Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Terkontaminasi Listeria, Danone Canada Tarik Produk Minuman ‘Silk’
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Corporate

Terkontaminasi Listeria, Danone Canada Tarik Produk Minuman ‘Silk’

Didik Fitrianto Selasa, 23 Juli 2024 | 12:01 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Gudang penyimpanan Danone Aqua. (Foto: Danone)
Bagikan

Telegraf – Demi menjaga keselamatan publik, Danone Canada menarik dari peredaran 15 Stock Keeping Unit (SKU) minuman hasil rekayasa protein nabati (plant-based baverage) merek Silk seiring keluarnya peringatan dari Badan Inspeksi Makanan Kanada (CFIA) ihwal kemungkinan kontaminasi bakteri Listeria pada produk tersebut.

Penarikan itu berlaku untuk beragam jenis produk Silk yang diproduksi di sebuah pabrik rekanan Danone di Ontario. Pabrik rekanan Danone itu telah menghentikan produksinya hingga kelarnya penyelidikan otoritas keamanan dan mutu pangan Kanada.

Seperti dilansir DairyNews Today, kontaminasi Listeria pada produk Silk itu memunculkan dampak kesehatan yang signifikan, dengan sembilan kasus listeriosis yang dikonfirmasi, lima di antaranya memerlukan perawatan rumah sakit.

CFIA mengindikasikan kemungkinanlebih banyak produk Danone yang ditarik dari peredaran seiring berjalannya penyelidikan, katanya.

Listeriosis adalah infeksi yang muncul akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Infeksi bisa dikenali dari munculnya gejala ringan semisal mual dan diare, sampai gejala berat semisal peradangan otak.

Menurut situs Alodokter, listeria dapat menimbulkan gejala ringan pada orang dengan daya tahan tubuh yang kuat. Sebaliknya, pada orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, menderita penyakit tertentu, atau berusia di atas 65 tahun, listeria bisa menimbulkan gejala yang parah. Listeria juga berbahaya bagi ibu hamil, karena dapat menginfeksi janin atau bayi baru lahir. Pada sejumlah kasus, listeria bisa menyebabkan keguguran atau bayi meninggal di dalam kandungan (stillbirth).

Sekaitan itu, Presiden Danone Canada, Frédéric Guichard, menyatakan keprihatinan mendalam terkait insiden kontaminasi listeria tersebut, seraya menekankan komitmen perusahaan terhadap keselamatan konsumen.

Heboh Jentik di Galon AQUA

Kasus higienitas produk Danone tidak hanya terjadi di Kanada, di Indonesia, dalam beberapa hari terakhir viral video jentik nyamuk pada galon air minum bermerek Aqua milik Danone Indonesia. Namun hingga saat ini, belum ada langkah penarikan yang dilakukan oleh produsen.

Video yang diunggah seorang konsumen di Pamulang, Tangerang Selatan, memperlihatkan adanya jentik jentik hitam di permukaan air dan menempel di bagian dalam galon yang telah dibeli konsumen tersebut dan masih dalam keadaan tersegel.

Selang beberapa jam setelah terunggah di Tiktok pada Selasa (09/07), video tersebut ramai menjadi perbincangan warganet. Hingga Minggu (14/07/2024), video tersebut telah mencatat lebih dari 15 ribu komentar penonton dan dibagikan hingga 23 ribu kali.

Pengunggah video, Lucky, berharap ada penjelasan yang rinci dari Danone AQUA terkait masalah yang dialaminya. Secara spesifik, dia ingin mengetahui mengapa jentik hitam bisa muncul dalam kemasan yang notabene masih tersegel dan dibeli langsung dari agen produk Aqua.

“Saya ingin adanya penjelasan, solusi dari Aqua terkait ini. Masalahnya dimana, karena nomor batch pada segel dan galonnya sama,” kata Lucky dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (23/07/2024).

Lebih lanjut, Lucky menegaskan video yang diunggahnya itu tidak bertujuan untuk menggiring opini publik dan menjatuhkan merek produk tersebut. Dia yakin Aqua sebagai salah satu perusahaan air minum yang berkualitas akan memberikan penjelasan solutif perihal mengapa masalah itu bisa terjadi dan bisa sampai ke tangan konsumen.

Selain sebagai keluhan, Lucky juga menyatakan video unggahannya itu lebih ditujukan untuk mengedukasi konsumen agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi produk kemasan. Ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi dirinya untuk teliti sebelum membeli dan mengecek kemasan sehingga tidak ada keluhan di kemudian hari.

“Kalau mengeluh, wajar sebagai konsumen. Tapi video tersebut murni juga untuk edukasi untuk publik,” pungkasnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Gebrakan Generasi Z dan Milenial: 54 Persen Kekuatan Pasar Modal Indonesia Kini di Tangan Anak Muda
Waktu Baca 3 Menit
Hacking Hackers
Komdigi dan DPR RI Kembali Perkuat Sistem Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Pemerintah Dorong Ruang Digital Aman Demi Cetak Generasi Emas 2045
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Literasi Digital, DPR Bareng Komdigi Bahas Bahaya Judi Online
Waktu Baca 2 Menit
Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia
Waktu Baca 4 Menit

Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo

Waktu Baca 12 Menit

Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan

Waktu Baca 4 Menit

Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global

Waktu Baca 9 Menit

Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Corporate

BTN Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

Dorong Transformasi Digital Underwriting, AJB Bumiputera 1912 Gandeng Seleris

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

Bank Jakarta Resmikan Biodigester Komunal di Pekayon, Dorong Jakarta Bebas BABS dan Ramah Lingkungan

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

Bidik Pasar Tidur Sehat, SANCI Group Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Ekspansi ke Indonesia

Waktu Baca 4 Menit
Corporate

BCA Syariah Dorong Kepedulian Lingkungan Lewat Workshop Daur Ulang Bersama Desainer Adrie Basuki

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan, LPS Perluas Kerja Sama dengan UGM

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

BKGN 2025 Dorong Kesadaran Gigi dan Gusi, Targetkan Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan Mulut

Waktu Baca 3 Menit
Corporate

BCA Syariah Dorong Penguatan Ekosistem Halal di Istiqlal Halal Walk 2025

Waktu Baca 1 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?