Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Tokocrypto dan Binance Selenggarakan Sesi Eksklusif di Side Event Coinfest Asia
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Rilis

Tokocrypto dan Binance Selenggarakan Sesi Eksklusif di Side Event Coinfest Asia

Didik Fitrianto Jumat, 23 Agustus 2024 | 15:59 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Bagikan

Bali, 23 Agustus 2024 – Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam adopsi aset kripto, menjadikannya salah satu negara dengan peringkat 10 besar dalam hal adopsi aset kripto secara global. Menurut laporan Chainalysis, Indonesia menjadi pusat utama pertumbuhan adopsi kripto, dengan peningkatan volume transaksi, daya beli, dan jumlah pengguna baru yang mencapai lebih dari 400 ribu per bulan. Walau Indonesia belumtermasuk dalam 20 besar negara dengan adopsi tertinggi, namun posisinya sebagai negara yang ramah terhadap perkembangan kripto tidak bisa diabaikan.

Menyambut tren ini, Coinfest Asia 2024 kembali hadir pada tanggal 22-23 Agustus di Bali dengan tema “WhereInnovation Meets Adoption”. Salah satu side event yang sangat dinantikan dalam rangkaian Coinfest Asia 2024 adalah Tokocrypto x Binance Beach House, yang mengangkat tema “Unleashing the Future of Web3 and Crypto: Harnessing Collaborative Forces for Growth.” Event ini berhasil menarik kurang lebih seribu (1000) pengunjung dan menyajikan lebih dari 20 (dua puluh) industry leaders, KOL, komunitas di industri web3, kripto dan blockchain.

“Kami sangat antusias menyelenggarakan Tokocrypto x Binance Beach House sebagai bagian dari Coinfest Asia 2024. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga wadah untuk memperkuat kolaborasi di antara para pelaku industri,” kata CMO Tokocrypto, Wan Iqbal.

“Dengan menghadirkan tokoh-tokoh terkemuka dalam ekosistem Web3 dan kripto, kami berharap bisa mendorong adopsi teknologi ini secara lebih luas di Indonesia dan kawasan Asia. Side event ini dirancang untuk memberikanwawasan mendalam tentang bagaimana blockchain dan kripto dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari transaksi keuangan hingga pengelolaan aset digital, serta pentingnya membangun komunitas yang solid dan teredukasi.”

Side event Tokocrypto x Binance Beach House dimulai dengan diskusi panel yang membahas “The Power of Blockchain: Transforming Real-World Assets, Gaming, and Payments.” Diskusi pertama ini menyoroti bagaimana blockchain mampu mentransformasi aset dunia nyata, industri game, dan sistem pembayaran dengan para panelisnya John Patrick Mullin (CEO & Co-Founder Mantra), Apollo Green (Co-Founder Tilted) dan Raagulan Pathy (Ex-Head of Asia Circle dan Founder KAS).

Edukasi dan Perkuat Ekosistem Blockchain

Selanjutkan, acara semakin memanas dengan digelarnya diskusi panel kedua “Empowering the Blockchain Ecosystem: Education and Community Building.” Panel kedua membahas pentingnya pendidikan dan pembangunan komunitas dalam memperkuat ekosistem blockchain dengan para panelisnya Walter Lee (Business Development BNB Chain Innovation)bdan Stephen McAllister (Binance Academy Team Lead).

Di sesi selanjutnya, Tokocrypto mengumumkan peluncuran pembaruan aplikasi versi 2.12 yang menghadirkan fitur-fitur unggulan seperti TKO Megadrop dan IDR Convert. Wan Iqbal, CMO Tokocrypto, menjelaskan, “Peluncuran versi terbaru aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berinvestasi kripto serta memberikan peluang keuntungan yang lebih besar melalui fitur-fitur inovatif.”

Adopsi Blockchain dan Ciptakan Ekosistem kripto yang Aman

Side event Tokocrypto x Binance juga menjadi wadah untuk membahas “Empowering Indonesia’s Future: Blockchain Adoption and Digital Payments.” Diskusi ini mengangkat tema adopsi blockchain dan pembayaran digital di Indonesia.Javier Tan (Co-Founder dan CEO Creo Engine), Natasha A. Hartoro (Co-Founder & COO Durianpay) dan Chung Ying Lai (CEO D3 Labs).

