Trakindo Bawa 3 Operator Terbaik Indonesia ke Tingkat Regional Yaitu Jepang

Trakindo Bawa 3 Operator Terbaik Indonesia ke Tingkat Regional Yaitu Jepang

"Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang luar biasa dan sangat lengkap kita punya hutan kelapa sawit kita punya kontruksi, seperri program infrastruktur pemerintah, punya tambang, dan hal itu tidak dimiliki oleh negara lain. Artinya operator kita itu skillnya lebih bermacam macam, jadi kalau kita berkumpul dengan negara lain mereka iri karena mereka tdk punya tambang"

Trakindo Bawa 3 Operator Terbaik Indonesia ke Tingkat Regional Yaitu Jepang


Telegraf, Bogor – Melalui ajang kompetisi Cat Global Operator Challenge PT Trakindo Utama (Trakindo) membawa 3 operator terbaik mewakili Indonesia ke persaingan tingkat regional di Jepang, dan jika membawa medali kemenangan akan berlaga di kompetisi tinggkat dunia yang diadakan di Conexpo-Con/Agg,Las Vegas bulan Maret 2020.

Rozy Andrianto, Division Head Construction Industry Marketing Trakindo mengungkapkan di sela sela babak final tingkat nasional kompetisi Cat Global Operator Challenge PT Trakindo Utama di Trakindo Training Center Cileungsi, Jawa Barat Rabu (28/8).

Rozy menjelaskan dari 70 operator yang mengikuti kompetisi terpilih 8 operator terbaik dalam babak penyisihan dari 4 wilayah di Indonesia yaitu dari Banjarmasin, Makasar, Yogyakarta dan Palembang.

“Babak penyisihan kompetisi Cat Global Operator Challenge telah sukses digelar di 4 wilayah di Indonesia yaitu Banjarmasin, Makassar, Yogyakarta, dan Palembang dengan tingkat partisipasi sejumlah lebih dari 70 operator alat berat. Kontestan yang berpartisipasi hari ini semua adalah pemenang, namun kami mencari yang terbaik dari yang terbaik untuk mewakili Indonesia,” jelas Rozy.

Rozy mengatakan Indoneaia adalah memiliki sumber daya alam yang sangat lengkap ada sawit, kontruksi pertambangan yang tidak dimiliki oleh negara lain, karena itu operator Indonesia bermacam macam keahliannya. Ini yang membuat operator Indonesia berani mengikuti ajang kompetensi tingkat regional.

“Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang luar biasa dan sangat lengkap, kita punya hutan, kelapa sawit, kita punya kontruksi, seperti program infrastruktur pemerintah, punya tambang, dan hal itu tidak dimiliki oleh negara lain. Artinya operator kita itu skillnya lebih bermacam macam, jadi kalau kita berkumpul dengan negara lain mereka iri karena mereka tdk punya tambang,” tutur Rozy.

Rozy mencontohkan kita bertemu dengan deler Singapura, sehingga kalau operator Singapura bertanding dengan kita kita bisa mengalahkan mereka karena sumber daya kita cukup luas berbagai macam pekerjaan ada di Indonesia. “Saya yakin akan sangat bisa berkompetisi,” kata Rozy.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

Ditemui usai pengumuman pemenang, Edi Marno operator dari CV Cahaya Indra laksana dari Solo yang mewakili wilayah Yogyakarta mengatakan, melakukan yang terbaik sesuai kemampuan saya, “Bahagia yah pastinya bisa bawa Indonesia, doa saya terkabul,” ungkapnya lirih.

Edi menuturkan keikutsertaanya dalam kompetisi tersebut adalah perintah dari atasanya, “Ya ini mau gak mau ikut, dan Alhamdulilah bisa menang,” seloroh Edi.

Edi terpilih menjadi salah satu dari 3 terbaik yang akan dikirim ke Jepang bulan November 2019 mendatang, 2 yang lainya adalah Rusdi Welo dari PT Vale Indonesia Tbk. asal Makassar, dan Luther Rupang dari PT Bukaka Teknik Utama Tbk. asal Makassar.

Edi mengungkapkan walaupun sudah berkencimpung dialat berat sekitar 10 tahun untuk menghadapi kompetisi di Jepang otomatis terus belajar, dan fisik adalah utama, karena semakin canggih alatnya semakin sulit.

“Susah alat alat sekarang karena semakin canggih, kalau dulukan kita yang ngatur alat sekarang kita yang diatur alat semakin canggih itu semakin sulit tapi cuma meringankan saja,” kata Edi. (Red)


Photo Credit : Piala yang di terima para pemenang kompetisi Cat Global Operation Challenge/TELEGRAF


Atti K.

close