Tol Trans Sumatera Hingga Trans Papua Akan Dikebut Pengerjaannya Tahun Depan

Tol Trans Sumatera Hingga Trans Papua Akan Dikebut Pengerjaannya Tahun Depan

Telegraf, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) akan menggunakan anggaran 2017 untuk tiga program prioritas nasional.

Ketiganya adalah ketahanan air/pangan, konektivitas, dan perumahan permukiman. Adapun anggaran yang diterima Kementerian PUPR pada 2017 adalah sebanyak Rp 105,6 triliun.

Untuk program konektivitas, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bakal melanjutkan pembangunan beberapa ruas jalan sesuai dengan komitmen.

Di antaranya pembangunan Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, Jalan Trans Papua yang saat ini tinggal 176,1 kilometer dan kemudian pembangunan jalan di perbatasan Kalimantan, Nusa Tenggara Timur.

Dalam siaran persnya (6/9/2016), Kemen PUPR menyatakan bahwa pembangunan jalan perbatasan, juga akan menjadi program prioritas dalam hal konektivitas.

Selain jalan, Kementerian PUPR juga akan membangun jembatan sepanjang 7.898 meter pada 2017 nanti, termasuk bentang panjang Jembatan Teluk Kendari, Jembatan Holtekamp, dan Jembatan Pulau Balang.

“Untuk pembangunan jalan tol tahun 2017 sepanjang 23 kilometer. Di antaranya Tol Medan–Kualanamu, Tol Akses Tanjung Priok, Tol Cisumdawu, Tol Solo–Kertosono, Tol Balikpapan–Samarinda, dan Tol Manado-Bitung,” ujar Basuki. (Ist)

Pekerja melakukan pengerjaan proyek Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi IV di Jetis, Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (6/12). Jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sepanjang 36,27 km ditargetkan selesai Desember 2014 yang semula direncanakan selesai 2013, karena  masalah pembebasan lahan. ANTARA FOTO/Syaiful Arif

Pekerja melakukan pengerjaan proyek Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi IV di Jetis, Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (6/12). Jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sepanjang 36,27 km ditargetkan selesai Desember 2014 yang semula direncanakan selesai 2013, karena masalah pembebasan lahan. ANTARA FOTO/Syaiful Arif

KBI Telegraf

close