Di sesi selanjutnya, para panelis membahas “The Next Frontier: Securing the Evolving Crypto Landscape.” Diskusi ini membahas tantangan keamanan dalam ekosistem kripto yang terus berkembang bersama Vishal Sacheendran (Head of Regional Binance) dan Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto, mengatakan, “Kami terus berupaya untuk mengembangkan infrastruktur keamanan yang dapat melindungi pengguna kami dari ancaman yang berkembang di dunia kripto.”

Diskusi terakhir melihat “Next-Gen Finance: The Role of Banks and the Crypto Ecosystem” di masa depan. Sesi terakhir ini membahas potensi industri perbankan dalam kolaborasi ekosistem kripto bersama beberapa panelis mulai dari Yudhono Rawis (CEO Tokocrypto), Altona Widjaja (Digital and Channel Solutions Division Head, OCBC Indonesia), Onny Widjanarko (Commissioner of BTPN – SMBC Group). Dalam sesi tersebut Yudho menyatakan, “Kolaborasi antara industri perbankan dan ekosistem industri kripto sangat penting untuk menciptakan layanan keuangan yang lebih inklusif dan inovatif.”

“Kolaborasi bersama industri perbankan dapat memainkan peran strategis dalam menjembatani antara keuangan tradisional dan dunia kripto, sehingga memungkinkan adopsi yang lebih luas dan aman. “Masa depan keuanganakan sangat bergantung pada bagaimana kita dapat

menyatukan kekuatan sektor perbankan dengan teknologi kripto untuk menciptakan solusi yang menguntungkan bagi semua pihak.”

Side event ini merupakan kesempatan emas bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang Web3 dan kripto, serta terlibat dalam diskusi yang akan membentuk masa depan industri ini. Tokocrypto x Binance Beach House tidak hanya sekedar acara, tetapi juga sebuah platform untuk mendorong kolaborasi dan pertumbuhan dalam ekosistem blockchain dan kripto.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

PGN Bentuk Satgas RAFI 2026, Amankan Pasokan Gas Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Waktu Baca 3 Menit
Lonjakan Aktivitas Migas Picu Tantangan Baru bagi Industri Asuransi Energi
Waktu Baca 5 Menit
Budi Rahardjo
Presiden Prabowo Mendengar, Indonesia Melangkah: Bebas Aktif di Tengah Pusaran Dunia
Waktu Baca 5 Menit
OJK: Ekonomi Februari 2026 Tumbuh Solid, Waspadai Tekanan Geopolitik dan Volatilitas Pasar
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
Waktu Baca 4 Menit

Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional

Waktu Baca 4 Menit

Pernyataan Lama Ketua DPD Kembali Viral, Densus Digital Soroti “Politik Daur Ulang”

Waktu Baca 3 Menit

LPS Bayar 88 Persen Rekening Nasabah BPR Prima Master Bank, Proses Klaim Dilanjutkan Bertahap

Waktu Baca 2 Menit

BSN Ekspansi ke Ekosistem Muhammadiyah, Dongkrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Transformasi Digital
Rilis

Keamanan Digital Adalah Tanggung Jawab Setiap Pengguna Teknologi

Waktu Baca 2 Menit
Rilis

Keamanan Digital Kebutuhan Mendasar di Tengah Transformasi Teknologi

Waktu Baca 2 Menit
ChatGPT AI Chatbot: Mengintip Ancaman Hacking Berbasis AI
Rilis

Security by Design Integrasikan Aspek Keamanan Infrastruktur Digital

Waktu Baca 2 Menit
Ciber Police
Rilis

Ancaman Siber Membutuhkan Pendekatan Proaktif dan Penanganan Komprehensif

Waktu Baca 2 Menit
Rilis

Ruang Digital Menawarkan Banyak Peluang Namun Tetap Membutuhkan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital.
Rilis

Ruang Digital Membentuk Pola Sosial dan Praktik Budaya

Waktu Baca 5 Menit
Ilustrasi Photo: SHUTTERSTOCK
Rilis

Jadi Kebutuhan Primer, Keamanan Digital Bukan Hanya Isu Teknis

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Rilis

Budaya Digital Cerminan Kehidupan Kita Sehari-Hari

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?