Transformasi Digital dan Upaya Peningkatan Ekonomi Indonesia

“Pada saat yang sama, organisasi-organisasi di Asia Pasifik semakin banyak yang menerapkan teknologi baru seperti artificial intelligence sebagai bagian dari bentuk inisiatif transformasi digital mereka, dan itulah yang akan mempercepat pertumbuhan mereka lebih jauh,”

Transformasi Digital dan Upaya Peningkatan Ekonomi Indonesia


Telegraf, Jakarta – Kehadiran teknologi digital memainkan peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia. Menurut penelitian yang dirilis Microsoft dalam kemitraan dengan IDC Asia/Pacific berjudul “Membuka Dampak Ekonomi Transformasi Digital di Asia Pasifik”, pada tahun 2021, transformasi digital akan menambahkan sekitar US$ 22 miliar pada produk domestik bruto (PDB/GDP) Indonesia, dan meningkatkan tingkat pertumbuhan sebesar 0,4% per tahun.

Studi ini memprediksi lonjakan yang cukup besar dalam transformasi digital di seluruh perekonomian Asia Pasifik. Pada tahun 2017, sekitar 4% PDB Indonesia berasal dari produk dan layanan digital yang dibuat secara langsung menggunakan teknologi digital, seperti mobilitas, komputasi awan Internet of Things (IoT), dan artificial intelligence (AI).

“Indonesia tampak sudah berada dalam fast track transformasi digital. Dalam empat tahun ke depan, kami berharap dapat melihat sekitar 40% PDB Indonesia berasal dari produk dan layanan digital,” kata Haris Izmee, President Director of Microsoft Indonesia dalam keterangan resminya yang diterima redaksi, Sabtu (17/02/2018).

“Pada saat yang sama, organisasi-organisasi di Asia Pasifik semakin banyak yang menerapkan teknologi baru seperti artificial intelligence sebagai bagian dari bentuk inisiatif transformasi digital mereka, dan itulah yang akan mempercepat pertumbuhan mereka lebih jauh,” kata Haris.

Survei yang diadakan dengan melibatkan 1.560 pengambil keputusan di sektor bisnis dari organisasi kelas menengah dan besar di 15 negara di kawasan ini, berfokus dalam hasil yang berpengaruh cepat serta dampak yang meluas yang dihadapi dalam transformasi digital pada bisnis tradisional.

Berdasarkan hasil penelitian terbaru, perusahaan melihat kemajuan yang nyata dan signifikan dari transformasi digital dari kisaran 8% hingga 9% melalui manfaat tersebut. Pemimpin bisnis berharap untuk dapat melihat lebih dari 30% pertumbuhan pada bidang utama tersebut pada tahun 2020, dengan lonjakan besar pada produktivitas, tingkat akuisisi pelanggan, serta pendapatan dari produk dan jasa baru. (Red)


Photo Credit : Kehadiran teknologi digital memainkan peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia. File/Telegraf

KBI Telegraf

close