsinyuran berbobot 24 SKS dengan berbagai minat bidang yang berbeda, seperti teknik mesin, sipil, elektro, geodesi, peternakan, dan kehutanan,” ujar Rektor UGM Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D.

Selain itu, lanjut Dwikorita, kerja sama dengan para praktisi ini juga diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi mahasiswa UGM, khususnya bagi mereka yang akan menempuh kegiatan kerja praktek.

“Kami sangat berharap dari PII bisa memberikan akses lebih luas untuk mendorong kegiatan praktek bagi mahasiswa melalui proyek-proyek yang sedang dikembangkan, sehingga mahasiswa tidak harus mengantri lama sekali,” imbuhnya.

Masih di hari yang sama, rektor UGM juga menandatangani nota kesepahaman bersama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kerja sama yang dijalin dengan pemkab TTU diperkuat dengan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan produk perikanan oleh Fakultas Pertanian UGM.

Bupati Kabupaten TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt. menjelaskan persoalan yang terjadi di TTU bagaimana potensi kelautan yang dimiliki oleh kabupaten ini belum bisa dimanfaatkan secara penuh oleh warga yang tinggal di daerah pesisir. Masyarakat pesisir, jelasnya, justru lebih banyak menggantungkan penghidupan mereka dari pertanian serta peternakan.

“Kami sedang berupaya mengalihkan petani di sepanjang garis pantai untuk menjadikan laut sebagai pokok pencaharian mereka. Ini proses yang tidak mudah untuk membalikkan pola pikir yang sudah lama dimiliki dalam waktu yang relatif singkat,” jelasnya.

Terkait upaya tersebut, ia berharap kerja sama dengan UGM dapat membawa angin segar bagi masa depan industri kelautan TTU dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berketerampilan tinggi. Hal ini pun direspon dengan baik oleh rektor UGM yang dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab TTU. Ia pun menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pendampingan yang akan dijalankan dengan harapan agar hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir TTU.

“Kita sama-sama mempunyai komitmen bahwa Indonesia harus tetap jaya, berdaulat, dan sejahtera. Program pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian kami semakin digalakkan untuk membangun desa pintar dan tangguh, dan kami berharap upaya ini dapat menutup kesenjangan yang ada,” kata rektor UGM. (Red)

Photo credit : JIBI/Hery Suryanto


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Menggapai Indonesia Emas dan Falsafah Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Keindonesiaan
Waktu Baca 9 Menit
Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak
Waktu Baca 4 Menit
Regenerasi Petani, Penghasil Gula Dunia dan Swa Sembada Pangan di Negeri Sendiri
Waktu Baca 9 Menit
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital
Waktu Baca 2 Menit

Komnas Disabilitas Serukan Semua Pihak Dukung Event Special Olympics di NTT

Waktu Baca 4 Menit

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit

Strategi Digital Marketing 2026: KOL, Media, SEO & GEO untuk Dominasi Google dan AI Search

Waktu Baca 6 Menit

Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Kronologi, Peran Taksi, dan Celah Sistem yang Dipertanyakan

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?