TOP BUMD 2019 Apresiasi Bangun Ekonomi Daerah Berkelanjutan

"Jumlah Peserta untuk tahun 2019, meningkat 10% dibanding tahun lalu dimana sebanyak 130 BUMD Finalis yang mengikuti proses penilaian secara lengkap. BUMD yang mendaftarkan untuk tahun ini sebanyak 1.149 BUMD di seluruh Indonesia"

TOP BUMD 2019 Apresiasi Bangun Ekonomi Daerah Berkelanjutan

Telegraf, Jakarta –  Ajang TOP BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) 2019 kembali mengapresiasi BUMD-BUMD yang memiliki komitmen untuk membangun ekonomi berkelanjutan.

Ajang TOP BUMD 2019 merebutkan Kategori TOP BUMD of the Year 2019 (Best of the Best) selain itu juga terdapat Kriteria Penilaian tambahan, terkait relevansi dengan tema TOP BUMD 2019.

Kriteria Kinerja & Relevansi dengan Tema TOP BUMD 2019 hal itu di ungkapkan oleh M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP BUMD 2019, di Jakarta.

“Jumlah Peserta untuk tahun 2019, meningkat 10% dibanding tahun lalu dimana sebanyak 130 BUMD Finalis yang mengikuti proses penilaian secara lengkap. BUMD yang mendaftarkan untuk tahun ini sebanyak 1.149 BUMD di seluruh Indonesia,” ungkap Lutfi, Senin (29/4).

Lanjut Lutfi dari 1.249 kemudian diseleksi menjadi 200 BUMD Finalis. Dari Finalis tersebut, sebanyak 162 BUMD Finalis yang mengikuti proses penilaian lanjutan secara lengkap.

“Banyak manfaat setiap peserta yang mengikuti penjurian, mendapatkan feedback/ nilai tambah berupa masukan dan saran saran dari Dewan Juri auntuk perbaikan pengelolaan usaha dimasa yang akan datang,” tegas Lutfi.

Untuk penilaian melibatkan sejumlah lembaga penilai dan konsultan yang ikut sebagai penilai ada beberapa. Antara lain Asia Business Research Center; Sinergi Daya Prima; PPM Manajemen; Harvard Business Review – Intellectual Business Community; Melani K. Harriman Associates; dan lain-lain.

Ketua Dewan Juri Top BUMD 2019, Laode M. Kamaluddin, menjelaskan bahwa kriteria TOP BUMD of the Year 2019 (Best of the Best). Yang menang dalam ketegori ini adalah BUMD yang memiliki (1) kinerja terbaik dan (2) yang relevan dengan tema TOP BUMD, yakni ”BUMD Membangun Ekonomi Daerah Yang Berkelanjutan”.

Baca Juga  Optimalisasi, BPH Migas Gandeng KPK Lakukan MoU Dengan Gubernur se-Sulawesi

”Jadi, kalau hanya berkinerja terbaik saja tetap tidak dapat menjadi BUMD of the year, namun BUMD tersebut harus relevan dengan tema TOP BUMD 2019”, ujar Laode.  (Red)


Credit Photo : TOP BUMD 2019 Apresiasi Bangun Ekonomi Daerah Berkelanjutan/Istimewa/Ati kurnia


 

Share



Komentar Anda