Terindikasi Curi 'Start' Kampanye, Bawaslu Panggil PSI

Terindikasi Curi ‘Start’ Kampanye, Bawaslu Panggil PSI

"Ada dugaan pelanggaran yang dilakukan PSI, khususnya masalah penanyangan iklan yang (berisi susunan) kabinet. Ini sudah dipantau teman-teman. Jadi, ini temuan dan akan diperdalam,"

Terindikasi Curi ‘Start’ Kampanye, Bawaslu Panggil PSI


Telegraf, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memanggil Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atas dugaan pelanggaran kampanye melalui media cetak.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan surat pemanggilan terhadap PSI tersebut sudah dikirimkan beberapa waktu yang lalu.

“Ada dugaan pelanggaran yang dilakukan PSI, khususnya masalah penanyangan iklan yang (berisi susunan) kabinet. Ini sudah dipantau teman-teman. Jadi, ini temuan dan akan diperdalam,” kata Bagja di gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (30/04/18).

Bagja mengatakan iklan tersebut ditayangkan ke sekitar enam media cetak, baik nasional maupun daerah.  Menurut Bagja dalam iklan tersebut tercantum logo serta nomor urut yang menggambarkan jelas citra PSI. Oleh karena itu, Bawaslu perlu meminta penjelasan dari pihak PSI, terkait dugaan pencurian start kampanye.

“Ada indikasi dugaan pelanggaran makanya kita undang klarifikasi,” tegas Bagja.

Sementara itu, anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin juga mengatakan sedianya PSI berjanji akan memenuhi panggilan hari ini. Namun hingga berita ini diturunkan, Ketua Umum PSI Grace Natalie maupun perwakilannya tak kunjung juga datang ke Bawaslu.

“Hari ini kabarnya ketumnya akan diklarifikasi,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diduga lakukan pelanggaran kampanye melalui media cetak. | Antara/Muhammad Adimaja

KBI Telegraf

close